Pernikahan 99 Hari

Pernikahan 99 Hari
Part 98


__ADS_3

Alana menatap meja makan, dimana diatasnya telah tersedia berbagai lauk dan sayuran beserta buah-buahan, seperti yang sudah-sudah. Ya, selama hampir satu bulan setelah memutuskan untuk kembali bersama dengan Sky. Setiap malamnya Pria itu selalu membawa berbagai masakan dan menyiapkan untuk makan malam mereka.


Saat di awal-awal, Alana merasa senang karena tidak perlu repot untuk memasak dan menyiapkan makan malam mereka. Tapi semakin lama, ia merasa curiga jika makanan yang selalu dibawa dan disiapkan Sky itu bukan dibeli dari Restoran yang selama ini suaminya katakan. Karena bukan hanya rasa masakannya yang biasa saja, tapi karena makanan yang dibawa terasa di tujukan khusus untuknya yang sedang hamil dengan banyaknya sayuran bergizi, dan ditambah buah-buahan yang sudah potong dengan sedemikian rupa.


"Kau membeli makanan lagi?" tanya Alana sembari menarik kursi yang ada di meja makan.


Sky yang telah selesai membuatkan susu untuk Alana, memberikan gelas tersebut pada istrinya.


"Ya, bukankah kau menyukainya?" Sky duduk di kursi kepala keluarga, lalu mengambil makanan untuk istrinya baru kemudian untuk dirinya sendiri.


Ya, selama hampir satu bulan ini pekerjaannya bertambah. Selain mengurusi pekerjaan di kantor, ia juga mengurus semua kebutuhan Alana saat berada di apartemen. Bahkan Sky memperlakukan istrinya itu like A queen, demi menebus perasaan bersalahnya pernah menyakiti hati Alana.

__ADS_1


"Ya, aku menyukainya." Alana tidak akan bertanya tentang kecurigaannya tersebut, karena tidak ingin hubungan mereka yang damai terusik oleh sesuatu yang belum tahu kepastiannya.


"Bagaimana enak tidak?" tanya Sky dengan antusias saat Alana memakan masakan yang dibawanya.


Alana hanya menjawab dengan anggukan kepala, sembari memperhatikan wajah suaminya yang mulai makan. Ada rasa bahagia dihatinya atas perubahan sikap Sky yang benar-benar memperlakukannya dengan baik, namun di satu sisi lainnya ia merasa aneh karena pria itu selalu pulang terlambat dengan alasan harus membeli makanan terlebih dahulu. Padahal bisa saja mereka memesan makanan tersebut tanpa harus diambil sendiri, tapi Sky beralasan sekalian jalan pulang.


"Oh ya Al, besok ikutlah denganku. Ada sesuatu yang ingin aku tunjukkan padamu."


"Kemana?" tanya Alana dengan ingin tahu.


Keduanya pun melanjutkan makan malam mereka. Setelah selesai berlanjut ke ruangan tengah untuk berbincang, tentu saja diselingi oleh cumbuan yang berakhir dengan kegiatan panas diatas ranjang.

__ADS_1


Kedua tubuh mereka kini menyatu oleh gairah panas yang membara, peluh di tubuh serta ******* dan lenguhan menjadi saksi percintaan panas keduanya. Entah berapa kali keduanya mendapatkan pelepasan, tapi yang pasti percintaan panas mereka dilakukan dengan sangat lembut mengingat Alana yang tengah hamil.


"Sayang..." Sky menyentuh pundak Alana yang polos tanpa pakaian, hanya untuk memastikan wanita itu telah tertidur nyenyak.


Setelah itu barulah Sky mengambil ponselnya yang ada diatas nakas yang sedari tadi bergetar, sambil berjalan keluar kamar. Tanpa sepengetahuan Sky, Alana belum tertidur dan melihat apa yang dilakukan suaminya tersebut.


"Apa yang kau sembunyikan dariku?" gumam Alana dengan perasaan takut. Takut jika Sky bermain api dengan wanita lain diluar sana tanpa sepengetahuannya. Dan jika itu benar, maka tidak akan ada kesempatan ketiga untuk pria itu.


...Hai semuanya, selamat malam 🤗...


...Berhubung Novel Alana mau tamat beberapa bab lagi, Mom sudah mengeluarkan novel Aluna sebagai penggantinya. Yuk, mampir dan dukung Novel Aluna dengan judul My Husband My Assistant dengan cover dibawah ini 👇...

__ADS_1



...Seperti biasa akan ada Give Away di novel terbaru mom🥰 jangan lupa tinggalkan komentar, like, poin dan koin kalau ada 🤭 dan jangan lupa follow Ig Mom_tree_17 dan akun Tik tok Mommytree17. Sekian pengumuman dari Mommy, salam peluk, cium online untuk semuanya 😘...


__ADS_2