Pernikahan 99 Hari

Pernikahan 99 Hari
Part 73


__ADS_3

"Dokter apa ini tidak salah?" Tanya Sandra dengan tangan yang bergetar hebat setelah membaca hasil tes DNA milik Rachel. Bahkan ia hampir kehilangan keseimbangan karena begitu syok mendapati kenyataan kalau janin yang ada dikandungan Rachel bukan milik putranya.


Dwight yang ada disamping Sandra segera merampas kertas tersebut. Setelah membacanya ia pun mengumpat sembari melempar kertas itu tepat di wajah istrinya.


"Puas kau sekarang!" Bentaknya dengan penuh emosi. Bagaimana tidak emosi, perusahaannya hampir gulung tikar hanya karena perbuatan Sandra yang menyakiti Alana, hingga keluarga besar menantunya itu tak terima dengan membuat kehancuran pada perusahaan miliknya.


"Dwight, aku...." Sandra ingin menyentuh lengan suaminya, namun pria itu seakan tidak sudi untuk disentuh sedikitpun. Padahal saat ini ia sangat membutuhkan sandaran untuk berbagi kesedihan karena begitu terpukul dengan hasil tes DNA tersebut. Janin yang begitu ia harapkan sebagai penerus Dwight nyatanya bukan milik Sky.


"Kau dibutakan hanya karena ingin memiliki cucu, sampai lebih memilih wanita ****** itu dari pada menantumu sendiri yang sudah jelas bibit bobotnya." Dwight terus meluapkan emosinya meskipun tahu saat ini istrinya begitu terpukul mendapati kenyataan janin yang ada kandungan Rachel bukanlah seorang keturunan Dwight. "Kau bukan hanya menghancurkan bisnis ku tapi juga menghancurkan rumah tangga putra kita, Sandra!"


"Cukup Dwight..." Sandra yang tak sanggup lagi menahan kesedihannya, jatuh terduduk dengan air mata yang mengalir deras dari kedua pipinya. Tanpa dijelaskan lebih rinci pun, ia tahu kesalahan yang telah diperbuatnya sangat fatal. "Sudah cukup Dwight, aku menyesal." Isaknya dengan histeris.

__ADS_1


Dwight yang tidak tega melihat wanita yang dicintainya itu sampai menangis histeris, langsung memeluk Sandra meskipun hatinya masih emosi pada wanita itu.


"Minta maaflah pada Alana. Jangan sampai rumah tangga putra kita hancur, biarlah perusahaan kita saja yang hancur asal jangan kebahagiaan Sky." Ucap Dwight dengan memohon. Karena ia tahu putranya begitu mencintai Alana hingga rela dipukuli sampai babak belur masuk rumah sakit.


"Kau tahu sendiri aku sudah meminta maaf, tapi Alana tidak mau memaafkan aku." Sandra terus menangis dengan semua kekecewaan yang ada di dalam hatinya. Ia kecewa pada dirinya sendiri karena sudah begitu mudahnya dibodohi Rachel, hingga memusuhi Alana dan memperlakukan menantunya itu dengan buruk.


"Lakukan lagi, minta maaflah sampai Alana memaafkanmu."


Dwight pun tersenyum. Wanita yang ia cintai dulu kini sudah kembali, Sandra yang dulu begitu baik pada semua orang sebelum Rachel menghasut kini sudah kembali seutuhnya.


"Tapi sebelumnya aku ingin membuat perhitungan dengan ****** itu!" Sandra berdiri dari duduknya, meraih kertas hasil tes DNA milik Rachel dengan penuh amarah.

__ADS_1


Dwight pun terdiam sembari menelan salivanya susah payah, saat melihat kemarahan di wajah Sandra. Ya, ternyata Sandra nya memang benar-benar kembali berikut dengan kemarahan dan keberanian wanita itu. Keberanian yang membuatnya menjadi suami takut istri.


Dan karena itu juga lah Dwight tidak menahan kepergian Sandra yang pastinya menuju ruang rawat Rachel. Biarlah istrinya itu menyelesaikan permasalah yang telah dibuatnya, dan ia hanya akan menjadi penonton dari kejauhan.


*


*


"Mom akhirnya kau datang." Rachel bahagia saat melihat calon ibu mertuanya. "Pas sekali, aku baru bersiap-siap untuk pulang. Aku sudah rindu berada di mansion —"


Plak.

__ADS_1


Rachel yang terkejut, memegang pipi kanannya yang terasa sakit dan panas setelah sebuah tamparan keras mendarat dengan sempurna di pipinya itu.


__ADS_2