
Kini Davin dengan Baron Andre mulai mencari tempat terjadinya ritual yang di maksud oleh pria berjubah itu.
Mereka berdua menaiki kuda bersama, sedangkan pasukannya ia perintahkan untuk bertahan di desa , untuk berjaga-jaga, dimana pasukan itu di pimpin oleh seorang kesatria yang merupakan tangan kanannya.
Kini mereka memacu kudanya dengan cepat, Yuto yang saat itu telah peka dengan aura Iblis dengan mudah dapat mengetahui dimana tempat ritual itu.
"sebaiknya kita harus cepat, saat ini aku merasakan aura iblis makin kuat, sepertinya mereka sudah melakukan ritual itu"
"Aku Paham tuan" ucap Baron yang terus mengikuti Yuto dari belakang.
Di tempat lain dimana Lokasi ritual itu di laksanakan, "bangkitlah komandan iblis yang agung , terimalah panggilan kami" Ucap kelompok itu
Di mana dalan lingkaran itu, sebuah awan hitam berkumpul. "Sedikit lagi ia pasti bangkit" Ucap pria yang memimpin Ritual tersebut.
Yuto dan Baron itu kini telah mendekati tempat ritual tersebut.
"Aura yang mengerikan, bahkan membuat tubuhku merinding, aku tak menyangka semengerikan apa jendral iblis itu, yang pernah Tuan Yuto saksikan, terlebih lagi sang raja iblis, pasti jauh lebih mengerikan dari pada jendral iblis" Gumam baron dalam hatinya.
"Di Sana" Ucap Yuto yang saat itu merasakan aura tersebut lebih pekat dari pada sebelumnya.
tak lama waktu berselang, Yuto melihat dari kejauhan, sekelompok Pria berjubah sedang melakukan Ritual, asap Hitam itu telah menjadi lebih tebal dari pada biasanya.
Yuto yang merasakan sesuatu akan muncul dari dari ritual tersebut, dimana energi yang di pancarkan makin kuat, Yuto kemudianbmelompat tinggi dari kudanya.
Dan saat itu pula, ia kini telah mengeluarkan Busur panahnya dan melesatkan tembakan sebuah anak panah yang terbuat dari elemen Petir.
"Akhirnya Dia akan bangkit" ucap pemimpin kelompok tersebut, namun saat itu juga Sebuah Anak panah yang Yuto tembakan, melesat ketengah-tengah lingkaran tersebut, yang saat itu menghasilkan sebuah ledakan yang sangat besar.
Alah hasil beberapa mereka semua terhempas dengan lumayan Jauh, sehingga beberapa dari mereka mengalami luka bakar yang sangat parah, tak hanya itu bahkan di antara mereka ada yang tewas.
Akan tetapi pemimpin kelompok itu yang saat itu berada di antar ritual itu, berhasil selamat, dan bahkan sama sekali tak mengalami Luka apapun
"sial, hampir saja, jika aku tak cepat menyadarinya aku pasti akan bernasib sama dengan mereka" ucap pria itu, yang saat itu masih berlindung membentuk sebuah Barriel dari energi kutukan, yang ia dapatkan Dari Batu iblis yang saat itu ia genggam.
__ADS_1
"siapa sebenarnya yang berani menyerang ku" ucap Pria itu, yang saat itu memalingkan badannya ke arah tembakan Barusan, saat itu ia melihat seorang orang pemuda yang menuju kepadanya dengan Cepat, bagaikan Cahaya.
"Kena kau" Ucap Yuto yang saat itu telah mengayunkan pedangnya yang sudah ia lapisi dengan api, dan dengan kilatan petir di sekujur tubuhnya, ke arah pria itu.
"sialan jadi kau yang menyerang ku" Ucap pria itu, yang saat itu berhasil menahan serangan Yuto dengan membentuk Sebuah senjata seperti sebuah tongkat, dari energi kutukan, yang saat itu senjata keduanya bertemu.
Bahkan tempatnya berpijak, mengalami retakan di tiap sisi-sisi kakinya.
"Sudah kuduga Energi kutukan" Ucap Yuto saat serangannya berhasil di tahan. Dan saat itu juga ia mundur beberapa langkah.
"Tak kusangka akan bertemu denganmu secepat itu, Count muda, atau lebih tepatnya Kuroi Kenshi" Ucap pria itu yang tampak mengenal Yuto
"sepertinya ia Mengenalku, dan juga berasal dari kerajaan ini, dan tidak salah mungkin itu memang ulahnya" Gumam Yuto dalam hatinya, dan kemudian mengingat percakapannya dengan Baron, mengenai seorang Count yang merupakan mantan Atasan Baron .
"sebaiknya kau menyerah" ucap Yuto sembari mengacungkan pedangnya ke arah pria tersebut.
"Menyerah apa kau pikir Bisa mengalahkan ku, dengan energi kutukan ini, aku tak akan terkalahkan" Ucap pria yang saat itu menyerap semua energi Kutukan yang berada dalam genggamannya.
namun Yuto kemudian Menyerangnya kembali, dan kembali lagi kini kedua senjata mereka Bertemu untuk kesekian kalinya.
"Kau pikir dengan kekuatan yang kau dapatkan sekarang bisa mengalahkan ku" jelas Yuto yang saat itu mengeluarkan energi Sihir yang lebih besar dari pada sebelumnya, dimana Kekuatan serangnya bertambah, tak hanya itu, api yang saat itu menyelimuti Pedangnya kini menyala lebih besar.
"apa bagaimana bisa aku kesusahan menahannya" Ucap pria itu, yang merasakan tekanan dari serangan Yuto lebih besar.
"Sudah kubilang bukan" ucap Yuto yang saat itu kembali melesatkan serangan yang begitu intens kepada Pria itu.
Meskipun pria tersebut berhasil menahan serang Yuto terus menerus, akan tetapi ia pijakannya saat ini, senti demi senti mundur kebelakang, akibat serangan yang kuat dari Yuto
"Apa-apaan ini, ia berhasil memojokkan sampai seperti ini, bahkan aku yang sudah menggunakan kekuatan Iblis" ucap pria itu yang merasakan dirinya telah di pojokan
Hingga beberapa waktu kemudian, Senjata yang ia Ciptakan kini Hancur akibat serangan Yuto, yang menggunakan Pedangnya yang sudah di lapisi api yang membara.
"apa Bagaimana bisa, senjataku Hancur" Ucap pria itu yang tak percaya dengan apa yang ia saksikan.
__ADS_1
Yuto kemudian tersenyum menatap Pria itu, dan saat itu Juga ia memutar badanya, Dan melancarkan tendangan yang lurus, mengenai muka Pria tersebut, membuat pria itu terhempas dengan sangat cepat, bahkan beberapa Pohon Tumbang akibat Hantaman Tubuh pria tersebut.
"sudah berulangkali, aku katakan padamu percuma saja" Ucap Yuto yang saat itu badannya masih di aliri petir
Tak lama setelah Itu Baron Andre kemudian datang " maaf Tuan aku terlambat" ucap sang baron yang masih menaiki Kudanya.
Saat itu juga ia melihat ke adaan sekitar, tampak kacau, dimana beberapa Pria berjubah tewas, dan yang lainya mengalami Luka-luka, namun tak bisa bergerak.
tak hanya itu ia kemudian melihat ke depan, tampak beberapa pohon Tumbang, akibat sesuatu yang kuat menabrak pohon itu.
Sepertinya Tuan Yuto habis bertarung" Gumam Baron itu yang melihat Yuto perlahan menyarungkan kembali pedangnya.
"Tuan, apakah anda baik-baik saja? "Tanya Baron kepada Yuto
" Yaa aku baik-baik saja" Balas Yuto yang saat itu telah kembali normal.
"Maafkan aku tuan, aku tak sempat membantu" Ucap Baron yang dengan Wajah yang murung.
"tidak usah di pikirkan, lagian aku juga yang tiba-tiba meloncat Dari kuda dan berlari dengan Cepat meninggalkanmu" jelas Yuto sembari tersenyum, kemudian Yuto kembali berkata
"sebaiknya kita bergegas kedepan sana, di sana ada pemimpin kelompok ini yang baru saja aku kalahkan, aku harap ia tidak tewas" jelas Yuto
Namun saat mereka hendak menuju ke arah pemimpin kelompok pria berjubah tersebut, tiba-tiba Yuto dan Baron merasakan semua Aura yang sangat mengerikan yang kini mendekat ke arah mereka dengan Cepat.
"Aura apa ini" Ucap Baron yang saat itu merasakan aura yang sangat kuat, dan juga mengerikan
"Aura ini, aku tak salah lagi itu pasti dia" Ucap Yuto yang saat itu merasakan aura yang ia sangat kenal.
Dari kejauhan sebuah bayangan Hitam melesat dengan Cepat ke arah lokasi Yuto dan baron dan saat ia tiba, ia melihat ke arah Yuto yang saat itu melirik dengan Tajam ke arahnya.
"Sesuai dugaanku, tidak salah lagi Ciri-ciri dan juga Aura yang ia keluarkan sama seperti mereka, sang jendral iblis Lucifer"
Bersambung....
__ADS_1
..."By Alzan"...