Permintaan Terakhir

Permintaan Terakhir
minta maaf


__ADS_3

keesokan harinya kyra bersama fara dan lily makan siang di kantin, hari ini mereka tidak memiliki tugas, dan setelah ini mereka hanya memiliki satu mata kuliah.


"selesai kelas ke rumah gue yuk, berhubung bang rangga hari ini gajian jadi kita bisa minta jajan sepuasnya, gimana?, mau gak? " tanya fara, sebenarnya alasan dia mengajak itu agar kyra tidak merasa sendirian.


"mm kalo hari ini gue gak bisa" jawab kyra.


"loh kenapa? " tanya fara.


"gue ada janji sama kak alby, hari ini mau batalin perceraian kita" jawab kyra, membuat fara dan lily saling pandang karena bingung.


"ko bisa gitu? " tanya fara.


"jadi kemarin kak alby dateng jelasin semuanya, dan sekarang kita udah baikan" jawab kyra.


"cewek yang gue kira pacarnya itu ternyata cuma sahabatnya, dan mereka sahabat sejak masa sekolah makanya deket, dan juga soal perceraian, kak alby dan papanya memang membuat perjanjian itu sebelumnya, tapi ternyata kak alby gak akan menceraikan gue ko, waktu itu gue dengernya cuma sepotong aja, jadi gue yang salah" kyra menjelaskan kepada fara dan lily yang kebingungan.


setelah mendengar penjelasan kyra akhirnya fara dan lily mengerti, mereka turut senang hubungan kyra dan alby kembali membaik, dan permasalahannya juga selesai, namun mereka juga merasa bersalah karena telah memperingati alby untuk tidak mengganggu kyra lagi.


fara dan lily saling pandang, lalu segera membuka handphone dan mengetikkan permintaan maaf kepada alby, setelah itu baru lah mereka merasa lega.


"gue seneng banget, akhirnya masalah kalian beres, dan berakhir bahagia" ucap fara kemudian dia merangkul kyra.


"jadi kalian udah saling mengungkapkan perasaan ya? " tanya lily.


"iya, awalnya kak alby bilang dia maunya ngungkapin nanti pas anniversary tapi karena ada kesalahpahaman jadi ya sekalian aja bilang kemarin" jawab kyra, senyum bahagia terukir di bibirnya.


"selamat ya, kita ikut seneng denger nya, semoga kedepannya gak ada lagi kejadian seperti kemarin" lily memeluk kyra, di ikuti oleh fara.


...****************...


sore hari kyra langsung dijemput Alby setelah kelasnya selesai, mereka pergi untuk segera mengurus pembatalan perceraian.

__ADS_1


"kak" Panggil kyra, Alby yang sedang mengemudi menyempatkan untuk menoleh sebentar dan menjawab kyra.


"ya Kenapa?" tanya Alby.


"aku masih merasa nggak enak sama teman kakak itu, aku mau bertemu dia secara langsung untuk meminta maaf" jawab kyra, setelah Alby menjelaskan kemarin, kira selalu memikirkan tentang ini dan selalu dihantui oleh rasa bersalah.


"Oke, nanti kita datang ke acara lamarannya ya, terus nanti kamu minta maaf sekalian di sana, aku temenin kok biar kamu nggak gugup" ucap Alby, kebetulan acara lamarannya akan di langsungkan minggu ini.


"makasih kak" ucap kyra.


...*acara lamaran*...


Alby dan kyra sekarang sedang duduk di tengah-tengah ramainya tamu undangan, semua keluarga besar Grace dan juga Leon hadir di acara lamaran ini.


Alby dan kyra belum sempat berbicara kepada Grace, karena Grace dan juga Leon sedari tadi sibuk menyambut tamu yang datang, juga mengobrol bersama keluarga dan teman mereka yang lain.


Saat grace dan Leon sedang mengobrol, Devan datang dengan membawa bingkisan yang sepertinya adalah hadiah untuk lamaran Grace, kedatangan Devan langsung disambut pelukan hangat oleh Grace, dan kira memperhatikan semua itu karena jarak antara dia dengan Devan dan Grace tidak jauh.


ternyata hubungan mereka memang sedekat itu ya, bukan hanya dengan kak alby tapi dengan kak devan juga. batin kyra, sekarang dia merasa sangat lega setelah melihatnya dengan mata kepala dia sendiri.


"iya, dulu gak terlalu cuma setelah grace ke luar negri jadi kayak gitu, setiap ketemu pasti pelukan, mungkin karena di sana terbiasa seperti itu jadi pas kesini kebawa" jawab alby dan kyra mengangguk mengerti.


iya juga kalau di luar negeri pelukan adalah hal yang biasa di lakukan saat kita menyapa seseorang. pikir kyra.


"ternyata apa kata orang gak semuanya bener ya?" ucap kyra.


"soal apa? " tanya alby.


"ya itu soal persahabatan cewek sama cowok, kata orang kan pasti berujung saling suka, tapi ternyata kalian ngga" jawab kyra dan alby pun tertawa kecil saat mendengarnya.


"kalau kata orang begitu berarti mereka bener" jawab alby, dan itu berhasil membuat kyra merubah ekspresinya menjadi datar.

__ADS_1


jadi?, kak alby suka kak grace?, atau sebaliknya?. kyra bertanya dalam hatinya sendiri.


"biasa aja jangan panik gitu" ucap alby tersenyum melihat perubahan wajah kyra, lalu alby mengelus sayang pipi kyra agar dia kembali tersenyum.


"yang punya rasa suka itu devan, itu juga dulu banget, waktu jaman sekolah, tapi devan gak pernah berani buat bilang ke grace, dan sampe sekarang grace juga gak tau kalau cinta pertamanya devan itu dia" alby menjelaskan agar kyra tak lagi berpikiran macam-macam, setelah mendengar itu kyra kembali merasa lega.


"terus kak devan masih suka sampe sekarang? " tanya kyra.


"nggak, pas kuliah juga devan sudah move on, malah pas kuliah dia pacarnya ganti-ganti terus" jawab alby.


"kalo kakak?, cinta pertamanya siapa?" tanya kyra penasaran.


"siapa ya, udah lupa lagi, soalnya itu udah lama banget" jawab alby jujur, karena bagi alby sejak dulu cinta bukanlah hal terpenting di hidupnya, alby memiliki prioritas lain sehingga dia tidak terlalu memikirkan soal percintaan.


"ah gak seru" ucap kyra.


tak lama setelah itu acara di mulai, acara lamaran pun berjalan dengan lancar, dan setelah acara selesai pasangan itu datang menghampiri alby dan kyra.


"Hai" sapa grace lalu duduk bergabung dengan kyra dan alby.


"Hai grace, selamat ya buat kalian berdua" ucap alby.


"thank you al" jawab leon.


"oh iya kenalin ini kyra, istri gue, dan kyra ini grace dan juga leon, mereka temen aku" alby memperkenalkan mereka, dan mereka pun saling menjabat tangan masing-masing.


"Mmm kak grace, untuk yang waktu itu aku minta maaf ya, sudah nuduh sembarangan tanpa cari tau dulu" ucap kyra setelah dia mengumpulkan keberanian.


"gak papa ko, justru aku yang mau minta maaf karena sudah buat kamu salah paham" grace pun sama merasa bersalahnya, jika dia tidak memeluk alby mungkin kyra tidak akan salah paham.


"tapi tetep aja aku gak seharusnya nuduh kakak sembarangan apalagi di tempat umum" ucap kyra.

__ADS_1


"udah gak usah di pikirin lagi, lagian kamu juga kemarin masih memikirkan kondisi aku loh, kamu ngajak ngobrol aku berdua aja gak asal ngomong depan leon, menurut aku cara negur kamu itu udah baik banget, jadi gak usah kamu pikirin lagi ya" ucap grace dan itu membuat kyra merasa lebih tenang.


Setelahnya mereka banyak mengobrol, membicarakan tentang masa lalu, tentang bagaimana grace devan dan alby bisa bertemu dan bersahabat hingga sekarang.


__ADS_2