Pernikahan 99 Hari

Pernikahan 99 Hari
Part 52


__ADS_3

"Jawab aku Rachel Wijaya!" Calvin mengulang pertanyaan karena Rachel sejak tadi diam saja.


"Oh my God, pertanyaan macam apa itu? Dari mana kau mendengar gosip murahan tersebut?" Rachel tersenyum untuk menutupi kegugupannya.


"Jawab saja ya atau tidak?" Ucap Calvin dengan tegas.


"Tentu saja tidak." Rachel segera mengambil tasnya lalu beranjak dari tempat duduknya. "Kurasa pembicaraan kita sudah selesai. Dan lain kali jangan menghubungiku lagi, karena aku sudah tidak membuka layanan untuk menghangatkan ranjang Anda Tuan Calvin."


Setelah mengatakan hal tersebut Rachel melangkahkan kakinya untuk pergi dari unit apartemen tersebut, namun baru satu langkah kakinya berjalan suara Calvin membuat jantungnya berdetak dengan cepat.


"Jadi kehamilanmu hanya kebohongan, dan aku rasa Alana harus tahu itu." Calvin mengambil ponselnya berpura-pura ingin menghubungi Alana.


"Tunggu jangan!" Rachel berjalan mendekat hendak merampas ponsel Calvin. Namun sialnya pria itu dengan sigap menghindar hingga ia berakhir berada di atas tubuh Calvin. Saat Rachel ingin bangkit, tangan Calvin jutsru merangkulnya dengan erat. "Jangan lakukan itu, karena sebenarnya aku memang tengah hamil."

__ADS_1


Calvin tertawa sinis. "Jadi sebenarnya kau hamil atau tidak?"


"Aku.. aku memang tengah hamil." Rachel terpaksa berkata jujur. Karena Calvin tenyata sangat dekat dengan Alana jadi dia tidak ingin mengambil resiko apa pun apalagi dengan berbohong.


"Berapa usia kandungannya?"


"Li-lima Minggu." Rachel menjawab dengan terbata. "Memangnya kenapa kau bertanya seperti itu?"


Calvin menarik satu sudut bibirnya. "Jangan sampai anak itu anakku. Kalau iya maka gugurkan! Karena aku tidak ingin memilki anak dari wanita sepertimu Rachel Wijaya."


Rachel mengepalkan kedua tangannya dengan penuh amarah. Bagaimana tidak marah jika dihina seperti itu. "Tentu saja ini bukan anakmu, sekarang lepaskan aku!" Ia memberontak agar terlepas dari pelukan Calvin. Namun pria itu justru semakin erat memeluknya bahkan mencium bibirnya.


"Bagus kalau begitu, itu artinya kau benar-benar murahan. Kalau boleh tahu berapa banyak pria yang sudah menidurimu saat bersamaku?" Karena jika memang tebakannya tidak salah, terakhir kali ia bercinta dengan Rachel sesuai dengan kandungan wanita itu. Berarti jika bukan miliknya apa benar milik Sky Dwight, atau pria lainnya.

__ADS_1


"Sudah cukup kau menghinaku Tuan Calvin! Kau lupa aku ini siapa? Aku Rachel Wijaya aktris cantik yang terkenal, dan banyak pria yang menginginkan aku, jadi tidak salah bukan aku memanfaatkan hal itu untuk meraih apa yang kuinginkan."


"Tentu tidak salah, karena aku pun tertarik karena kecantikanmu. Aku juga tidak peduli ada urusan apa diantara kau, Alana, dan Sky tapi untuk sekarang layani aku atau aku akan membongkar siapa dirimu pada mereka." Ucap Calvin dengan sedikit berbohong karena pada kenyataannya Alana sudah tahu siapa itu Rachel.


"Aku tidak mau, aku—" belum sempat meneruskan perkataannya. Calvin sudah lebih dulu membawanya ke dalam kamar. Dan yang terjadi selanjutnya tentu saja pria itu memuaskan nafsunya tanpa bisa Rachel tolak karena ancaman Calvin tidak main-main.


Rachel tidak ingin sampai Sky tahu siapa dia sebenarnya, karena jika itu terjadi maka jalannya untuk mendapatkan kekasihnya itu akan semakin sulit.


Sementara itu ditempat yang berbeda, lebih tepatnya di mansion Dwight. Alana tengah membaca dan melihat pesan singkat serta foto yang dikirim oleh salah satu pengawal pribadi milik keluarganya, yang ia tugaskan untuk mengikuti Rachel dan Sky setelah suaminya itu mengirimkan pesan singkat kalau Rachel akan ikut menumpang di mobil Sky.


"Apartemen ini milik Calvin, apakah mereka masih berhubungan? Tapi saat di Bali Calvin bilang sudah lama tidak berhubungan dengan Rachel?" Gumam Alana dengan kening yang berkerut.


Sungguh Alana bingung dengan semuanya, ditambah lagi kini ia mengetahui kalau Sky memang tidak pernah menempatkan orangnya untuk menjaga Rachel, hingga sampai detik ini pun Sky tidak tahu wanita itu menjalin hubungan dengan banyak pria. Sementara saat dengannya, pria itu sampai tahu dimana keberadaan ia saat di Bali.

__ADS_1


"Sky Dwight kenapa bisa kau berpacaran dengan Rachel? Dan kenapa bisa aku mencintai pria sepertimu." Gerutunya dalam hati.


__ADS_2