Place Of Death

Place Of Death
Kabar yang menggucang dunia


__ADS_3

Di sebuah Istana kekaisaran, tiga tetua berkumpul dan berbincang mengenai sesuatu hal.


“Aku tak menyangka, ada yang lolos malam itu” ucap salah satu tetua


“Cland Kasuragi, Sudah lama aku tak mendengar nama itu”


“Sepertinya Kerajaan Grimori berniat untuk melawan kekaisaran”


“yaa, aku tak menyangka dirinya mengangkat seseorang dari Petualang yang berasal dari Cland Kasuragi, sebagai bangsawan”


“Tak lama lagi keseimbangan dunia ini benar-benar hancur”


“Sebaiknya kita harus mengutus seorang mata-mata untuk mengawasi kerajaan Grimori”


“jangan gegabah, akan sulit bagi kita dengan kondisi saat ini menangani dua masalah sekaligus”


“Yaa, meskipun kerajaan Grimori saat ini menjadi ancaman untuk kita, namun ia juga membutuhkan waktu untuk bergerak” Ucap salah satu tetua


Di sebuah Kerajaan terbesar di benua Timur kerajaan Aris.


“hahah, sepertinya Pria itu benar-benar nekat”Ucap seorang pria yang tengah duduk di sebuah singgah sana tengah membaca sebuah surat kabar terkaitnya adanya Count muda yang di angat oleh Kerajaan Grimori


“Yang Mulia Raja, saat ini pasukan kekaisaran sedang memaksa untuk bertemu denganmu” Ucap seorang Prajurit


“Berani-beraninya mereka berbuat seenaknhya di kerajaanku, apakah mereka tidak lagi memandangku”


“Tapi karna mootku sedang baik, aku akan memaafkan mereka” Ucap Pria itu yang merupakan Raja kerajaan Aris dari Ras Manusia.


Di benua selatan, di sebuah Istana Putih yang sangat besar, dan di sebuah ruangan yang terdapat di Istana itu, terdapat dua Pria ras elf yang masing-masing di atas kepalanya terdapat sebuah mahkota.


Raja Kerajaan Trevinia dan Raja dari Kerjaan Artea yang merupakan Dua kerajaan terbesar di Benua selatan tengah mengadakan sebuah pertemuan


“Sepertinya tidak lama lagi kita akan bertindak” Ucap raja Trevinia


“Yaa kau benar, Sepertinya Memang sudah saatnya kita harus bersiap Mulai sekarang” Ucap Raja Artea


Di tempat di sebuah kediaman Cland Ozawa


“Hahahah, benar bocah yang menarik” Ucap seorang Pria yang tak lain ada Kitetsu

__ADS_1


“Yaa kau benar, sepertinya ke seimbangan dunia ini benar-benar akan runtuh tidak lama lagi” Ucap Sorang Pria yaitu Shin


Di sebuah ruangan yang lebih tepatnya kamar Violet berada saat ini


“Yuto sudah lama tak mendengar kabarmu”


“sepertinya kau makin kuat sekarang”


“Aku tak menyangka saat ini kau menjadi bangsawan dari kerajaan Grimori” Ucap Violet yang saat itu tengah berbaring


DI kerajaan Lacia


“Ayah-ayah apakah ayah sudah membaca surat kabar baru-baru ini?” Ucap Tuan Putri kerajaan Lacia


“Yaaa, aku sudah membacanya, Sepertinya ia sekarang sudah semakin kuat” Ucap Raja, yang saat itu juga melihat ke arah luar istana, yang saat ini juga terlihat kondisi kerajaan Lacia tengah memperbaiki benteng-benteng kerajaan, yang sebelumnya hancur akibat peperangan yang pernah terjadi.


Dari kejadian ini bisa di simpulkan kerajaan Lacia berhasil bertahan mengahadapi pengepungan beberapa kerajaan waktu itu.


****


Kembali kekerajaan Grimori


“berhati-hatilah nak, dan jangan lupa jika kau telah selesai dengan urusanmu datanglah kemari, kau telah menjadi bagian dari kerajaan ini” Ucap Raja yang memberikan salam perpisahan


“Tentu saja, klau begit aku pergi dulu semuanya” Ucap Yuto yang kemudian memacu Kudanya meninggal ibu kota kerajaan


“Semoga beruntung Nak, dan sampai waktunya tiba aku akan menunggumu kembali” Ucap Raja yang kemudian berbalik menuju kekediamannya


****


Hari kini mulai memasuki petang, seorang pemuda yang tengah beristirahat di sebuah pohon besar, sambil menyantap semua daging yang ia keluarkan dari cinci penyimpanannya


Sedikit penjelasan mengenai cincin penyimpanan.


Cincin penyimpanan merupakan sebuah cincin yang dapat menyimapan suatu yang tak bernyawa, benda-benda tersebut tersipan di sebuah dimensi di mana waktu tak berjalan, sehinggah sangat baik untu menyimpan bahan-bahan makanan.


Cara penggunaan juga sangat mudah di mana penggunanya hanya memikirkan objek yang akan ia simpan dan untuk memuculkan kembali, ia juga hanya perlu membayangkannya.


Untuk ukuran dimensi yang di hasilakan cincin meyimpanan sangat beragam, untuk yang paling kecil saja ukurannya hanya perkisaran satu meter kubik, dan untuk yang paling luas bisa berukuran hinggah tiga puluh meter perkubik, rtak heran jika harganyapun sangat mahal.

__ADS_1


Harga paling murahnya saja dengan kapasitan satu meter kubik, harus menguluarkan biaya 80 ribu keeping emas, hal ini karna pembuatannya tidaklah mudah, dimana hanya penyihir yang luar biasa saja yang dapat mebuatnya, bahkan untuk materialnya saja tidak mudah untuk di temukan.


Kembali ke cerita Utama


Sesudah bersitirahat Kini Yuto kembali melanjukan perjalanan ia mencari sebuah tempat yang nyaman untuk di jadikan tempat kemah.


****


Ke esokan paginya Yuto kembali melanjutkan perjalannan tak lupa juga ia membuka peta yang telah di berikan Oleh Raja Grimori


“Sepertinya aku harus menuju ke arah selatan terlebih dahulu” yang membuat dirinya bergegas menuju ke arah selatan dari tempat saat ini dia berdiri


Di tengah-tengah perjalanannya, tiba-tiba saja tanah yang dipijak bergetar dan saat itu sebuah akar besar menjulang ke atas, Yuto kemudian melompat dari kuda yang terlilit oleh akar tersebut.


“Apa yang terjadi sebernarnya” Ucap Yuto yang masih mengudara, Tak hanya itu akar tersebut terun mencalar ke arah dirinya dengan cepat. Namun dengan cepat Yuto mengayunkan pedangya memotong akar-akar itu.


Tapi percuma saja, akar itu terus tumbuh bahkan mengahasilkan cabang-cabang baru yang menuju ke arahnya, saat ini dirinya hanya bisa menghindar dan melomopat dari pohon ke pohon lainnya.


“sial, apa yang sebenarnya terjadi, apakah ada seseorang yang mengendalikan akar-akar ini” ucap Yuto yang berusaha menghindar


Yuto yang saat itu tampak bimbang, ia bisa saja membakar akar-akar itu, namun dengan kondisi yang sekarang, di mana angin bertiup kencang, akan mengakibatkan kebakaran Hutan.


Sampai suatu Ketika ia yang tak punya piliahan lain kini melapisi pedangnya dengan Elemen Apinya.


Belum Sempat ia melancarkan serangan itu, Tiba-tiba saja akar itu berhenti, dan perlahan kembali kedalam tanah, di sertai dengan lepasnya kudanya dari lilitan akar-akar itu


“Akhirnya berhenti”


“Sepertinya benar, ada seseorang yang mengendalikanya, tapi mengapa aku tak merasakan sekali kehadirannya” gumam Yuto yang saat itu tampak kebingunagn


Ia kemudian menghampiri kudanya, sekaligus mengelus kuda untuk menenangkan kuda itu.


Ia kemudian kembali melajutkan perjalanannya dengan penuh waspada, Tak hanya itu ia juga memancarkan sebuah Aura yang sangat hebat, sebagai bentuk peringatan kepada seseorang yang baru saja menyerangnya, bahkan moster-mosster yang merakan aura itu tampak berlarian menjauh.


“Aku ceroboh, hampir saja tindakanku membahayakan hutan ini” Ucap seorang Wanita yang merupakan sosok Peri Penjaga Hutan.


Namun beberapa saat ia kemudian merasakan Aura yang sangat hebat yang membuat dirinya saat ini ketakutan…..


Bersambung....

__ADS_1


..."Alzan"...


__ADS_2