
kyra dan teman temannya sedang berada di kantin untuk makan siang, makanan di sana lumayan enak apalagi makan bersama teman dan diiringi obrolan kecil.
"kyra kapan lo mau main sama kita lagi?" Tanya fara kepada kyra yang masih sibuk mengunyah makanannya.
"Hmmm?" Jawab kyra dengan wajah penuh tanya.
"Haduh gak inget dia, lo itu sekarang sibuk tau gak setiap di ajakin ada aja alasannya, coba lo inget-inget kapan terakhir kali kita pergi main bareng-bareng" Fara menjelaskan sebenarnya dia mengerti jika kyra mungkin tidak sebebas dulu tapi fara juga ingin kyra menyempatkan waktu untuk bermain bersama.
Kyra diam sejenak memikirkan kapan terakhir kali mereka keluar untuk bermain, dan tentu saja sudah cukup lama, kyra akhirnya merasa tidak enak karena terlalu sibuk sendiri sampai tidak memiliki waktu untuk teman-teman nya.
"Hehe maaf ya, janji deh nanti kita main seharian sampe bosen liat satu sama lain" Ucap kyra yang hanya di tanggapi oleh helaan nafas oleh kedua temannya.
"Kita gak nerima alasan penolakan lagi loh ya" Kini lily ikut bersuara.
"Udah cukup alasan alasan lo selama ini, minggu kemarin kondangan, minggu kemarinnya lagi belajar masak, Week days sibuk ngerjain tugas tapi mau nya kerjain di rumah biar bisa sama ayang" Fara mengatakan semua alasan alasan kyra setiap mereka ajak untuk pergi main.
"Ya udah minggu ini deh, minggu ini gak ada acara ko" kyra akhirnya menentukan hari agar kedua temannya tak lagi mengungkit tentang dia yang selalu ingin pulang cepat dan selalu ingin menghabiskan weekend di rumah.
"Bener ya awas loh kalo bohong" Ucap fara dengan tatapan mengancam dia layangkan kepada kyra.
"Oh iya kemaren pas di acara pernikahan, gue ketemu kak danu" Ucap kyra membuat kedua temannya terkejut.
"Seriusan?, si tukang goshting balik?" Lily bersuara, lily sedikit kesal terhadap danu karena dulu sempat memberi harapan palsu kepada kyra, walaupun lily akui bahwa danu itu baik, apalagi terhadap kyra.
"CLBK dong lo?" Kini fara yang bersuara, sepertinya dia lupa dengan situasi kyra sekarang.
"Mulut lo ya, gue udah nikah, udah punya suami masa mau CLBK, walaupun kita di jodohkan dan hubungan kita masih gini gini aja tapi gue udah mulai nyaman" Ucap kyra lagi pula perasaannya kepada seniornya itu sudah lama hilang, hilang bersama dengan kepergian danu yang tiba-tiba.
kutahu tidak mengetahui perasaan danu kepadanya, dan selain dia dan temannya tidak ada yang mengetahui kalau kyra juga menyimpan rasa terhadap danu, danu adalah cinta pertama kyra.
"Ya bagus deh kalo kaya gitu, tapi dia tau kalo lo udah nikah?" Tanya fara.
__ADS_1
"Nggak, kemarin pas mau bilang sempet terhalang, kak danu sempet minta kontak gue sih tapi sampe sekarang dia gak ada hubungin" Jawab kyra.
"Dia udah selesai kuliah di luar negeri nya?" Kini lily yang bertanya.
"Udah, bahkan dia bilang dia udah kerja sekarang" Jawab kyra.
"gimana perasaan lo pas liat dia kemarin?" tanya fara, dia penasaran karena selama ini hanya danu yang bisa mengambil hati kyra.
"kaget lah dia tiba-tiba aja ada di depan mata gue setelah selama ini pergi tanpa pamit" jawab kyra bahkan dia masih ingat gimana perasaannya saat tau bahwa danu pergi untuk melanjutkan belajar di luar negeri.
"gue inget banget dulu kyra hampir nangis pas tau dari temen kak danu kalo dia udah pergi ke luar negeri" ucap fara yang juga kembali mengingat momen dimana kyra patah hati untuk pertama kalinya.
"ya gimana gak hampir nangis kalo cinta pertama lo hilang gitu aja, bayangin ya lo yang gak suka sama cowok manapun tiba-tiba di kirimkan Tuhan satu cowok yang tipe lo banget, baik, perhatian, ganteng, badan oke, berasal dari keluarga berada juga, akhirnya membuat lo jatuh cinta untuk pertama kalinya, dan di saat lo udah bener-bener yakin dan mau ungkapin perasaan lo yang lo dapet bukan balasan cinta tapi kabar bahwa orang yang lo cintai pergi, hilang, tanpa ucapkan salam perpisahan sepatah katapun, kalo gue nih ya udah langsung nangis saat itu juga" ucap lily panjang lebar mengingatkan kembali bagaimana kyra dulu jatuh cinta pada danu.
"yang kaya gitu termasuk cowok brengsek gak sih?, waktu kita masih jadi maba dia selalu baik, selalu perhatian apalagi sama kyra, dia selalu ada dan selalu membantu kyra di tengah kesibukannya di semester akhir, semua orang juga berpendapat kalo kak danu memiliki perasaan yang sama kaya kyra tapi dia gak pernah menjelaskan apapun tentang itu bahkan sampai saat dia pergi" kini fara yang berbicara, dia dan lily adalah saksi kedekatan kyra dan danu.
"aduh udah deh ko malah jadi bahas dia terus sih" ucap kyra yang kepalanya mulai pusing akibat ucapan teman-teman nya.
"yang penting sekarang gue gak ada perasaan apa-apa lagi sama dia, yang udah berlalu biarlah jadi masa lalu, mau gimana sikapnya dia ataupun perasaannya dulu, sekarang gak ada gunanya, kalo dulu perasaan kita sama mungkin sekarang juga dia udah move on sama kaya gue" ucap kyra yang tidak ingin lagi sibuk memikirkan tentang dia dan danu, bagi kyra kisah cinta pertamanya sudah selesai.
"heh gue masih belum lulus ya udah minta ponakan aja" jawab kyra sedikit kesal yang mengundang tawa dari kedua temannya.
lagipula hubungan kita baru sekedar 'kakak-adek' gimana bisa ngasih ponakan. batin kyra ada sedikit rasa sedih di sana namun entah karena apa.
...****************...
"Kamu lagi ngerjain tugas apa?" Tanya alby dia merasa di acuhkan oleh kyra yang sedari tadi hanya fokus dengan laptopnya.
"Lagi nyiapin buat presentasi besok kak" Jawab kyra tanpa memalingkan wajahnya dari laptop di pangkuannya.
"Masih banyak?, istirahat dulu aja, mau kakak bantu?" alby menawarkan bantuan agar cepat selesai dan mereka bisa menghabiskan waktu bersama tentunya.
__ADS_1
"Nanggung kak, ini bentar lagi selesai" Jawab kyra namun ternyata sebentar nya memakan waktu lebih dari setengah jam.
kyra merentangkan tangannya untuk menghilangkan pegal barulah setelah itu menutup laptopnya.
"Udah selesai?" Tanya alby kyra hanya menjawab dengan menganggukkan kepalanya.
"Kamu istirahat sana sudah mau jam sepuluh" Titah alby namun kyra menjawab dengan gelengan kepala.
"Mau nonton dulu, boleh ya" Pinta kyra dengan tatapan memohon, jika sudah seperti itu alby hanya bisa menuruti keinginan kyra.
"Satu jam aja ya" Ucap alby yang membuat kyra langsung tersenyum senang.
kyra langsung memutar film yang dia inginkan, tidak ada camilan karena kyra takut jika berat badannya akan bertambah padahal alby bilang itu tidak papa.
"Kak" Panggil kyra.
"Kenapa?" Tanya alby menatap kyra dengan tatapan lembutnya.
"Nanti pas weekend aku mau ijin pergi main sama temen temen aku ya" kyra tentu tau jika hendak pergi kemanapun itu harus dengan ijin suaminya.
"boleh, tapi kabari aku terus ya, terus handphone kamu jangan sampai gak aktif, harus bawa power bank juga" ucap alby, dia langsung membelikan power bank untuk kyra setelah waktu itu kyra kehujanan sendirian karena handphonenya lowbat.
"iya iya aku bakalan ingat semuanya dan gak akan biarin handphone aku lowbat lagi" ucap kyra lalu kembali fokus menonton film.
waktu sudah menunjukkan pukul setengah sebelas malam, namun kyra masih tetap fokus menonton film dengan matanya yang sudah memerah dan terlihat berat karena mengantuk.
"kyra kamu tidur ya ini sudah malam tuh liat mata kamu udah lelah itu, film nya aku matiin dulu ya, kita lanjut nonton besok aja" ucap alby lalu bergerak mengambil remote TV dan langsung memencet tombol power.
"yah padahal film nya belum selesai" kyra sebenarnya bukan tertarik dengan filmnya tapi tertarik untuk menghabiskan waktu bersama alby dengan alasan menonton film.
"kan bisa lanjut besok, tidur ya" ucap alby.
__ADS_1
"apa mau aku anterin ke kamar?" tawarnya namun kyra menolak.
"gak perlu aku bukan anak kecil, kalo gitu aku tidur dulu ya, kakak juga, tidur yang nyenyak" ucap kyra tersenyum lembut lalu pergi ke kamarnya.