
Di chapter sebelumnya Istana tengah mengadakan pesta dan saat itu juga Yuto teleh di beri gelar bangsawan oleh Raja, dan Saat ini namanya telah berganti menjadi Yuto Himura.
*****
“Salam Tuan Putri Lama tak Bertemu” Ucap Kedua pemuda yang saat itu menghampirinya
“Rio, Itagi lama Gak jumpa” Ucap Putri sevia kepada dua pemuda tersebut yang tampaknya mereka telah saling kenal
“Yuto perkenalkan Mereka Berdua ini temanku, yang ini Bernama Takagi Sibari, dan Pria yang ini Namanya Rio Takuma”
“Salam Tuan” Ucap kedua Pria Itu kepada Yuto
“Salam Kenal Tak usah Formal seperti itu, panggil saja Yuto”
“Baiklah, kalau begitu panggil aku Rio”
“Dan panggil Juga diriku Itagi”
Ucap keduanya.
****
Di saat mereka tengah berbincang-bincang datang seseorang menghampiri Yuto.
“Tuan, Raja ingin berbicara denganmu, di harapkan datang agar segera datang, di ruangannya” Ucap Pria itu yang merupakan salah satu pengawal yang berjaga di pesta tersebut
"Baiklah, aku akan segera menemuinya, tapi aku serahkan Tuan putri kepadamu" ucap Yuto yang tak ingin tuan putri sendiri tampa seorang pengawal berada di dekatnya.
Di balik baju yang Yuto Gunakan terdapat sebuah bila, yang ia sembunyikan, untuk berjaga apa bila seseorang tiba-tiba menyerang Tuan Putri.
“Oke, Klau begitu Aku Perg dulu, saat ini raja memanggilku, Permisi semuanya” Ucap Yuto yang meninggalkan mereka bertiga
“Tuan Putri, apakah kau serius ingin benar menikahinya?” tanya Salah Rio kepada Tuan Putri
“Apa yang baru saja kau bicarakan” Jawab Tuan Putri dengan Nada yang sedikit keras, yang saat itu beberapa tamu yang berdekatan dengan mereka menoleh
“Heiii, Bukankah Itu, Rio, dan itagi, apa yang mereka bicarakan sampai membuat Tuan Putri tampak Marah?” Ucap beberap tamu yang saat itu menoleh kepada mereka
“Heii, Rio apa yang kau tanyakan, Bukankah itu Kurang sopan”
“Yaa, aku ingin menikahinya, apakah kau ada masalah dengan itu” Ucap Tuan Putri dengan wajah yang marah
“Baiklah klau begitu, maafkan kelancanganku, permisi” Ucap Rio yang meninggalkan Tuan Putri yang saat itu di susul oleh Itagi
Di sebuah Ruangan
__ADS_1
“toktok…..
“Masuk” Ucap raja yang sedari tadi menunggu
“Ada perlu apa yang mulia”
“Silakan duduk terlebih Dahulu” Pinta Raja yang saat itu Yuto kemudian duduk berhadapan dengan raja.
“Sepertinya mereka telah berada di dalam istana ini”
“Sepertinya begitu, aku memang merasakan sebuah aura membunuh, meskipun tidak kuat, tapi aku yakin mereka telah menyelinap, sebagai tamu.
“sebaiknya aku harus bergegas untuk kembali kepada Tuan putri saat ini ia hanya di dampingi oleh satu pengawal, aku takut pengawal itu tak merasakan aura yang sebelumnya”
“Tak perlu Khawatir,saat ini Pengawal Pribadiku dengan mengawasinya dari kejauhan, aku rasa dia juga merasakan apa yang kita rasakan sebelumnya, dan Juga mustahil bagi mereka menyerang sekarang”
“Bagaimana yang Mulia Bisa Yakin”
“saat ini mereka yang berada di dalam ruangan hanyalah, bangsawan saja, yang di mana di temani oleh satu pengawal pribadi mereka, Jadi akan beresiko baginya jika sekarang mereka bergerak”
“Jadi bisa di simpulkan saat ini mereka assassin itu menyamar sebagai pengawal pelaku” Ucap Yuto yang paham
“Yaa kau benar”
“Sebaiknya kita memperketat penjagaan di Istana terutama kamar Tuan Putri, tak lupa Juga awasi beberapa bagian istana yang dimana bagian tersebut mudah di susupi” Ucap raja, namun yuto tampak berpikiran lain, "apa yang kau pikirkan nak? " tanya raja
“Yaa, Kau benar, jika begitu kemungkinan sebentar malam mereka akan mulai bergerak untuk memasuki istana tersebut”
“Sepertinya tidak, mereka tidak akan bergerak sebentar malam, karena saat ini kondisi prajurit di fokuskan untuk menjaga istana akibat adanya tamu yang datang.
“Jika perhitunganku benar, kemungkinan besok malam mereka akan mulai bergerak”
“Sepertinya begitu, klau begitu akan kuperintahkan saat ini prajurit untuk melakukan penjagaan di setiap Lorong aga…..”
“Tunggu yang mulia aku memiliki ide”
“Ide?”
“Biar ku jelaskan” ucap Yuto yang saat itu menjelaskan rencananya kepada Raja
“Hahaha, Ide yang bagus, Kalau begitu akan ku ikuti rencanamu” Ucap Raja dengan sangat bersemangat
“Ada hal yang ingin Kutanyakan, mengenai Gelar yang baru saja di berikan kepadaku" Ucap yuto yang ingin memastikan apa yang raja umumkan, karena hal itu sma sekali tidak ada dari rencana yang meraka buat.
“Ohhh, yang itu, tak usah di pusingkan sedari awal gelar itu ingin kuberikan Kepadamu, Karana telah menyelamatkan Putriku”
__ADS_1
“Tapi bukankah itu terlalu berlebihan”
“Berlebihan, hal itu sebanding dengan apa yang kau lakukan, Sebaiknya Kau menerimanya, suatu saat gelar itu akan berguna untukmu”
“Bukankah kau ingin mengembalikan Clandmu”
“Yaa aku memang sangat ingin mengembalikannya, tapi saat ini mereka semua telah di bantai, Jadi percuma saja”
“Percuma hal itu tidak percuma, sebenarnya saat ini beberapa dari clandmu berhasil selamat”
“Benarkah, Jika boleh tau dimana mereka berada?” Tanya Yuto yang sangat antusias mendengar hal itu
“Saat ini aku masih belum mengetahui dengan pasti, tapi aku yakin saat ini mereka masih berada di wilayah kekuasaanku”
“Apakah yang mulia benar-benar Yakin”
“Yaa, aku Yakin seratus persen itu mereka, saat itu aku mendengar bahwa ada pengungsi yang berdatang dari arah benua Timur datang kemari”
“Dan saat itu mereka menuju di suatu tempat yang sangat sulit untuk di jamah, tempat itu tak lain ialah area terlarang yang berada di benua ini, atau lebih tepatnya area terlarang di tanah ini Place of Death” Jelas yang mulia
Yuto saat ini hanya terdiam dan membisu antara senang dan terkejut, ia tak tau expersi apa yang bisa di gambar saat ini.
Saat ini kepalanya pecah penuh tanda tanya mengapa mereka menuju ke area terlarang bukankah itu area yang berbahaya, apa tujuan orang desa-desanya.
Dan satu hal yang membuatnya sangat terheran bagaiaman yang mulia raja bisa mengetahui itu semua, se akan-akan ia benar mengenal orang-orang clandnya
Dan satu hal yang pasti berdasarkan penjelasan raja yang barusan seakan-akan ia menyembunyikan sesuatu kepadanya, Tapi mengapa? Namun Yuto yang tak ingin terlarut dengan apa yang baru saj ia dengar, memutuskan untuk kembali Fokus.
“Terima Kasih atas informasinya, aku mohon pamit” ucap Yuto sembari meninggalkan Raja di dalam ruangan
“Hufff, Maafkan diriku nak, tidak memberitahukan hal yang sebenarnya, Aku tau penjelasanku ini tidak membuatmu percaya”
“Tapi percayalah aku akan menceritakan kepadamu jika waktunya sudah tepat” Ucap Raja dalam hatinya.
*****
Di tempat lain di sebuah Lorong istana yang tampak saat ini seorang pria misterius berbicara dengan seorang pria yang merupakan Assassin yang menyamar
“Kapan Kita akan bergerak?”
“Besok kita akan bergerak besok malam, Sebaiknya kau bersiap-siap”
“Oke aku juga akan menyiapkan pasukanku” Ucap Pria tersebut, dan pria itu ialah anak tertua dari Clan Sibari, Yaitu Itagi Sibari…
Bersambung.....
__ADS_1
..."Alzan"...