Permintaan Terakhir

Permintaan Terakhir
magang 2


__ADS_3

sore menjelang malam kyra dan alby langsung pergi ke sebuah mall untuk membeli ice cream sesuai janji alby, sekaligus makan malam.


"kamu kenapa gak ke ruangan aku kalau cape?, kan aku udah bilang kalau cape istirahat dulu di ruangan aku" ucap alby, kini dia dan kyra sedang duduk menunggu makan malam.


"aku gak enak masa baru magang 2 hari udah ilang ilangan, nanti kalau di cariin gimana?" tanya kyra, bukannya tak mau istirahat tapi kyra juga memikirkan tentang karyawan lain dan juga pekerjaannya.


"ya udah kalau gitu besok-besok kalau cape bilang aku aja, biar nanti Tiffany yang urus" ucap alby.


mendengar nama Tiffany membuat kyra terpikir sesuatu, apakah Tiffany selalu ada di samping alby?, kenapa segala sesuatu harus Tiffany?, pikir kyra.


"kak Tiffany kerjanya di ruangan kakak ya? " tanya kyra penasaran.


"makanya kalau pengen tau main ke ruangan aku" ucap alby, sengaja menggoda kyra agar kyra merasa kesal.


"tau ah males tanya lagi" kyra merajuk, wajahnya yang sedang kesal malah terlihat lucu di mata alby hingga membuat alby tertawa kecil.


"haha kamu lucu kalau ngambek gitu" ucap alby tapi hal itu malah semakin membuat kyra merasa kesal.


"Tiffany kerjanya di depan ruangan aku" ucap alby membuat mood kyra sedikit lebih baik.


"kamu mau lihat foto anaknya Tiffany gak? " tanya alby.


mendengar itu membuat kyra seketika tersenyum dan merasa lega, jadi ternyata sudah berkeluarga?. pikir kyra.


"mana coba lihat" pinta kyra.


lalu alby mengambil handphonenya dan menunjukkan foto Tiffany di profil kontaknya bersama anaknya yang berusia sekitar kurang lebih satu tahun.

__ADS_1


"anaknya lucu banget" puji kyra.


"ya kan, dia pas habis nikah gak lama langsung punya anak" ucap alby.


mendengar penuturan alby semakin membuat kyra merasa tenang, sepertinya tidak ada yang perlu di khawatirkan akan kedekatan alby dan Tiffany.


"kalau kamu mau liat anak kecil lucu lucu hari minggu kita ke taman aja gimana?, di sana biasanya banyak yang bawa anak kecil buat jalan jalan" ucap alby.


"boleh-boleh" kyra mengiyakan dengan sangat antusias.


...****************...


Keesokannya pukul sepuluh pagi Tiffany datang menghampiri kyra yang sedang sibuk bertanya beberapa hal kepada karyawan yang berada di sebelahnya.


"kamu anak magang ya? " tanya Tiffany seolah baru pertama kali bertemu.


"eh iya" jawab kyra.


setelah berjalan beberapa saat keduanya tiba di sebuah ruangan yang pintunya tertutup rapat, Tiffany mengetuk pintu sebanyak tiga kali barulah dia membukanya.


"silahkan" ucap Tiffany, mempersilahkan kyra untuk masuk.


"loh bukannya tadi mau minta tolong?, ko di suruh masuk? " tanya kyra bingung karena Tiffany sepertinya tidak akan ikut masuk.


"saya mau minta tolong kamu masuk ke ruangan ini, kalau kamu masuk kamu akan sangat membantu saya" ucap Tiffany tersenyum lebar, dan kyra pun mau tidak mau masuk ke ruangan tersebut.


"loh kak alby?" kyra terkejut saat melihat alby berada di ruangan itu menyambutnya.

__ADS_1


"sini duduk, aku udah siapin teh hangat buat kamu, atau kamu mau yang dingin? " tanya alby.


"gak usah ini aja" jawab kyra lalu duduk di samping alby.


"jadi kakak suruh kak Tiffany ya buat bawa aku kesini? " tanya kyra.


"iya, soalnya aku tau kamu gak bakalan kesini walaupun cape" jawab alby, sebenarnya dia juga sudah sangat ingin melihat kyra makanya alby menyuruh Tiffany untuk membawa kyra ke ruangannya.


"jadi ini ruangan kakak ya? " tanya kyra sambil mengamati seluruh ruangan.


"iya, kamu suka gak? " tanya alby.


"suka ko" jawab kyra.


"kalau suka kamu sering-sering dong main ke sini" ucap alby.


"kalaupun aku gak ke sini kakak pasti suruh ka Tiffany lagi kan buat bawa aku ke sini" ucap kyra dan memang benar adanya, hal itu sudah alby putuskan sejak kemarin, pokoknya setiap hari alby mau kyra berada di ruangannya walaupun cuma sebentar.


"kan biar kamu gak kecapean juga" elak alby.


"gimana hari ini ada yang susah?" tanya alby.


"iya tadi ada banyak yang aku masih belum paham, tapi karyawan kakak baik semua, mau ngajarin dan ngasih tau aku sama fara dengan jelas jadi kita cepet paham" jawab kyra, hal itu membuat alby tenang, tadinya alby khawatir jika kyra akan kesusahan.


"bagus kalau gitu, tapi kalau misalnya ada yang nyuruh-nyuruh kamu buat kepentingan pribadi mereka, bilang aku langsung ya, atau bilang Tiffany, pokoknya jangan mau bantu selain tentang pekerjaan, kalau ada yang marahin kamu, atau ada yang gak mau ngasih tau dan jelasin tentang pekerjaan, kamu harus langsung bilang ya" ucap alby, jaga jaga kalau misalnya nanti kyra bukannya belajar malah jadi pesuruh dadakan.


"iya kak, nanti kalau ada hal yang bikin aku gak nyaman aku langsung bilang" ucap kyra.

__ADS_1


dan begitulah hari-hari kyra magang di kantor yang sama dengan alby, kadang kyra harus membatalkan janji makan siangnya dengan fara demi makan siang bersama alby, kadang alby juga menghampiri kyra dengan alasan menyuruh ini dan itu, atau bertanya tentang beberapa hal, padahal alasan sebenarnya hanya karena alby ingin bertemu dan melihat kyra.


pekerjaan Tiffany juga menjadi lebih banyak, memanggil kyra untuk datang ke ruangan alby, sehari kadang bisa dia atau tiga kali, memesankan makanan dan minuman, memesankan coffee, terkadang memesankan taxi untuk kyra pulang jika alby harus lembur, untung saja alby bos yang perhatian dan tidak pelit sehingga sekarang gajinya semakin bertambah karena sering di mintai tolong ini dan itu.


__ADS_2