
Di Chapter sebelumnya Yuto kini bertemu dengan Tetua desa yang saat itu telah berubah menjadi iblis, Tak hanya Itu Pria Bertopeng yang menunggangi salamander tersebut adalah Kozuki yang pernah menyelamatkannya, dan sedari awal Yuto telah menyadarinya bahwa itu dirinya
“Tetua serahkan dia kepadaku aku ingin memberikannya pelajaran” Ucap Kozuki dengan nada yang kesal, atas apa yang dia dengar dari mulut Yuto
“Baiklah aku menyerahkan dia kepadamu, aku akan menunggumu di tempat yang sudah kita janjikan, dan jangan Lupa Bawa pedang itu kepadaku” Ucap tetua dengan percaya diri bahwa Yuto akan kalah melawan Kozuki
“Baiklah tetua aku tidak akan mengecewakanmu” Ucap Kozuki dengan sangat percaya diri
Yang saat itu Juga Tetua tersebut menunggangi salamander tersebut meninggalkan lokasi itu, di ikuti oleh beberapa pasukannya yang masih selamat.
Kini sisa Yuto dan Kozuki saja di Zona perang tersebut,
Suasana saat itu tampak sunyi, hanya terdengar hembusan nafas mereka berdua yang telah siap akan melakukan sebuah pertarungan
“Booommmm” Sebuah suara yang sangat hebat memenuhi area itu, Suara tersebut berasal dari Kedua pedang mereka saat bertemu.
Yuto mengayunkan pedangnya kearah sisi kiri Kozuki menggunakan elemen angin, Kuzuki yang menyadari hal tersebut membuah sebuah pertahanan dari elemen tanah miliknya.
“Percuma, Ini berbeda dengan waktu itu” ucap Kozuki yang saat ini bertarung dengan kekuatan penuh
Tak hanya Itu ia Juga menghentakkan kakinya ketanah, membuat beberapa tanah menjulang kearah atas dan mengarahkannya kepada Yuto
Yuto yang menyadari hal itu menghindar dengan melompat ke atas, namun tak hanya Itu.
Tanah yang menjulang tersebut semakin Panjang dan tetap mengarah kepadanya, Yuto menyadari bahwa dia tidak dapat menghindar sehingga dia memutuskan menebas serangan tersebut, yang membuat tanah itu hancur berkeping- keeping
“Sial” Ucap Yuto yang saat itu dia melihat Bebatuan yang besar mengarah kepadanya, Yoto yang saat itu masih mengudara, hanya dapat Kembali mencoba menghancurkan batu tersebut.
Namun saat itu juga Kozuki Muncul dibalik serpihan batu yang baru saja Yuto hancurkan, ia melancarkan sebuah tendangan tepat di depan Yuto dan berhasil mengenai Perut Yuto, yang membuat Yuto terhempas.
Namun Beruntung serangan tersebut tidak mengakibatkan Luka yang serius kepada Yuto
“Apakah Cuman Ini saja Kekuatanmu” Ucap Kozuki yang mandang rendah Yuto
“Apakah kau berpikir serangan lemah seperti itu akan membuatku Tumbang” Balas Yuto
“Sungguh arogan” Ucap Kozuki dengan nada kesal
Kini Yuto telah bersiap untuk menyerang Kozuki, dengan cepat Yuto mengayunkan pedangnya dan saat itu pula membentuk sebuah angin Tornado yang sangat besar mengarah keKozuki.
“Percuma Serangan tersebut Tidak akan mempan kepadaku,
__ADS_1
Bukankah sudah Kubilang Ini berbeda dari sebelumnya” Ucap Kozuki dengan percaya diri
“Sepertinya kau memang meremehkan ku” Ucap Yuto
“Apa” Gumam Kozuki yang saat itu ia menyadari bahwa serangan tersebut bukan hanya sebuah angin biasa, namun
Yuto melapisi serangan tersebut dengan elemen apinya.
Saat itu Juga Tornado api yang sangat panas kini mengarah ke Kozuki, Kuzuki dengan Sigap membentuk Sebuah
benteng melingkar menggunakan elemen tanahnya
“Percuma” Ucap Yuto
“Apakah kau pikir itu hanya angin biasa yang di lapisi oleh api” Ucap Yuto
“Serangan Macam Apa ini” Ucap Kozuki yang tampak terkejut dengan serangan Yuto, Yang saat itu juga berhasil menghancurkan Pertahannya
“Sial” Ucap kuzoki yang terluka akibat serangan Yuto barusan
Serangan itu bukan hanya sebuah angin biasa, putaran Tornado yang berputar sangat cepat dapat menghasilkan pusaran angin yang memliki ketajaman, dan di barengi dengan elemen api menghasilkan sebuah Tornado api yang bukan hanya panas, namun sangat tajam, bahkan dapat memotong apa saja.
“Menyerah lah Kozuki, Kau sudah kalah” Ucap Yuto
“Ku akui aku kau memang hebat, tapi Bukan berarti aku akan menyerah begitu saja” Ucap Kozuki yang saat itu mengeluarkan sebuah Pill dari dalam sakunya
Yuto yang menyadari yang mengetahui pill apa yang di keluarkan oleh kozuki, bergegas menyerang Kozuki, dan saat itu Juga ia Berhasil menebas Kozuki Yang mengakibatkan Kozuki tewas seketika sebelum menelan Pil tersebut
“Piil Iblis” Ucap Yuto yang saat itu menginjak pill membuatnya hancur
“Dari mana mereka mendapatkannya” gumam Yuto dalam Hati, yang saat itu membuat dirinya sangat khawatir
Yuto saat ini menyadari satu hall bahwa pertarungan saat ini bukan hanya menghentikan Tetua Desa, melainkan menyelidiki dari mana Pill Iblis ini di dapatkan
Hall tersebut membuatnya khawatir bahwa saat ini Pill iblis telah bertebaran di dunia Luar, yang dapat membahayakan Dunia saat ini.
“Sebaiknya aku bergegas mengejar mereka” Ucap Yuto yang saat itu melangkah meninggalkan Tubuh Koziki yang kini sudah tak bernyawa
Di lokasi lain Kitetsu yang telah berada dalam depan Mulut Goa tersebut beranjak masuk.
“Tak kusangka Aku Kembali ketempat ini Lagi” Ucap Kitetsu
__ADS_1
“Meskipun aku telah menduga cepat atau lambat hal ini akan terjadi”
“Sebaiknya aku bergegas Kedalam, sepertinya Dia telah bangkit namun aku merasakannya, namun ini jauh berbeda dari ratusan tahun yang lalu” Ucap kitetsu yang mulai melangkahkan kakinya kedalam Goa tersebut
Dilokasih Desa Tersembunyi, yang saat Ini di tutupi oleh kabut, Pasukan yang saat itu menuju tempat tersebut tampak terkejut dengan apa saja yang terjadi, mereka tak menemukan sama sekali penduduk di desa yang mendiami desa tersebut.
“Apa yang sebenarnya terjadi? dimana semua Orang?” tanya salah satu Pasukan itu
“disini Juga tidak ada orang” Teriak yang lainya
“Sepertinya mereka semua menghilang tampak jejak, aku telah menulusuri desa namun sama sekali tak ada seorang pun” ucap Pria lainya
“Kemana semua penduduk desa ini”
“Bukankah baru saja sangat ramai saat kita memata-matai desa ini”
“kau benar dan tak hanya itu, mengapa bisa ada Kabut yang menutupi desa ini”
Saat itu juga membuat mereka Merasakan ada sesuatu yang menjanggal yang Telah terjadi didesa tersebut, tak hanya Itu kini mereka mulai mendengar sebuah Langkah kaki menuju ke arah desa tersebut.
Saat itu juga mereka menyadari saat ini desa tersebut telah terkepung oleh kawanan Monster, dan saat ini juga mereka bersiap untuk melawan Monster tersebut.
“Semuanya Siapkan Posisi Lindungi desa ini, kita akan bertempur”
“Tapi penduduk desa telah Menghilang” Ucap salah satu dari mereka
“Yaa aku tau, namun saat ini hal yang paling penting adalah melindungi desa ini, setelah itu, baru kita mencari tau apa yang sebenarnya terjadi” Ucap Pria tersebut yang berteriak sebelumnya.
“kau benar”
“Semoga saja mereka tidak kenapa-kenapa”
“aku juga berharap seperti itu”
“Kalian semua Fokus, jangan sampai ada di antar kalian yang mati”
Saat ini pun mereka semua Bersiap untuk Bertarung melawan Monster- monster yang akan memasuki desa.
Bersambung.....
..."By Alzan"...
__ADS_1