
sekarang ketiganya sedang berada di sebuah mall besar, mereka hanya memasuki satu toko ke toko yang lain, tidak ada yang mereka beli karena tidak ada yang menarik perhatian mereka, namun tetap terasa menyenangkan hanya melihat-lihat lalu pergi.
"weh dari tadi kita jalan-jalan doang tapi ternyata udah malem aja, gak kerasa banget waktunya" ucap fara saat melihat jam di handphone miliknya.
"iya juga, makan malem apa kita?" tanya lily kepada kyra dan fara.
"gue gak tau, ikut kalian aja deh" jawab fara yang bingung harus memilih apa untuk jadi menu makan malam nya.
"gue ada rekomendasi restauran enak sih, mau coba gak?, tempatnya juga enak" lily mengusulkan untuk pergi ke restauran favoritnya.
"boleh deh ayo" Kyra yang sama bingungnya dengan fara memilih mengikuti apa yang di sarankan oleh lily.
mereka bertiga akhirnya pergi meninggalkan mall tanpa membeli apapun, restauran yang maksud oleh lily ternyata tidak terlalu jauh hanya memakan waktu sekitar lima belas menit dari mall tersebut.
sesampainya di restauran mereka langsung masuk dan mencari meja kosong, tempatnya enak dan terlihat nyaman, tidak terlalu ramai dan juga tidak terlalu sepi.
seorang pelayan datang memberikan mereka buku menu, ketiganya segera memilih makanan yang menggiurkan bagi mereka.
setelah selesai memesan makanan kyra mengambil handphone miliknya dari dalam tas, lalu dia membuka aplikasi bertukar pesan dan segera mengetikkan pesan kepada alby..
^^^kyra^^^
...kakak lagi apa?, aku lagi makan, kakak sudah makan malam?, kalau belum mau aku pesenin...
...sekalian mau gak?...
kakak
lagi nonton film, belum makan, gak usah di pesenin aku nanti beli sendiri aja, makan yang banyak ya terus cepet pulang.
^^^kyra^^^
^^^ya udah kalo gitu, aku habis makan langsung pulang ko, mungkin satu jam lagi?^^^
kakak
oke, tapi gak usah buru buru kalo emang kamu masih mau menghabiskan waktu sama temen-temen kamu.
__ADS_1
setelah menerima pesan terakhir dari alby kyra tersenyum, sungguh alby adalah orang sangat pengertian pikirnya.
kyra dan kedua temannya menghabiskan makan malam yang sesekali diiringi canda tawa, namun semua itu terhenti saat seseorang tiba-tiba menghampiri mereka bertiga.
"Hai" sapanya tersenyum lembut.
"kak danu?" ketiganya mengatakan bersamaan karena terkejut, mereka tidak menyangka akan bertemu danu di sana.
"boleh duduk di sini?" tanya danu meminta ijin.
"duduk aja kak" jawab lily mempersilahkan.
" sudah lama ya?, gimana kabar kalian?" tanya alby saat sudah duduk di tengah-tengah fara dan lily dan berhadapan dengan kyra.
"kita baik ko, kakak sendiri gimana?" kini fara yang bersuara.
"baik ko" jawab danu.
"kakak sendirian?" kini kyra yang bertanya.
"gimana kuliah kalian?" tanya danu basa basi, namun pandangannya fokus kepada kyra yang masih sibuk mengunyah makanannya.
"sekarang lagi pusing pusingnya nya, tugas gak ada abisnya hampir stress kita cuma harus tetep semangat" fara menjawab pertanyaan danu membuat danu mengalihkan pandangannya kepada fara.
"kalian sebentar lagi juga harus mulai magang ya, semangat ya ini memang masa masa berat tapi kalian pasti bisa" danu menyemangati ketiganya, dulu dia juga pernah di posisi mereka jadi dia mengerti betapa melelahkan menjalani hari sebagai mahasiswa.
"iya semoga kita bisa dan dapet tempat magang yang cocok" lily yang bersuara namun pandangan danu menuju kepada kyra yang sedang makan hingga menyisakan sisa makanan di sekitar mulutnya.
kyra ingin mengambil tissue untuk mengelap mulutnya namun sayangnya tangannya kalah cepat dengan danu, danu berdiri agar dapat dengan mudah mengulurkan tangannya untuk membantu kyra mengelap mulutnya.
"kamu masih sama ya, masih lucu kaya anak kecil kalo lagi makan" celetuk danu tiba-tiba saat dia sudah duduk di kursinya.
lily dan fara saling memandang memberikan kode agar segera meninggalkan tempat itu dan membiarkan kyra dan danu berbincang berdua.
keduanya segera berdiri berniat meninggalkan kyra.
"kyra kita pulang duluan ya, kak titip kyra ya dia tadi kesini bareng kita jadi gak bawa mobil" ucap lily membuat kyra membulatkan matanya tak percaya.
__ADS_1
"dah kita duluan, makanannya gue aja yang bayar" ucap fara lalu langsung pergi tanpa mendengarkan protes dari kyra.
"kyra gak papa kan kita tinggal?" tanya fara.
"harusnya si nggak papa kan kak danu juga gak bakal ngapa-ngapain kyra, udah pulang dulu aja nanti kita tanyain lewat telpon" lily menarik tangan fara menuju mobilnya.
sungguh kyra ingin sekali pulang sekarang namun dia tidak enak jika harus meninggalkan danu begitu saja.
akhirnya kyra memutuskan untuk berbincang sebentar bersama danu lalu setelah itu dia akan berpamitan untuk pulang.
sementara itu di lain tempat alby sedang menghela nafasnya karena bosan seharian tanpa kyra sungguh membuat rumah terasa sepi pikirnya, biasanya jika kyra ada sekarang mereka sedang mengobrol dan terkadang saling bercanda sambil menonton film.
alby melihat jam di dinding yang sudah menunjukkan hampir jam delapan malam, dan dia belum makan malam.
"katanya tadi cuma sejam, ko belum pulang?" gumam alby kemudian dia berdiri dan mengambil jaketnya lalu mengambil kunci mobil.
alby berniat untuk makan malam bersama temannya, devan, berhubung temannya memiliki restauran dan letaknya tidak terlalu jauh dari apartemen miliknya.
hanya memakan waktu sekitar lima belas menit akhirnya alby sampai di sana, hal pertama yang dia lakukan adalah menemui temannya itu.
"woy van" panggil alby kepada temannya yang lagi sibuk melihat komputer di bagian kasir.
"eh hai, tumben lo kesini, ada apa?" tanya devan karena kesibukan, keduanya sudah jarang bertemu hanya sesekali bertukar cerita lewat pesan.
"lagi gabut aja di rumah, sendirian, terus kesini mau minta makan" jawab alby yang di hadiahi delikan oleh devan.
"masa direktur minta makan, eh tapi ko sendirian, istri lo kemana emang?" tanya devan lalu dia menghampiri alby.
"lagi hangout dia sama temen-temen nya" jawab alby.
"kalo di tinggalin baru nyariin lo nyariin gue" ucap devan sedikit kesal namun alby hanya menanggapinya dengan tawa pelan.
"ya udah lo mau makan apa?" tanya devan.
"lo pilih aja yang paling recommended di sini" jawab alby lalu dia berlalu pergi menuju sebuah meja kosong.
langkah alby terhenti saat melihat pemandangan yang membuat hatinya sesak?, pemandangan yang sebelumnya pernah dia lihat, alby marah, alby kecewa, ternyata seharian ini kyra pergi bersama laki-laki lain pikirnya.
__ADS_1