Place Of Death

Place Of Death
Bala Bantuan Musuh


__ADS_3

Satu hari sesudah acara yang di adakan di Istana


Di sore itu Yuto dan raja dan beberpa Prajurit Lainya telah berkumpul.


“Sebaiknya Kalian semua bersiap, dan perketat penjagaan di kamar Putri” Ucap Raja yang saat itu menunjuk sebuah Kesatria yang akan menjadi komandan dalam perlindungan Putri


“dan sisanya Ikut bersamaku dan Yuto”


“Yuto kau akan memimpin pasukan ini”


“Baik yang mulia” Ucap Yuto


“Ken, kau ikut bersamanya dan berapa, Prajurit yang lainya”


“Baik yang mulia, serahakan Kepadaku” Ucap pria yang Bernama Ken


“Semuanya kita akan bergerak malam ini”


Kini mereka telah berpecar masing di antara mereka, pergi di tempat yang telah di rencanakan.


Saat ini pasukan yang Bersama Yuto adalah Pasukan yang berada dalam istana sja, yang jumlahnya kurang lebih serratus orang.


Bisa saja Raja menggerakan semua pasukan kerajaan, Namun hal itu ia tidak dilakukan, karena tujuan mereka saat ini untuk memancing assassin, yang saat itu tidak mengetahui Bahwa Rencananya telah di ketahui oleh targetnya.


hari kini mulai gelap, terlihat beberapa lampion yang saat itu bersinar di sepanjang jalan kota, dan rembulan yang bersinar terang menyianari kota kerajaan.


Malam yang indah, tersebut tidak akan berlangsung lama, terlihat beberapa Assassin mulai menyelinap di istana, tak hanya itu tampak pasukan yang di pimpin oleh Itagi telah bersiap di luar benteng, yang Jumlah kurang lebih berkisaran delapan Ribu pasukan, diman pasukan tersebut sebagain di isi oleh tentara bayaran.


“Semua pasukan bersiap kita akan bergerak Ketika mereka berhasil melumpuhkan istana”


Sampai saatnya tiba mereka akan bergerak menuju istana, untuk menguasai kerjaan Grimori.


****


Di dalam istana, kini assassin tersebut berhasil memasuki istana melewati Sebuah Jendela yang berada di bagian teratas istana, dimana tempat tersebut sangat minim penjaga, dimana asasain itu di pimpin langsung oleh ketua pemimpin assassin tersebut.


“Sepertinya yang di rencanakan, semuanya bergegas” Ucap pemimpin assassin


Setibanya mereka di sebuah pintu besar yang berada di Lorong tersebut, saat pintu tersebut terbuka, tiba-tiba saja satu anak panah mengarah kepada mereka yang saat itu berhasil mengenai salah satu dari mereka


“Akhirnya kalian muncul Juga” Ucap Seorang pemuda yang di belakangnya terdapat pasukan


“Sial, sepertinya kita ketahuan, seharusnya aku tak meremehkanmu, Kuroi Kenshi” Ucap pemimpin assassin yang melihat Yuto tengah menunggunya di balik pintu.

__ADS_1


Di tempat lain


“Wahaha, Sepertinya kita kedatangan tamu” Ucap seorang Pria yang menunggangi seekor Kuda, yang keluar dari semak-semak Bersama dengan segerombolan pasukan


“Raja” Ucap Itagi yang terkejut saat ini Raja telah berada di depannya


“Tak kusangka rencana prediksi anak muda itu tepat”


Beberapa waktu yang lalu.


“Yang mulia dimana di bagian di istana ini yang kurang penjagaan?”


“Di sini di lantai atas”


“Baiklah Jika begit sebaiknya kita biarkan saja penyusup melewati tempat ini, dan saatnya tiba aku akan menunggu mereka di pintu masuk menuju lantai bawah”


“Dan yang mulia saat itu sebaiknya berjaga di luar benteng”


“Diluar benteng mengapa tidak kedalam saja, kita Bersama-sama mengepung penyusup itu”


“Sepertinya rencananya tak sederhana itu” jelas Yuto dengan wajah yang tampak serius


“jika Prediksi benar, penyusup ini bukan hanya menargetkan putri, namun juga sebagai mengalih perhatian”


“Yaa kau benar, meraka akan bergerak karena saat itu penjagaan akan menjadi lemah” Ucap raja yang paham dengan strategi Yuto.


Kembali di masa sekarang


“Heiii nak, apakah orang tuamu tau dengan apa yang kau lakukan?” tanya Raja kepada Ke Pemuda tersebut


Ia tak menjawab apa yang raja tanyakan kepadanya, Ia hanya terdiam bagaikan Batu.


“Sepertinya kau tak memiliki niat untuk menjawab pertanyaanku” Ucap Raja yang kemudian mencabut pedang di pinggangnya.


Itagi yang melihat Raja yang saat ini telah bersiap untuk menyerangnya, tampak sedikit takut ia menyadari dengan kemampuannya mustahil untuk mengalahkan Raja.


Namun dari kejauhan terdengar suara hentakan kuda yang di barengi suara Zirah yang berbunyi akibat hentakan tersebut.


“Ayah” Ucap Itagi yang melihat Ayahnya datang dengan membawa Pasukan


“Segera bunyikan alaram sekarang sepertinya malam ini akan terjadi perang, satu lagi evakuasi penduduk secepat mungkin” Ucap raja yang melihat pasukan dengan Jumlah yang banyak Datang kemari


“Baik Yang Mulia” Ucap Prajurit Yang berlari kemudian memacu Kudanya

__ADS_1


“Semuanya Bersiap, tahan sampai bala bantuan datang” Ucap Raja yang berteriak dengan


“Heiii Bocah akan Ku Bunuh kau sebelum kau bergabung dengan mereka” Tegas Raja yang saat itu memacu kudanya dengan sangat Cepat menuju kearah Itagi.


Belum Sempat itagi merespon, saat itu juga pedang raja berhasil mengenainya, bagaikan memotong sebuah udara yang hampa, Kepala Itagi telah terpisah dari Tubuhnya, dan berhamburan keluar, membasahi tanah yang menjadi pijakannya.


Dan tak hanya itu ia Juga menerjang pasukan yang saat itu berada di dekatnya dengan sangat buas, bagaikan seorang predator yang menangkap mangsanya.


“Putraku, Sialan kau, akan kubunuh kalian semua, bahkan penduduk yang kau sayangi akan menanggung akibatnya” Ucap Ayah Itagi yang Bernama Takugi Sibari


Dari raut wajahnya tampak sangat marah, dengan di penuhi amarah ia memerintahkan pasukannya Bergerak dengan cepat, menyerang Raja dan pasukannya yang tengah bertarung dengan pasukan yang Bersama Itagi.


****


Di Dalam Istana


“Semuanya jangan sampai lengah kalahkan Mereka semua” Teriak Ken dengan penuh semangat.


Yuto yang saat itu bertarung dengan sengit dengan pemimpin Assassin, Jual beli serangan terjadi


Yuto mengeluarkan Teknik pedang yang membentuk sebuah gelombang api menuju kearah pemimpin assassin tersebut saat, jarak mereka mulai berdekatan


Tak hanya itu Assassin tersebut menggunakan dua buah Kunai yang Panjang bilahnya mencapai siku, berhasil menahan serangan Yuto


Tak hanya itu ia pula mengeluarkan Teknik bayangnya, yang dapat menjalar bagaikan akar menuju arah Yuto


Yuto terus mengelak serangan itu, dengan bergerak mundur, namun dengan cepat ia kembali bergerak maju melancarkan sebuah tebasan yang dapat di tahan oleh assassin itu


“hahahaha, sungguh hebat,benar-benar hebat” Teriak assassin itu dengan penuh semangat


“Sudah lama aku tak merasakan hal ini, Kau adalah benar lawan yang hebat, Hahahaha” Jelas pemimpin assassin itu yang sangat menikmati pertarungannya dengan Yuto


“Kau menikmatinya juga bukan, dari wajahmu, terlihat dengan sangat jelas kau menikmati pertarungan ini”


“Sial, Sepertinya yang dia katakana benar” Ucap Yuto dalam hati, yang tak menyangkal dengan apa assassin itu bicarakan.


Namun di tengah-tengah pertarungan itu, Tiba-tiba saja suara dentuman alaram terdengar dengan sangat jelas, saat itu juga Yuto terkejut, Saat itu juga timbul tanda tanya di benaknya


“Sepertinya mereka telah tiba” Ucap pemimpin assassin dengan tersenyum lebar.


Bersambung......


......"By Alzan"......

__ADS_1


__ADS_2