Place Of Death

Place Of Death
Istri Yang Bijak


__ADS_3

Di Chapter sebelumnya Yuto dan baron telah sampai di Wilayah Count Alex.


Dimana saat ini ia beserta Baron telah berada di dalam kediaman Tuan Alex, ia saat ini duduk di ruang tamu bersama Baron Andre, beserta istri Count Alex.


"maaf nyonya mengganggu waktunya" Ucap Baron


"Tidak perlu meminta maaf seperti itu aku sama sekali tak merasa terganggu, jika boleh tau, apa tujuan tuan datang kemari dan mencari suamiku" tanya Nyonya Alex.


Davin yang saat itu hendak menjawab pertanyaan itu tiba-tiba saja terhenti akibat mendengar sebuah Suara.


"Suamimu bekerja sama dengan iblis" Teriak seorang Pria yang saat itu, membuat mereka bertiga menoleh kearah suara Tersebut.


"Yang Mulia" Ucap Ketiganya saat itu melihat sosok raja, yang saat itu data menghampiri mereka bertiga.


"Salam yang mulia" Ucap Davin yang saat itu memberi hormat bersama dua orang lainnya.


"Silakan duduk, terlebih dahulu" Ucap raja kepada mereka bertiga yang saat itu berdiri.


"Mohon maaf yang mulia jika aku lancang, Kalau boleh tau mengapa yang mulia mengatakan suamiku bekerja sama dengan iblis?" tanya nyonya alex


"selama aku aku menyelediki suamimu secara diam, mungkin akan sulit bagimu percaya tapi aku ingin menanyakan kepadamu Nyonya, apakah kau tak merasa aneh dengan perilaku suamimu?" Tanya raja kepada Nyonya Alex


Nyonya alex hanya bisa terdiam dimana saat itu ia menyadari bahwa sudah dua tahun suaminya tampak berubah, taka hanaya itu selama dua tahun Juga suaminya selalu menyendiri bahkan selalu rajin bepergian, dan jarang Pulang.


"Sepertinya Nyonya juga menyadarinya" Ucap Raja yang saat itu melihat Nyonya Alex hanya Bisa terdiam.


Nyonya alex kemudian membuka Mulutnya. "Yang mulia benar, sudah Dua tahun Suamiku tampak berubah, tak hanya setiap Tiga bulan ia selalu berpergian, dan tak hanya itu ia Juga jarang pulang, apakah yang mulia benar-benar Yakin bahwa suamiku terlibat dengan iblis?" Tanya Nyonya Alex untuk memastikan kembali.

__ADS_1


"Nyonya sebenarnya sudah Dua Tahun Desaku di serang Oleh Monster, tak hanya Itu setiap Tiga bulan Monster selalu datang menyerang desa tersebut, tak hanya itu bahkan beberapa hari ini kami berhasil mengetahui darai mana Munculnya Monster itu" Jelas Baron Kepada Nyonya itu


"Apakah itu bisa menjadi bukti bahwa suamiku pelakunya, aku tau suamiku selalu berpergian Setiap Tiga bulan, bisa saja kejadian itu bukanlah suamiku penyebabnya" Jelas Nyonya Alex, Yuto kemudian menyela apa pembicaraan tersebut.


"Masih ada Bukti lain Nyonya, saat itu aku juga Bertarung dengan mereka yang memanggil Monster itu, dan aku berhasil mengalahkannya, Jika suami Nyonya tidak terlibat dengan Iblis Aku yakin Saat ini suami Nyonya pasti Sudah Pulang, tapi Lihatlah apa yang terjadi sampai detik ini suami nona tak kunjung pulang" Jelas Davin yang saat itu benar membuat Nyonya Alex terkejut.


"Mungkin berat buat Nyonya untuk percaya, tapi aku yakin Suami Nyonya terlibat dengan Iblis, dan satu hal lagi yang membuatku Yakin, saat aku masuk kedalam kota ini, aku melihat tampak kota ini sangat sepi,dan terlihat juga beberapa bangunan Kosong, yang dimana aku curiga mereka di gunakan sebagi tumbal untuk melakukan sebuah Ritual" Jelas Yuto kepada Nyonya itu.


"memang benar semua yang kalian katakan, hal itu bukanlah kebetulan Biasa, tapi aku masih tak menyangka Suamiku terlibat akan hal itu" Ucap Nyonya Alex, yang tampak dengan Bijak mengambil kesimpulan serta menyikapi masalah tersebut.


"Maafkan aku yang mulia, dan semuanya, karena suamiku telah membahayakan kalian semua, terlebih lagi kerajaan ini dan penduduknya, aku tau permintaan maaf tidak cukup, sebagai gantinya silakan Hukum aku seberat mungkin" Ucap Nyonya Alex.


"Aku tak akan menghukum mu" Balas Raja


"Yaa, nyonya kami tidak akan menghukum mereka yang tak bersalah, terlebih lagi nyonya disini adalah termaksud korban" Jelas Baron, dan Yuto kemudian Hanya mengangguk.


"Tapi" Ucap Nyonya tersebut.


"Baik Yang mulia, terima kasih atas kebaikannya" Ucap Nyonya Alex sembari berdiri, dan memberi Hormat kepada Raja Grimori.


Setelah itu mereka bertiga kemudian keluar dari kediaman tersebut dengan di dampingi Nyonya Alex.


"Heii Bocah Aku tak menyangka akan bertemu denganmu secepat ini, terlebih lagi kau kembali menyelamatkan kerajaan ku sekali lagi" Ucap Raja Kepada Yuto.


"Ini hanyalah kebetulan yang mulia" Ucap Yuto


"Haaa, aku tak tau ucapan terima kasih apa lagi yang harus kuberikan kepadamu, jika ada sesuatu yang saat ini bisa aku bantu, maka sampaikan kepadaku, aku akan pasti membantumu" Ucap Raja kepada Yuto.

__ADS_1


"sebenarnya ada hal ingin aku tanyakan kepada yang mulia,aku harap jika yang mulia mengetahuinya Yang mulia bisa memberi tahukan kepadaku" Ucap Yuto


Silahkan katakan apa yang bisa aku bantu, aku pasti akan menjawab permintaanmu jika aku mengetahuinya" Jelas yang Mulia kepada Yuto, tampa basa basi Yuto kemudian menanyakan hal yang ingin ia Tanyakan kepada Raja.


"apakah yang mulia mengetahui sesuatu tentang Sihir Hitam?" Tanya Yuto yang membuat raj terkejut, Kerana sudah lama Ia tak mendengar hal itu.


"Dari mana kau bisa mengetahui tentang sihir Hitam?" tanya Raja kepada Yuto


Akan tetapi baron kemudian menyela pembicaraan tersebut. Maaf Yang mulia dan Tuan Yuto, Sebaiknya kita berbicara di dalam kereta kuda saja, bukankah tidak baik jika kita membicarakan hal ini di depan umum"


"Yaa, kau benar" Ucap Raja, yang saat itu baron mengajak yang mulia raj bersama Dengan Yuto Untuk masuk kedalam kereta Kuda yang sebelumnya ia naiki bersama Yuto saat melakukan Perjalanan.


Saat mereka bertika telah masuk dalam kereta kuda tersebut, Yuto kemudian manjawab pertanyaan yang raja ajukan sebelumnya.


"mungkin yang mulia sudah mengetahui bahwa aku sebelumnya bertarung dengan iblis melalui surat yang di kirim ke pada yang mulia" jelas Yuto


"yaa kau benar, aku memang mengetahuinya, apakah terjadi sesuatu saat kau bertarung dengannya, karena sihir hitam merupakan hal yang tabu untuk di kuasai oleh ras manapun bahkan termaksut Ras Demon Sepertiku karena resikonya, hanya Ras Dwarf saja yang menguasai sihir hitam itu" jelas Raja kepada Yuto.


"seperti yang sudah kuduga yang mulia pasti mengetahui tentang Dwarf" Gumam Yuto dalam hatinya.


"sebenarnya yang mulia saat aku bertarung dengan jendral iblis itu, aku tak sengaja dapat menggunkan sihir hitam" yang saat itu Yuto kemudian mengeluarkan Pedang terkutuknya.


"apakah ada sesuatu dengan pedang itu? " tanya Raja yang tampak tak mengetahui apapun mengenai pedang Yuto.


"Yaa yang mulia, pedang ini merupakan pedang terkutuk" jawab Yuto, yang saat itu membuat yang mulia terkejut.


"pedang terkutuk yaa, ini pertama kali aku mendengarnya" ucap Raja..

__ADS_1


Bersambung.....


..."By Alzan"...


__ADS_2