Place Of Death

Place Of Death
Latihan Sihir Hitam


__ADS_3

Hari yang cerah di Desa Dwarf, saat ini Yuto baru saja bangun, dimana ia saat ini bergas untuk mandi terlebih Dahulu, tak lupa pula ia sarapan dimana saat ini sarapan telah di siapakan oleh seorang pelayang yang setiap paginya datang dirumah tersebut untuk membersihkan rumah dan juga membuat makanan di rumah tetua.


“Tetua” ucap Yuto yang saat itu tengah sarapan dimana tetua baru saja bangun dari tidurnya


“Sepertinya kau sudah bersiap-siap” Ucap tetua


“tentu saja tetua bagaiman bisa kau bersantai di saat seperti ini, terlebih lagi saat ini mereka semua telah membantuku, kau tak ingin mengecewakan mereka semua” Jelas Yuto kepada tetua.


“kau benar, jika seperti itu aku juga akan bersiap-siap tunggu saja kau di tempat kemarin aku pasti akan menyusulmu” Ucap tetua yang saat itu sarapan Bersama dengan Yuto, dan kemudian ia kemudian pergi mandi dan menusul Yuto sudah berangkat terlebih dahulu Ketika selesai sarapan.


Beberapa saat kemudain yuto Bersama dengan pasukan yang saat ini telah berada di lokasih kemarin kini mulai bersiap-siap dimana saat ini tetua desa telah tiba.


“Sebaiknya kau segara bersiap” Ucap Prajurit tersebut yang sebelumnya tengah berbincang dengan Yuto.


“baik paman” ucap Yuto yang saat itu kembali ke tengah lingkaran prajurit tersebut.


“bailah nak, Latihanmu kali ini jauh berbeda dari pada Latihan yang kemarin dimana saat ini kau akan menggunakan pedang terkutukmu, dan alirkan energi sihirmu dipedang tersebut seperti biasa kau melakukannya” jelas Tetua.


“Baik kek” ucap Yuto yang saat itu mencoba melakukan apa yang tetua itu perintahkan, dan terjadi lagi dimana saat ini muncul sebuah api hitam berasamaan dengan kilatan petir di pedang Yuto.


“Apa yang harus aku lakukan kek, saat ini aku sudah mengalirkannya” Ucap Yuto yang saat itu ia juga merasakan saat ini energi sihirnya mulai berkurang lebih banyak dari pada saat pertama kali ia menggunkannya.


“Kosentrasi lah rasakan aliran energimu dan jagan biarkan energi itu menyerap semua sihirmu, jika kau gagal maka energi kutukan itu akan kembali mengambil ahli tubuhmu” Jelas tetua


Yuto yang saat itu kemudian mencoba mengontrol energi sihirnya agar tak berkurang banyak namun tetap saja, energi kutukan tersebut, tampak banyak sekali mengkomsumsi energi sihir Yuto.


Namun beruntung kapasitan energi sihir yang Yuto meliki lebih banyak dari pada umumnya.


“aku sudah mencobanya kek, namun tetap saja energiku sihirku tetap terkurang Drastis” Ucap Yuto


“tetaplah tenang, percayalah pada kemampuanmu” jelas tetua

__ADS_1


“Baiklah kau akan berkosentrasi lagi” Ucap Yuto yang saat itu memejamkan matanya, dimana saat ini ia mencoba untuk mengendalikan energi tersebut, dan beberapa lama kemudian, saat ia membuka matanya, tampak saat ini matanya telah berubah seperti mata iblis.


“semuanya siaga” Ucap tetua yang saat itu melihat perubahan Mata Yuto, namun saat ini Yuto tampak masih bisa sadar.


“Tenak kek, aku masih sadar, aku masih belum di kendalikan oleh energi ini” jelas Yuto, yang saat itu merasakan bahwa saat ini dirinya mulai bisa mengotrol energi sihirnya jauh lebih baik dari pada sebelumnya.


“Baiklah bagaiman jika seperti ini” Ucap tetua yang saat itu juga menyerang yuto dengan sebuah pedang yang saat itu di lapisi oleh api hitam, dan saat itu juga api hitam yang kakek itu buat terserap oleh Yuto saat kedua pedang meraka bertemu.


“Sesuai dugaanku, sebaikanya kau mengontorlnya nak jagan sampai ia menyerapnya, jika tidak aku segel yang berada dalam tubuhmu pasti akan terbuka” Ucap tetua yang saat itu meloncat kebelakang, dimana saat itu Yuto tetua tersebut membuat sebuah bole api hitam yang besar.


“besar sekali” Ucap Yuto yang saat itu melihat bola api tersebut.


“Hancurkanlah bola api hitam ini dan jagan sampai kau menyerapnya jika tidak kau pasti akan kembali berubah ke dalam Wujud iblis sepenuhnya” teriak tetua


“Baik kek, aku akan mencobanya” Ucap Yuto yang saat itu bersiap


Hinggah akhirnya Bola Hitam itu kemudian bergerak ke arah Yuto, Yuto kemudian meloncat ke atas untuk memblok serangan tersebut dengan pedangnya.


Dimana saat ini perlahan-lahan Yuto mulai kembali kedalam Wujut iblis, dimana saat ini perubahan mulai muncul dari kedua tanganya, dimana kedua tanganya telah kembali kedalam terselimuti energi kutukan.


“sialan, kau sama sekali tak bisa membelahnya, sepertinya tidak lama lagi aku akan kembali kehilangan kesadaranku” Ucap Yuto yang saat itu merasakan saat ini energi kutukannya mulai bertambah dimana saat ini ia terus menyerap sihir hitam tersebut.


Dan tak lama setelah itu ia kembali kedalam Wujud Iblisnya, namun saat itu juga tetua dengan Reflex kembali mengeluarkan Rantai sihirnya yang sebelumnya ia gunakan saat menyegel Yuto, dan saat itu juga ia kemudian menandang Yuto membuat Yuto terhempas ketanah.


Yang saat itu membuat tanah tersebut yang di penuhi rumput jepang kini mengalami rentakan di sekitaran tubuh Yuto yang telah terbaring.


“Sekarang” Teriak tetua yang saat itu melihat Yuto mencoba Untuk berdiri.


Dan terjadi lagi sebuah lingkaran Sihir kemudian mencul dimana Yuto adalah pusatnya, dimana saat itu muncul sebuah rantai-rantai kecil kembali mengikatnya.


Namun kali tampak saat ini pasukan yang berada di tempat tak terlalu kelelahan, kerena saat ini jumlah meraka jauh kebih banyak dari pada sebelumnya, sehinggah energi sihir yang meraka Gunakan jauh lebih sedikit dari pada sebelumnya, meskipun saat ini jumlah energi kutukan Yuto kini telah bertambah.

__ADS_1


Dan perlahan-lahan Yuto kembali pingsan dan tak sadarkan diri. “sialan sepertinya aku gagal” ucap Yuto sebelum dirinya jatuh pingsan.


****


Dan tak lama setelah itu kini Yuto telah kembali sadar dimana saat ini ia melihat tetua dan yang lainya tampak mengelilingi mereka semua menantikan untuk sadar kembali dari pingsannya.


“tetua, dan kalian semua maafkan aku sepertinya aku gagal” Ucap Yuto yang saat itu telah sadar.


“kau tak perlu mengatakan hal seperti itu, saat ini kau sudah jauh labih baik dari pada sebelumnya dimana kau sudah mulai bisa mengendalikan energi terkutuk tersebut jauh lebih baik dari pada sebelumnya, jadi tenang saja, lagian kamu semua sama sekali tak mempermasalkannya” jelas tetua kepada Yuto


Yuto yang mendengar hal itu hanya bisa terdiam, namun dalam hatinya ia berniat tidak akan mengecewakan meraka semua.


“baiklah kita sudahi latihanya hari ini kita akan kembali melakukannya besok” Jelas Tetua yang saat itu juga Latihan hari ini berakhir.


***


Ke esokan harinya saat ini ini Yuto kembali melanjutkan latihanya, dimana saat ini ia kembali membuka segel tersebut, namun tampak lebih cepat saat pertama kali ia membukanya.


“Baiklah jika sudah bersiaplah” Ucap tetua yang saat itu mereka kembali melakukan yang sama seperti kemarin.


Dimana saat ini kembeli menahan serang Bola api yang di arahakan kepadanya.


“aku harus bisa menahannya, jangan sampai aku gagal” Ucap Yuto yang saat itu mulai berkonsterasi, namun tetap saja saat ini ia kembali berubah menjadi wujut iblisnya, namun kali ini tetua menyadari ada sesuatu yang berberada.


“sepertinya ia mulai bisa menahan kesadarnnya” Ucap tetua


“Kek aku berhasil” Ucap Yuto namun hal tersebut tak berlangsung lama dimana ia kembali kehilangan kesadarannya dan mencoba menyerang tetua desa..


Bersambung…..


..."By Alzan"...

__ADS_1


__ADS_2