
Di chapter sebelumnya Pasukan kekaisaran Tiba di kerajaan Bruzka, Yuto yang melihat hal itu. Nampaknya ingin menyerang pasukan kekaisaran sendirian.
Namun saat ini Bukanlah waktu yang tepat untuknya dimana pasukan kekaisaran di sambut hangat oleh Penduduk dan Prajurit kerajaan.
Jika ia melakukan melakukannya sekarang maka Yuto akan dia cap sebagai penjahat oleh masyarakat dan Prajurit kerajaan, dan akhirnya Yuto berlari meninggalkan Kerajaan Bruzka
Disatu sisi Roku memutusakan untuk mundur karna jika terus berlanjut maka pasti dia akan mengalami kekalahan dimana dari pihaknya sendiri telah banyak berjatuhan korban, dan balas dendamnya pun telah selesai, namun hal itu tidak membuatnya berubah, dia yang telah terjatuh terlalu dalam di dunia gelap.
Mustahil baginya kembali ketempat yang terang, dimana telah banyak darah yang iya renggut untuk mencapai tujuannya.
Dua orang yang memiliki tujuan yang sama namun memiliki pilihan yang berbeda, Yuto yang bertahan Hidup demi balas dendamnya, dan Roku yang juga bertahan hidup demi balas dendamnya, namun Yuto tidak terjatuh dalam kegelapan sedangkan Roku sendiri telah jatuh di dunia gelap.
Kini mereka berdua telah telah berhasil meninggalkan kerajaan, dan jika suatu saat mereka bertemu kembali, itu akan menjadi pertarungan terakhir mereka.
Didalam kerajaan
Pihak kekaisaran telah sepenuhnya menduduki kerajaan Bruska, dimana Violet yang seharusnya menjadi ratu selanjutnya telah hilang.
Dan yang memimpin kerajaan Bruska untuk saat ini adalah Mayor sasaki.
“Mayor sasaki, kita telah berhasil mengamankan para petualang dan bandit yang tersisa saat ini, dan beberapa lainnya telah berhasil kabur” Lapor salah satu kapten yang di bawah naungan Sasaki.
“Untuk meraka yang berhasil kabur, sebaiknya biarkan saja, jangan ada yang melakukan pengejaran, Ada Hal yang penting kita lakukan terlebih dahulu” Jelas mayor sasaki
“Baik Mayor”
Di tempat lain atau disebuah hutan, tampak Violet kini telah sadar.
“Dimana Aku ? Kenapa kau membawaku? Dan siapa Kalian semua” Tanya Violet yang tampak kebingungan saat ini, dimana dia tiba – tiba saja berada di sebuah hutan yang sangat asing baginya
Dan saat itu Juga terdapat banyak orang yang berkumpul mengenakan pakaian yang sama, dan terdapat satu buah kereta kuda, Terdengar suara seorang wanita dari dalam kereta itu, dan tak lama wanita itu.
Wanita itu mengenakan sebuah Kimono berwarna merah dengan motif bunga sakura, dengan rambut di sanggul, dan di tangan kanannya memegang buah Kipas, terliahat dari raut wajahnya tampaknya usianya berkisaran 40 tahun.
“Tenang saja kami bukanlah orang Jahat” Jelas Wanita itu
“Trus mengapa kalian membawaku?”
“Itu karena karena busur milikmu” Jelas wanita itu, yang saat itu juga salah satu bawahanya menyerahkan busur itu kepada Violet
__ADS_1
“Apa maksutmu?” Tanya Violet yang saat itu terkejut mendengar apa yang wanita itu katakan
“Perkelankan Namaku Osawa Aiko, dari klan Osawa, Kami Dari klan Osawa telah lama menunggu Pemilik Busur itu, Sedari Dulu dari generasi kegenerasi, selalu mencari pemilik Busur Itu dan Tak Kusangka di generasiku lah Pemilik Busur itu muncul” Jelas Aiko
“Terus Mau kalian apa sebenarnya” tanya Violet
“Membawamu bersama kami, dan disana kau akan di ajarkan sebuah teknik dari tetua - tetua disana, Itu adalah tugas Klan kami" jelas wanita itu
Violet yang mendengar hal itu menyetujuinya, ia tidak mau menjadi beban untuk semua orang yang selama ini berada di sampingnya, namun sebelum itu ada hal yang harus dia lakukan terlebih dahulu.
“Ada Hal yang harus kulakukan terlebih dahulu , ada seseorang yang harus saya temui, saat ini dia tidak punya siapa – siapa lagi, saat ini hanya aku yang dia punya” jelas Violet
“Tenang saja untuk itu kami akan mengaturnya, saat ini seseorang sedang pergi menemuinya”
"Sepertinya kau sangat peduli dengan orang tersebut, Tenang saja saat ini ada seseorang yang kukirim untuk menjemputnya" Jelas Wanita itu
Violet mendengar hal itu tampak senang dan bingung bagiamana mereka tau siap orang yang dia maksut.
Tak Lama setelah itu perbicangan itu Violetpun bergegas naik kedalam kereta kuda itu.
Di tempat lain Roku tiba di suatu tempat yang merupakan markas mereka
“Dan sialan anak itu mengapa dia mengganggu rencanaku, Dan tekniknya itu sepertinya aku mengenalnya” Ucap Roku, sambil membayangkan apa yang ia lihat tadi, dimana teknik pedang yang Yuto gunakan tampak tidak asing baginya
“Tunggu saja kau bocah, Jika suatu saat kita bertemu kembali tak akan kubiarkan kau lolos” ucap Roku.
“Roku-san apa yang harus kita lakukan sekarang?" Ucap salah satu bawahan Roku
"Sebaiknya kalian Beristirahat terlebih dahulu, sembuhkan luka - luka kalian, dan untuk beberapa waktu kedepan aku akan melakukan latihan, dan sebaiknya kalian juga melakukan hal yang sama, kita akan kembali bergerak, ketika latihanku telah selesai” Ucap Roku sambil sambil berjalan meninggalkan bawahanya dan tampak ia mengeluarku sebuah Gulungan di sakunya
Diwaktu yang bersamaan
Terlihat Yuto duduk disebuah batu besar, tampak dari raut wajahnya yang menyesali apa yang baru saja terjadi, untuk kesekian kalinya ia gagal melindungi orang yang berharga untuknya
"Mengapa selalu begini, apa kah aku sangat lemah sampai tak mampu menjaga mereka”Ucapnya dalam hati, dan menyalahkan dirinya sendiri
Namun saat itu seseorang Tiba- tiba datang, Yuto yang merasakan hawa kehadiran itu dengan cepat mencabut pedangnya dari sarungnya dan bersiap untuk bertarung.
“Heii tenang aku disini bukan untuk bertarung ada hal yang akan ku sampaikan ini tentang Violet”
__ADS_1
“Pakaian itu, tapi dia bukan orang yang sama yang membawa Violet” Ucap Yuto dalam hati
“Dimana kalian membawa Violet, katakan Jika tidak Aku mencari tau tentang kalian semua , dan membunuh kalian semua, tidak peduli seberapa banyak kalian” ucap Yuto kepada orang tersebut
“Tenang saja saat ini Violet baik – baik saja dan saat ini dia bersama dengan kami menuju kediaman Klan Osawa” Ucap Orang itu
“Klan Osawa?, apa sebenarnya Tujuan kalian?”
“Aku tak punya hak Untuk berbicara denganmu mengenai Hal itu, namun saat ini tetua memanggilmu, Untuk menemuinya”
Yuto yang mendengar hal itu, sedikit lega, namun disatu sisi ia tetap berhati, hati terhadap orang ini
"Baiklah aku akan menemuinya sekaligus memastikan ke adaan Violet" Ucap Yuto
dan saat itu Yuto berjalan bersama pria itu.
Dan di dalam perjalanan Yuto dan Pria itu berbincang -bincang
"Heii kita sedari tadi terus berjalan bersama, namun sampai sekarang aku tak tau namamu"
"Panggil saja Yozu" Jawab Pria itu
"Baiklah kalau begit panggil aku Yuto"
"Berapa lama kita akan sampai di tempat Tujuan?" Tanya Yuto
" Jika kita menggunakan kereta atau naik kuda hanya akan memakan waktu selama 4 hari, namun jika berjalan kaki akan memakam waktu 10 hari" jelas Yuzu
"Baiklah" ungkap Yuto
Yozu tampak bingung dengan sifat Yuto, bagiamana bisa dia berbicara seperti ini kepadanya, seakan - akan tidak terjadi sesuatu
"Pria yang menarik" Ungkap Yozu dalam Hati.
Bersambung...
Jangan Lupa Komen , Like dan Votenya
Mohon maaf jika masih terdapat kekurangan dalam karya saya, dan semoga kalian terhibur
__ADS_1
...-By Alzan-...