Place Of Death

Place Of Death
Sihir Hitam


__ADS_3

Baron Andre Yang Sudah sadarkan Diri kini berjalan Menemui Yuto yang saat itu berada Di ruangan Tamu.


“Salam Tuan” Ucap Baron yang saat itu menghampiri Yuto yang tengah duduk sembari menikmati segelas The hangat Bersama dengan Istrinya.


“Sayang akhirnya kau sudah sadar” Ucap Istri baron yang saat itu berdiri dari tempat duduknya.


“Salam Juga Tuan, apakah kau Baik-baik Saja?” tanya yuto


“Yaa Tuan aku baik-baik saja, ada yang ingin Kuberikan Kepada Tuan” Ucap Baron yang saat itu mengeluarkan Padang terkutuk Yuoto, dari dalam cincin Penyimpanannya.


“Pedangku, terima Kasih telah mengambilnya Untukku” Ucap Yuto, yang saat itu mengeluarkan sarung pedangnya, dan menyarunkan pedang tersebut, sembari memasukkan kembali pedang itu kedalam Cincin Penyimpanannya.


“sama-sama tuan, ada yang ingin aku bicarakan kepada tuan,jika tidak keberatan sebaiknya, kita keruangan kerjaku” Ucap baron


“Baiklah aku sama sekai tak keberatan”Balas yuto


Kemudian meraka berdua pergi Bersama menuju ruangan Pribadi Baron Tersebut.


Setibanya di sana meraka berdua duduk disebuah sofa yang berada dalam Ruangan Tersebut.


“Ada yang ingin aku tanyakan tuan, jika tuan tidak keberatan, aku ingin tuan menjawabnya, ini mengenai apa yang baru saja aku lihat saat menghampiri Tuan waktu pingsan” jelas baron yang saat itu tampak sangat tegang.


“Silakan tanya, kebetulan Aku ingin menanyakan sesuatu, mengenai kejadian barusan” Balas Yuto kepada Baron.


“Jika seperti itu, sebaiknya tuan Duluan saja tanyakan apa yang Ingin tuan tanyakan” Ucap Baron yang mempersilahkan Yuto Bertanya terlebih dahulu.


“Baiklah, Yang ingin aku tanyakan apakah tidak ada sesuatu yang aneh saat kau melihat pedangku, dan saat tuan memegangnya saat itu, tidak adakah tuan merasakan sesuatu?” tanya yuto kepada Baron.


“Aku tak merasakan sesuatu yang aneh, dan aku juga sama sekali tak memegang pedang tuan, aku hanya langsung memasukkannya kedalam cincin penyimpanan, maka dari itu aku tak merasakan apa-apa saat memegangnya” Balas Baron.

__ADS_1


“baiklah, hanya itu saja yang ingin aku tanyakan kepada tuan, maka silakan tanya yang ingin Tuan tanyakan kepadaku” Ucap Yuto yang mempersilahkan baron tersebut berbicara.


“Baiklah tuan., aku harap tuan menjawabnya” Ucap baron yang melihat Yuto membalasnya dengan sebuah anggukan kecil


“apakah tuan sama sekali tak merasa aneh dengan tubuh tuan, karena saat sebelum aku jatuh pingsan aku merasakan sebuah energi yang sama dengan Iblis yang sebelumya kita temukan, dan terpancar dari tubuh tuan” Tanya Baron kepada Yuto


“Sepertinya aku merasakan sebuah energi Kutukan masuk kedalam tubuhku, tak hanya itu saat aku menggunakan pedang yang kau temukan, Tiba-tiba saja energi yang aku keluarkan berwarna hitam” Balas Davin


“Bisakah tuan menejelaskan lebih rinci” Ucap Baron yang penasaran dengan napa yang Yuto jelaskan.


Yuto kemudian mengeluarkan pedang terkutuknya dari dalam Cincin Penyimpanan tersebut.


“Sepertinya tak terjadi sesuatu” Ucap Yuto yang saat itu memegang pedangnya, ia sama sekali tak merasakan ada yang aneh.


Kemudian Yuto mengalirkan sihirnya kepedang tersebut, dan terbentuk lah sebuah api hitam Bersama dengan petir hitam menyelimuti pedang tersebut.


“Sepertinya energi yang keluar dari padang ini lebih besar dari pada sebelumnya, tak hanaya itu aku juga merasakan energi sihirku lebih cepat terkuras” Gumam Yuto dalam Hatinya, dan saat itu ia kemudian menghentikan aliran energinya kepedang tersebut, dan kembali memasukannya.


“Bisakah tuan melihatnya sekarang” Jelas Yuto kepada Baron.


“Jadi seperti itu yang tuan maksud” Ucap Baron


“Apa sekarang kau mengerti, bisa kau liat sendiri dimana pedang yang pertama mengeluarkan energi yang berbeda bahkan saat itu aku mengaliri dengan energi sihir pada umumnya” Jelas Yuto


“yaa aku paham Tuan, tak hanya itu aku Juga merasakan energi yang tuan pancarkan juga mengandung energi yang sama dengan Iblis itu, namun aku juga merasakan adanya energi sihir juga” Ucap Baron


“Apa! Benarkah? Aku sama sekali tak merasakan hal itu” Ucap Yuto yang terkejut


“Yaa benar tuan, mungkin Tuan tak merasakannya kerena energi itu keluar dari dalam tubuh tuan, membuat indra tuan merasakan hal tersebut sama dengan energi yang tuan rasakan pada umumnya” Jelas Baron kepada Yuto, yang saat itu penjelasan baron sangat masuk akal

__ADS_1


“sepertinya tuan baron benar” Ucap Yuto


“Aku curiga itu adalah sihir hitam” Ucap baron yang saat itu teringat sesuatu


“Apa sihir Hitam! Dari mana tuan mengetahui hal itu” tanya Yuto yang penasaran.


“Dahulu saat aku mudah aku tak sengaja bertemu seorang Dwarf” Jelas Baron


“Tunggu, bukankah Ras itu sulit untuk di temukan, bahkan sangat mustahil untuk menemukannya, terlebih lagi mereka sangat jarang keluar dari desanya” Ucap Yuto yang saat itu terkejut dengan yang baru saja ia dengar.


“Yaa tuan benar, namun saat itu aku tak sengaja bertemu salah satu dari ras mereka, tak hanya itu aku juga sempat bertarung dengan orang itu, itu terjadi lama sekali bahkan saat aku masih muda, dan masih menjadi seorang petualang” Jelas Baron


“Bisakah Tuan menceritakan hal itu lebih rinci” pinta Yuto


“saat itu aku menjalankan sebuah Misi untuk mengejar sebuah Buronan, dimana saat dalam pengejaran aku tersesat di sebuah tempat yang dimana seluruh tempat itu di penuhi kabut yang menghalangi pandangannya, tak hanya itu bahkan Buronan yang aku kejar, singgah aku sampai di sebuah hutan dimana kabut itu tak lagi ada, dan saat itu aku menemukan Seorang dwarf yang saat itu tengah bertarung dengan Buronan tersebut”


“Saat itu aku benar melihatnya mengeluarkan sebuah sihir api yang berwarna Hitam, dimana sihir itu memancarkan aura yang sama dengan Tuan pancarkan, akan tetapi, tak semengerikan Aura Tuan, atau iblis, aku juga melihat Buronan Itu kalah, dan tewas, saat itu juga aku menghampiri Dwarf, akan tetapi aku juga ikut di serang hingga akhirnya terlibat pertarungan”


“aku dengan terpaksa melawannya, dan sembari menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, namun tetap saja tidak membuatnya langsung percaya, hingga akhirnya aku mengeluarkan lencana petualang ku, dan juga kertas buronan pria tersebut” ucap baron


"alah hasil ia pun mempercayainya, tak hanya itu ia juga meminta maaf kepadaku dan akupun sama sekali tak mempermasalahkan hal itu, kemudian ia menjelaskan dimana saat ini aku berada, dan tak lupa aku menanyakan mengapa Sihir yang ia pancarkan berwarna hitam, kemudian ia menjelaskan kepadaku bahwa itu adalah sihir Hitam, akan tetapi sihir itu hanya bisa di miliki oleh Dwarf, karena jika ras lain mempelajarinya akan berbahaya untuknya dan juga orang di sekitarnya apa bila tidak dapat mengendalikannya" jelas baron


"apakah tuan tau dimana lokasi mereka tinggal? " tanya Yuto


"maaf tuan aku sama sekali tak mengetahuinya bahkan saat aku keluar, aku di antar oleh Dwarf itu, sembari menutup mataku dengan sebuah kain" balas Baron.


"baiklah terima kasih atas penjelasannya" ucap Yuto


Bersambung....

__ADS_1


..."By Alzan"...


__ADS_2