PERUBAHAN GADIS POLOS

PERUBAHAN GADIS POLOS
PGP . PERKAWINAN ROSA DAN RIFAN


__ADS_3

Setelah mendengar kalau Rosa sudah mengetahui siapa keluarga Buyung Irawan, dan mendemgar juha kalau tuan Irawan baru keluar dari Rumah sakit, tuan Hartanto datang ke kediaman tuan Irawan untuk sekedar menengok tuan Irawan , sekaligus berkunjung sebagai besan. Dan keluarga Irawan pun menyambut kedatangan tuan Hartanto dengan baik. Dua minggu setelah kejadian Rosa di serang penjahat , nyonya Tika di tangkap sebagai otak dari pelaku rencana pembunuhan Rosa. Mendengar kejadian itu tuan Hartanto sangat marah. Dan dia tidak ingin membantu nyonya Tika keluar dari penjara . Begitu juga dengan sang suami. Mereka membiarkan nyonya Tika do tangkap pilisi. sudaj cukup bagi mereka membiarkan Kejahatan yang myonya Tika lakukan pada nyonya Galuh dahulu . Sedang Rosa sendiri harus kembali ke kota J bersama Rifan dan kedua pengawalnya. Karena masalah pekerjaan.


Rosa berpamitan dengan kedua keluarga dari kedua orang tuanya. Saat Rosa pulang ke kota J , Kedua kakek dan Neneknya mengantar dia sampai kebamdara.


"Rosa...seringlah datang kemari, jangan membuat Kakek dan Nenekmu karena merindukanmu...." kata ruan Hartanto dengan wajah sedih.


"Benar kata kakekmu Ros... Seringlah datang kemari , kau tahukan kalau kita baru saja bertemu. Kakek dan Nenek sebenarnya masih ingin melihatmu lebih lama, kami enggan berpisah denganmu..." ucap tuan Irawan .


"Baik- baik...Rosa akan sering datang kemari, atau...bagaimana kalau kalian semua ikut Rosa ke kota J saja...tinggal di sana bersama Rosa...?" kata Rosa memberi ide.


Mendengar ucapan Rosa, mereka semua terdiam . melihat mereka terdiam, Rifan berucap.


"Bee...bukankah sebentar lagi kita akan menikah, kita pulang dulu untuk mempersiapkan tempat untuk kakek dan kembali kemari menjemput mereka.." kata Rifan tiba- tiba.


"Ya..benar kata nak Rifan, Ros...kau kembalilah dulu, setelah itu kalian jemput Kakek dan Nenek di sini, Kalau sekarang kita belum membuat persiapan untuk datang kesana..!" seru nyonya Menur gembira.


"Kalau begitu Rosa dan Rifan pamit Kek.. Lihatlah pesawat yang akan kita naiki sudah memanggil kita..." kata Rosa karena terdengar panggilan untuk para penumpang pesawat yang akan pergi ke kota J .


"Ya sudah...pergilah kalian, ..hati- hati di jalan.. " kata tuan Hartanto lembut .


"Trimakasih Kek...Asalamualaikum..." kata Rosa sambil mencium tangan dan Pipi mereka bergantian. Begitu juga dengan Rifan dan kedua pengawal Rosa. Mereka segera berpamitan pada kedua keluarga kakek Rosa.


Dua Jam kemudian, Rosa dan rombongan sudah berada di kota J. Yoyok dan Diki serta Dikra sudah menjemput kedatangan mereka.


Satu jam kemudian Rosa dan kedua pengawalnya sudah berada di Villa Rosa sedangkan Rifan kembali ke apartemennya.


Melihat kedatangan Rosa, semua penghuni Villa bahagia. Karena sudah satu bulan lebih Rosa berada di pulau K.


"Non apa kabar...?" kata bik Narti saat mereka berbaris menyambut Rosa.


"Baik Bik... Kalian semua baik- baik saja kan ...?" kata Rosa sambil memeluk bik Nanti dan bik Sum.


"Alhamdulillah kami baik- baik saja Non..."jawab Bik Narti.


"Syukurlah....oh ya, si Nina sering kemari bik ...?" tanya Rosa kembali.


"Sering Non...malah terkadang menginap di sini bersama non Nenci..." jawab bik Narti.


"Baguslah..." kata Rosa .


"Apa kabar Mang Dulah...?" sapa Rosa pada suami bik Narti .


"Baik Non..." jawab Mang Dulah. Rosa segera menyapa satu- persatu penghuni Villa yang berjejer menyambutnya . Setelah itu dia langsung masuk kedalam kamarnya .


Dua minggu sudah Rosa berada kembali di Kota J. Dan sesuai dengan janji Rosa. Rifan sudah mempersiapkan lamaran untuk Rosa.


Dan hari itupun segera tiba. Satu minggu lagi mereka akan melangsungkan acara lamaranan ,


Hari ini Rosa san Rifan pergi kebutik milik Rosa sendiri untuk membuat baju bersama nyonya Safitri dan nyonya Ratih .


Saat sampai di sana, para petugas butik milik Rosa segera menyambut sang pemilik butik dengan wajah bahagia. Mereka ikut bahagia melihat Rosa akan segera menikah . Rosa dan Rifan memilih membuat baju pertunangan untuk mereka di buat sendiri di butik Rosa. Sedang baju pernikahan , Rifan sudah memesannya pada temannya yang ada di Amerika. Teman Rifan seorang Disainer ternama yang tinggal di Amerika .


Setelah Melakukan pengukuran badan untuk baju mereka , Rosa dan Rifan kembali lebih dahulu , Mereka meninggalkan kedua Mama mereka di butik . Mereka kembali keperusahaan karena masih banyak pekerjaan yang harus mereka selesaikan.

__ADS_1


"Bee...apakah kau sudah menelfon keluarga Kakek Hartanto dan Kakek Irawan....?" tanya Rifan sambil memandang Rosa sekilas.


"Sudah Bee... Mereka akan datang dua hari sebelum acara. Tapi Kakek Hartanto ingin datang hari ini...mungkin sore nanti beliau tiba di bandara..." kata Rosa.


"Lalu siapa yang akan mrnjemput beliau.. Bukankah nanti siang kita ada Meeting dengan perusahaan tuan Chan membahas masalah pembangunan hotel dan tempat pariwisata di pulau B....?" kata Rifan kembali menatap Rosa.


"Aku tahu, ...Asep dan Yoyok akan menjemput mereka..." jawab Rosa lembut .


Mereka kembali membahas soal pekerjaan sampai mobil mereka tiba di perusahaan Rosa.


"Bee...aku langsung kembali ke kantor..." ucap Rifan ketika Rosa turun dari mobilnya.


"Hati- hati mengendarai mobilnya Bee..." kata Rosa sambil menutup pintu mobil.


"Baik nyonya Rifan....." jawab Rifan sambil tersenyum dan melambaikan tangannya lalu kembali menjalankan mobilnya .


Setelah mobil Rifan tak terlihat lagi . Rosa segera berjalan kembali keruangannya. Sore harinya saat Rosa kembali ke Villa dia melihat sang Kakek sudah duduk dengan manis di depan TV di ruang keluarga di Villa milik Rosa yang sudah di Rubah penataan dan gaya bangunannya . Kini Vila milik Rosa sudah menjadi Villa yang sangat indah dan Mega. Di dalam Villa itu sudah memiliki banyak ruang kamar kosong. Sebelum masuk kedalam Villa , ada kantor yang menangani masalah pesanan Bodyguard dan jasa keamanan, yang semula ada di markas lama Black Angel . sedang di belakang Villa terdapat Ruang pelatihan para calon satpam atau Bodyguart dan ruang - ruang kamar tempat mereka tinggal sebelum di kirim kepada para pemesan. Saat sang kakek melihat kedatangan Rosa. Terlihat senyum bahagia di wajah mereka.


"Sayang...kau baru datang...?" ucap nyonya Menur dengan wajah cerah .


"Iya Nek.. Maaf Rosa tidak bisa menjemput kalian , karena ada meeting di perusahaan Kek, Nek..." kata Rosa meminta maaf sambil mencium tangan dan pipi kedua orang tua itu.


"Tidak masalah nak... Sahabatmu sudah menjemput kami..." jawab tuan Hartanto.


"Ros...apakah ini semua Villa milikmu nak...?" tanya nyonya Menur sambil menatap kagum pada sang cucu.


"Iya Nek...apakah nenek senang tinggal di sini...?" kata Rosa lebur.


"Sangat senang nak...apalagi saat melihat taman di belakang...Nenek sampai tak ingin pergi.." jawab sama Nenek.


"Kau akan kerepotan mengurus Kakek dan Nenek Ros..." jawab nyonya Menur.


"Bukankah itu kewajiban seorang Cucu merawat Kakek dan Neneknya...?" jawab Rosa.


"Kau memang cucu kami yang terbaik sayang..." ucap tuan Hartanto bangga.


Mereka berbincang sebentar sebelum Rosa kembali kekamar tidurnya.


Haripun berjalan dengan cepat, akhirnya hari di mana Rifan akan melamar Rosa telah datang. Para saudara dari keluarga Hartanto dan Keluarga Irawan telah datang kemarin dan tadi pagi .


Sedangkan acara lamaran itu akan di adakan besok pagi. Di Villa milik Rosa.


Nyonya Safitri dan tuan Rendra serta kedua kakak Rosa atau Kanaya sudah sejak lima hari yang lalu berada di Villa Rosa. Mereka bertemu dengan tuam Hartanto.


Tuan Rendra dan Nyonya Safitri memaklumi siapa tuam Hartanto. Jadi mereka sudah menganggap keluarga itu sebagai kerabat sendiri. Dan saat keluarga Hartanto dan keluarga Irawan datang. Mereka terlihat dekat dan akrab. Dan pada hari ini tibalah saat lamaran Rifan pada Rosa datang. Sudah sejak pagi tadi , Rosa sudah di rias oleh MUA yang sudah di pesan oleh Rosa dan Rifan. Bukan hanya Rosa yang harus di rias , tetapi semua keluarga besar Rendra, Hartanto dan Irawan.


Jam 10 pagi keluarga tuan Alex Enggelo mulai datang. dan tanpa basa basih lagi. acara lamaran itupun berjalan dengan sempurna. Melihat sang sahabat yang kini sudah memiliki calon pendamping , Para sahabat Rosa terlihat bahagia. tak terkencuali Johan yang dulu sempat mencintai Rosa. Di sana juga hadir para saudara perempuan dari Rosa. dan mereka berkenalan dengan para sahabat Rosa .


Pada saat itu juga , sudah di tentukan hari pernikahan buat Rosa. dan saat Rifan minta di percepat pada sang Papa, Mereka memutuskan dua bulan lagi acara pernikahan Rifan dan Rosa akan di laksanakan. Mendengar semua itu Rosa hanya bisa cemberut pada Rifan.


"Bee kenapa jarak pernikahan kita dekat sekali sich...?" tanya Rosa saat mereka sedang berdiri memandang keindahan taman milik Rosa yang baru di buat.


"Bukankah aku sudah bilang. kalau aku ingin cepat menghalalkan hubungan Kita sayang...." jawab Rifan sambil menatap Rosa dengan penuh Cinta.

__ADS_1


"Nggak terlalu kecepatan..?"tanya Rosa.


"Kalau perlu malah kepimgin di laksanakan besok pernikahan kita Bee..." jawab Rifan sambil memeluk Rosa dari belakang.


"Ya ampun Fan...jangan buat kami iri dong..." tiba - tiba terdengar suara dari belakang mereka.


saat mereka menengok ke belakang, terlihat Yuda , Lira ,Tantri dan Dena berada di belakang mereka . dan suara tadi milik Yuda.


"Kakak....kalian semua ada di sini... ?" tanya Rosa dengan wajah malu.


"Kami memang ada di sini kak.."


kata Tantri sambil tersenyum. Gadis itu terlihat cantik dan anggun. sayang sekali sang Mama tidak memiliki kasih sayang padanya sejak dia kecil . hingga wajah anggunnya Terkadang terlihat menyedihkan .


"Yaah...mana mungkin dia sadar kalau ada kita di sini Tan...!" seri Yuda pada Tantri denga. wajah menggoda .


Mendengar godaan dari saudaranya, Rosa semakin malu. terlihat wajahnya memerah. Melihat sang kekasih seperti itu, Rifan berusaha merubah topik pembicaraan.


"Oh ya...apakah kalian besok tidak ingin keliling kota ini...?" kata Rifan denga. tangan masih di pinggang Rosa.


"Maunya gitu sich Kak..." ucap Tantri.


"Kalau begitu kenapa tidak kalian lakukan saja..." kata Rifan.


"Kami takut tersesat kak..." jawab Dena.


"Biar Asep san Mamat yang akan membawa kalian keliling Kota..." jawab Rosa.


"Waah iti ide bagus Ros...." seru Lira antusias. Merekapun ngobrol bersama.


##***###


Setelah acara pertunangan Rifan, Kakek Hartanto dan Istrinya serta Kakek Irawan dan Istrinya tinggal di Villa Rosa sambil menunggu perkawinan Rosa di laksanakan . begitu juga dengan ketiga gadis sepupuku Rosa . LIRA , Dena , dan Tantri. tinggal juga di Villa Rosa . Mereka menunggu sampai saat perkawinan Rosa. hanya dari keluarga tuan Irawan saja yang tinggal di sana sampai dua hari setelah pernikahan.


Dari semua perasaan bahagia dari keluarga Rosa, hanya ada satu hati yang patah hati saat melihat pertunangan Rifan , yaitu putri tertua dari tuan Bisma . Cucu tertua Kakek Irawan.


Saat dia melihat Rifan menyematkan Cincin pertunangan di jari tangan Rosa, terlihat air mata jatuh di pipi nya. . Melihat semua itu tuan Bisma hanya bisa mengusap punggung sang putri. Mau gimana lagi, jodoh semua ada di tangan Tuhan.


Dan suatu keberkahan, ternyata di hari pertunangan Rosa. Saudara Sepupu Rosa terlihat memiliki hubungan dekat dengan para sahabat Rosa. terlihat Johan dekat dengan Tantri . Sedang Lira sang Kakak Sepupu dekat dengan Kakak kandung Kanaya. yaitu Reza.


Haripun berjalan dengan sangat cepat. tak terasa Hari di Mana Rosa dan Rifan melangsungkan pernikahan kini suda tiba. pagi - pagi sekali Rosa sudah di rias oleh MUA . Baju pengantin yang di pesan Rifan , kemarin sudah datang. Perkawinan itu di selengarakan di hotel berbintang milik keluarga Rifan.


Acara berjalan dengan meriah . Karena yang menikah adalah CEO dari dua perusahaan ternama, maka para tamu kebanyakan datang dari para pembesar perusahaan , Artis, pejabat negara dan tak terkecuali para karyawan. kedua perusahaan.


Setelah Selesai acara pernikahannya , Keesokan harinya Rosa dan Rifan pergi bulan madu keluar negri. Mereka berlibur selama dua minggu.


Beberapa tahun kemudian, Rosa dan Rifan memiliki tiga orang anak, dua laki- laki dan yang bungsu seorang gadis imut tapi sangat cerewet sekali.


Sedangkan Johan dan Tantri menika setelah setahun kemudian . Begitu juga dengan Lira dan Resa , mereka menikah hampir bersamaan dengan Yoyok dan Nindi. Sedang Dena mulai dekat dengan Asep.


Maaf...cukup segini dulu cerita nya.


kita jumpa lagi di lain cerita.

__ADS_1


TAMAT.


__ADS_2