
Saat ini Yuto Telah berubah dalam wujud iblisnya, dimana Membuat Monster laba-laba itu tampak ketekutan, akan tetapi mesikipun seperti itu, ia sama sekali tak berniat untuk mundur.
“Kalau begitu matilah” Teriak laba-laba itu yang saat itu membuat sebuah tobak yang lumayan besara dari Jaringnya, ia kemudian melancarkan serangan tersebut kepada Yuto.
“Serangan ini lagi, apakah kau pikir hal itu akan Berhasil” Ucap Yuto yang kemudian Membakar Tombak itu yang mengarah kepadanya dengan tebasan Gelombang Api.
“Apakah kau pikir seranganku hanya seperti itu” Ucap Laba-laba itu yang saat Tobak itu terbakar sebuah caran Rajun yang menyelimuti Tombak jaring.
“Kena kau” Ucap Monter laba-laba itu yang melihat serangannya akan berhasil mengenai Yuto, akan tetapi Yuto hanya tersenyum sinis.
“Lemah” Ucap Yuto yang saat itu memebentuk sebuah Tembok Hitam yang terbuat Dari elemen tanah di gabungkan Dengan Energi kutukan, yang menahan serangan Racun yang di buat oleh monster laba-laba tersebut.
“Sialan, dasar manusia bajingan” Ucap monster laba-laba itu yang tampak kesal.
“Apa hanya inikah saja kemampuanmu?” Ucap Yuto kepada Laba-laba itu dengan Nada Provokatif
“jangan Sombong dulu kau manusia Sialan” Teriak Laba-laba itu dengan kesal yang kemudian menembakan benang jaring dari pohon kepohon yang dimana area sekitar telah di penuhi oleh jaring tersebut.
“Hahahahahaha, Dasar monster bodoh, sepertinya kau tidak banyak belajar dari pengalaman” Ucap Yuto.
“Apakah kau pikir jaringmu ini kebal kepada apiku” Ucap Yuto yang saat itu membakar seluruh jaring laba-laba tersebut.
“Sialanan, bukanya aku bodoh hanya saja api yang kau hasilkan yang berbeda, jaring yang baru saja aku keluarkan jaring yang sudah ku aliri dengan Sebagian besar energi, membuat dia tahan terhadap apa, tapi mengapa bisa kau mebakarnya” Ucap Laba-laba itu dalam Hatinya.
“sepertinya sudah saatnya mengakhiri semua ini” Jelas Yuto yang saat itu bergerak dengan cepat menyerang laba-laba tersebut.
“sialan” Ucap laba-laba itu yang menahan serangan Yuto dengan salah satu tanganya yang sudah ia perkuat dengan energi Kutukannya.
__ADS_1
“Percuma, apakah kau pikir bisa menahan seranganku barusan” Ucap Yuto yang saat itu menekan laba-laba itu dengan pedangnya.
“Akhhh” teriak laba-laba itu yang kemudian mundur kebelakang, dimana tangannya yang ia gunakan untuk menahan serangan Yuto telah terpotong, dan kembali lagi energi kutukan yang ia pancarkan kembali di serap oleh Yuto melalui tanganya yang terputus, yang membuat potongan tangan itu mengering.
Bagaikan ikan yang di jemur di bawah terik matahari.
“Namun saat itu juga Yuto sama sekali tak ingin membuang waktu, yang saat itu juga kembali dirinya melapisi seluruh seluruh penganya dengan energi sihir Hitamnya.
Monter laba-laba itu yang terlihat panik, kemudian meloncat mundur dengan tinggi sembari menembakan jaringnya ke arah Yuto.
“Sudah kubilang berulang kali itu percuma” Ucap Yuto dengan satu tebasan gelombang api membuat serangan itu seketika terbakar.
“Hoiii kau lihat kemana?” Ucap Yuto yang saat itu telah berada sisi Kiri laba-laba itu, yang kemudian ia melancarkan tebasan ke Arah leher laba-laba tersebut, meskipun serangan itu berhasil ia tahan dengan semua tanganya, namun panas api dengan tajamnya Pedang itu membuat seluruh tanganya terpotong dengan seketika.
Ia kemudain terhempas ke tanah, dan memuntahkan darah ungu, sedangkan Potongan tanganya habis terbakar oleh api hitam Yuto.
“Matilah” Ucap Yuto yang saat itu terbang kebawah dengan sangat cepat, dan menusuk perut Perut laba-laba hitam itu, yang saat itu memuncarkan Darah ungu, yang memunihi tanah yang menjadi tempat pijaknnya.
Dan membuat Laba-laba hitam itu perlahan tewas, namun sebuah Energi Kutukan yang di keluar dari Mayat Monter laba-laba itu dengan cepat Di hisap oleh pedang terkutuk itu.
Membuat Saat seluruh Tubuh Yuto dari kaki sampai bahunya, telah sepenuhnya di tutupi oleh energi Kutukan.
Di tempat lain, dimana sekelompok Dwarf bergegas menuju ke arah Yuto dengan Cepat, saat ini mereka semua telah merasakan Aura Iblis yang jauh lebih Besar dari pada sebelumnya.
“Sepertinya kekuatan bertambah kuat apakah ia baru saja membunuh Raja Hutan ini” ucap tetua Dwarf.
Dan beberapa saat kemudian, Dwarf kini telah sampai ke tempat Yuto berada, saat ini mereka melihat sosok manusia yang memancarkan aura iblis yang sangat pekat.
__ADS_1
“semuanya bersiap kita akan segera mulai” Ucap Tetua yang saat itum membuah seluruh pasukannya menyebar dan membentuk sebuah lingkaran mengelilingi Yuto
“sepertinya kau menemukan mangasa baru” Ucap Yuto yang saat itu bersipa untuk menyerang, namun ia saat itu juga tetua desa kemudian muncul di depannya dengan Tiba-tiba, “apakah kau pikir kau akan bisa lari” Ucap tetua tersebut yang saat itu juga mengeluarkan sebuah Rantai Hitam dari dalam Tanah.
Rantai tersebut mengikat tubuh Yuto, yang membuatnya Tidak bisa bergerak, dan saat itu juga Tetua memuntahkan sebuah darah yang lumayan banyak.
“Sesuai dugakaanku tidak mudah untuk menahanya” Gumam tetua dalam hatinya, yang saat itu juga berteriak dan memerintahkan pasukannya, “Sekarang”
Yang saat itu juga muncul sebuah lingkaran Sihir yang mengeluarakan Cayaha Keunguan yang melingkari Yuto.
“apa-apaan ini kau sama sekali tak bisa bergerak, terlebih Lagi lingkaran sihir ini, mengapa meraka mengelilingiku” Gumam Yuto dalam Hatinya
Dan terliahat sebuah Prajurit itu tampak membaca sebuuah mantara, yang tak lama setelah itu juga Sebuah rantai yang sangat banyak muncul di tengah Lingkaran kecil di tempat Yuto berpijak.
Dimana rantai itu kemudian mengikat Yuto, ukuran rantai terebut lebih kecil dari pada rantai yang tetua Gunakan, namun efek yang di gunakan jauh lebih besar.
“rantai kecil ini” Ucap Yuto yang merasakan tantai kecil itu bukanlah rantai biasa diaman ia merasakan kekuatannya mulai berkurang.
Dan saat itu juga perlahan satu persati rantai itu menyatu dalam Kulit Yuto, layaknya sebuah tato rantai, tak hanya itu bahkan rantai itu juga perlahan-lahan mulai memasuki Tubuh Yuto, yang membuat Yuto kini mulai berpikiran Normal dan tak terkendalikan lagi oleh energi kutukan tersebut.
“Aku tak tau siapa kalian tapi aku ucapkan terima kasih” Ucap Yuto yang perlahan-lahan pandahaya mulai kabur.
Dan saat itu juga energi kutukan yang yuto pancarkan perlahan mulai redup, dan secara bertahap Yuto kemudaian mulai kembali normal dan tak sadarkan diri.
Dan saat itu juga Lingkaran sihir tersebut menghilang, tak hanya itu tampak Prajurit yang berada saat itu kemudian terduduk dengan lemas, dimana saat ini seluruh tenaga meraka telah berkurang drastic, tak hanya itu energi sihir yang mereka miliki juga berkurang banyak.
“Akhirnya berhasil Juga, untung saja tepat waktu, jika tidak aku yakin ia akan menjadi sosok yang mengerikan apa bila ia membunuh semua Monster yang berada dalam Hutan ini, tak hanya itu mungkin saat itu juga kami pasti tak bisa menghentikanya, kecuali kami membunuhnya, dan pasti kami juga akan ikut terbunuh” Ucap tetua tersebut.
__ADS_1
Bersambung….