
di chapter sebelumnya, diperlihatkan Kitetsu yang mulai bertarung melawan Jenderal iblis.
pertarungan keduanya menggetarkan seisi Gowa tersebut, hanya itu tempat mereka lakukan pijakan pun mengalami retakan.
di tempat lain di waktu yang bersamaan, Shin melancarkan kembali serangannya dengan sangat cepat, baik dari sisi mana saja serangan tersebut gagal.
Tak hanya itu saat kedua pedang Mereka pun bertemu, terdengar suara yang sangat keras menandakan kekuatan mereka.
namun pertarungan tersebut tak lama lagi akan mencapai tahap akhir, Di mana kini keduanya tampak bersiap-siap untuk melakukan serangan terakhir.
terjadi sebuah luapan energi yang dihasilkan oleh mereka berdua.
" Bersiaplah ini adalah serangan terakhirku" ucap Shin
"kalau seperti itu majulah akan kuhadapi serangannya itu"
mereka berdua pun bergerak maju dengan kecepatan yang sangat tinggi, terlihat hanya kelihatan cahaya saja yang nampak.
"Shiiiinggggg" suara pedang
Di mana mereka berdua saat ini saling membelakangi satu sama lain.
" sial" ucap yaiba yang saat itu memancarkan darah dari dadanya
"selamat tinggal kawan lamaku" ucapin yang saat itu tersungkur
Yot yang merasakan salah satu Aura perlahan mulai menghilang, yang di mana itu datangnya dari arah Sin berada.
Ia pun bergegas melangkahkan kakinya menuju ke tempat Sin berada, saat itu ia melihat jaiba sudah paling tak berdaya.
beli satu sisi lainnya dia juga melihat Sin tersungkur tak berdaya, namun ia merasakan masih terdapat energi di tubuh Sin, yang menandakan bahwa dirinya masih hidup.
" senior bertahanlah? biar ku obati lukamu" ucap Yuto yang saat itu menghampiri Sin.
Iya Pun membalikan badan Sin, untuk mengobati luka yang berada di area dadanya.
" sepertinya pria itu telah kalah" ucap Jenderal Ibis yang merasakan Aura yang sama dengannya kini perlahan mulai menghilang
Kitetsu saat itu juga merasakan hal yang sama, Iya Pun kembali bersiap untuk bertarung.
Namun sepertinya Jenderal iblis tersebut tak ingin lagi bertarung, iya bergegas meninggalkan kitetsu yang saat itu berada di depannya.
" Kau mau ke mana, Tak akan kubiarkan kau meninggalkan tempat ini"
"dasar manusia pengganggu, Mengapa kau terus menghalangiku" ucap Jenderal iblis itu dengan nada yang marah
" Bukankah sudah kubilang kepadamu bahwa aku akan menghentikan, Apakah kau sudah lupa atau pura-pura lupa"
__ADS_1
Central iblis pun maju bergerak menyerang kitetsu, namun serangan itu sia-sia saja, akan tetapi saat itu juga mereka kembali merasakan aura hitam yang pekat.
" Aura apa ini, Bukankah Yaiba sudah kalah" ucap kitetsu yang tampak terkejut.
Jenderal iblis yang melihat, bergerak dengan sangat cepat meninggalkan kitersu yang saat itu lengah.
" sial, aku lengah" ucap kitetsu yang saat itu melihat jendaral iblis berhasil lolos darinya
di tempat lain, di mana saat ini Yuto dan shin berada merakasan aura tersebut kembali muncul diri dalam tubuh Yaiba.
bahkan tubuhnya pun terangkat melayang yang saat itu juga terselimuti oleh Aura hitam.
sontak membuat mereka berdua yang berada di situ sangat terkejut.
" berhati-hatilah nak, saat ini aku tak mampu untuk bangkit"
" aku mengerti" Ucap Yuto yang saat itu mencabut pedangnya
Namun di satu sisi lain Iya kemudian merasakan sebuah aura yang sama sedang menuju ke arah mereka dengan sangat cepat.
" sepertinya dia akan tiba" ucapnya yang menyadari sosok tersebut.
dan saat itu juga mereka berdua terkejut melihat sosok iblis yang saat itu tepat berada di mayat Yaiba.
saat itu juga ia milai menyerap Aura hitam itu yang keluar dari tubuh Yaiba.
saat itu juga dari pedang tersebut mengeluarkan aura yang sama, dan ia pun menyerap Aura itu dan dengan sangat cepat dan tersebut kini telah menjadi pedang biasa.
mereka berdua yang melihat hal itu tampak keheranan, mereka menyadari bahwa saat ini yang berada di depannya telah menjadi sangat kuat.
" sepertinya kau yang membunuh tungganganku, aku mencium bau darahnya dari pedang mu" ucap Jenderal iblis itu
Yoto saat itu hanya bisa terdiam dan hanya bisa menggenggam pedangnya, yang tampak iya tak sadari Iya mengeluarkan keringat.
Meskipun begitu ia telah bersiap jika akan bertarung dengan Jenderal iblis itu, namun saat itu juga tiba-tiba Kitetsu muncul.
Kitetsu melancarkan sebuah tebasan, namun dengan Mudah jendral iblis itu menahannya dengan tangan kosong.
sontak hal itu membuat mereka yang menyaksikan terkejut.
" mengapa kau selalu datang menggangguku" ucap jendaral iblis itu, yang saat itu mengerakan tangannya yang membuat kitetsu terhempas.
" saat ini aku tak memiliki niat untuk bertarung dengan kalian semua, namun ingat saat kita bertemu lagi kalian akan kubinasakan" ucap Jenderal Inggris itu yang kemudian menghilang dengan cepat meninggalkan mereka bertiga
" sial dia berhasil lolos" Ucap kitetsu yang saat itu sedang berusaha untuk bangkit kembali
"Apakah kau baik-baik saja?" Ucap Yuto yang saat itu kembali menyarungkan pedangnya
__ADS_1
"Yaa kau baik-baik saja, sebaiknya Kita kembali kedesa sekarang, untuk merawat Shin" Ucap Kitetsu yang saat itu melihat kondisi Shin yang saat ini tersungkur.
Mereka pun bergegas menuju ke arah desa, dengan Yoto yang memompa badan Shin
ditempat yang lain lebih tepatnya di desa tersebut terlihat beberap pasukan masih terus bertarung dengan moster tersebut.
Sampai beberapa waktu Tiba-tiba saja kilatan chaya muncul dan dengan cepat, moster-moster tersebut terpotong-potong menjadi potongn kecil.
Saat itu juga pasukan yang berada terkejut melihat kitetsu dengan mudahnya mengalahjan Moster itu, sekaligus membuat mereka tampak panik.
Namun saat itu juga muncul sosok yang tak asing bagi mereka yaitu Yuto, merekapun bergegas menghampiri Yuto dan mengangkat Tubuh Shin yang saat itu Berada di pundak Yuto.
Terlihat beberapa pria lainya menghampiri Kitetsu, tak lupa mereka menjelasakan apa yang terjadi terhadap penduduk desa tersebut.
kitetsu yang mendengar hal ini menjelaskan atas apa yang sebenarnya terjadi, dan apa yang menimpa penduduk desa tersebut.
mereka yang Mendengar hal itu tampak tak mempercayai, namun apalah daya takdir telah berkata.
seminggu kemudian setelah kejadian itu tampak saat ini Sin yang tampak Sudah pulih.
Ia kemedian mengumpulkan pasukannya yang tersisa, Ia juga menjelasakan mengenai apa yang terjadi, bahkan sejarah terjadi pertempuran Barusan
"Ketua, apa yang akan kita lakukan selanjut? " tanya salah stau Pasukannya
"tentu saja kita akan melindungi Dunia ini, agar hal yang serupa tak terjadi lagi kepada orang lain" Ucap Shin dengan lantang
Kitetsu yang mendengar hal itu menghampiri Shin dan menepuk Pundaknya, dengan lantang ia meneriakan,
"Aku punya penawaran terhadap kalian semua" sontak hal tersebut membuat dirinya kini menjadi pusat perhatian"
"Seperti yang kalian ketahui saat ini dunia ini akan mengalami kekacawan yang tidak pernah terbayangkan"
" dengan kekuatan kalian yang sekarang, style bagi kalian untuk melindungi dunia ini"
"jika kalian tertarik datanglah ke Clan ku, Mari kita bersama-sama bertambah kuat, agar saat waktunya tiba kita dapat melindungi dunia ini"
" ketua apa keputusanmu"
"ya benar ketua apa keputusanmu, kami akan selalu mengikutimu"
"Baiklah jika seperti itu, mari kita bersama-sama bertambah kuat, sampai waktunya tiba" Ucap shin dengan lantang, membuat saat itu juga mereka yang mendengar hal tersebut.
Shin, Kitetsu, Dan Yuto tampak tersenyum melihat semangat yang di tunjukan.
"Yuto, pergilah dan taklukanlah Tanah ini, saat itu tiba kami disini akan menunggumu" Ucap Kitetsu yang saat itu membuat Yuto bersemangat..
Bersambung....
__ADS_1
..."By Alzan"...