Place Of Death

Place Of Death
Kekuatan Warior


__ADS_3

Yuto yang saat ini menerima Ki dari Masahi merasakan kekuatannya telah bertambah.


“Yozu apakah kau mengetahui Apa itu Ki?” Tanya Yuto


“Aku sama sekali tidak mengetahui, dan ini pertama kalinya aku mendengarnya”


“Akupun sama, Namun aku merasakan sesuatu aneh dari tubuhku, seperti ada yang mengalir di dalamnya, dan rasanya sangat berbeda dengan mana”


“dia seperti sihir non elemen dimana aku merasakan ada perubahan dengan kondisi fisikku. namun buka hanya itu bahkan panca indraku terasa lebih tajam dari pada sebelumnya”


“Sebaiknya kita bergegas keluar, ketika sudah keluar dari tempat ini, bisa kita pikirkan”


“Baiklah kita akan keluar dari jalan tempat kita masuk, aku akan mencoba sesuatu” Ucap Yuto, yang mengingat pesan Masahi, bahwa kekuatan Ki akan membantunya


Kini telah tiba di tempat masuk goa tersebut, Yuto pun berniat memotong batu – batu itu yang menutupi jalan keluar.


Dengan konsentrasi penuh Yuto merasakan aliran mananya sangat berbeda dari sebelumnya, dia merasakan bahwa aliran mananya menjadi lebih mudah dia control, bahkan saat mengaliri mananya di pedangnya, ia merasakan mana tersebut dapat berbentuk seperti bentuk yang dia mau, dimana membentuk sebuah sudut yang sangat tipis namun memiliki ketajaman dan kekutan yang sangat besar di pedangnya tersebut.


Dan hanya sekali ayunan saja batu yang sebelumnya susah untuk di hancurkan sangat kini sangat mudah.


Yuto pun menyadari seberapa kuatnya sebuah Ki tersebut


“Hebat” Ucap Yuzu yang tampak kagum


Akhirnya yuto kembali melanjutkan perjalannya, sambil berbincang- bincang dengan Yozu


“Yuto aku masih tak menduga dapat bertemu dengan seorang legenda”


“Akupun sama”


"Kira - kira sekuat apa dia saat dia masih hidup bahkan saat dia menjadi Unded Auranya sangat hebat”


“Mungkin kekuatannya jauh lebih besar dari pada itu”


“Yaa tampaknya seperti itu, Sangat jarang Sebuah Undet memiliki sebuah kesadaran yang tinggi bahkan memiliki kemampuan seperti itu”


Beberapa waktu kemudian


Kini mereka sampai di wilayah Klan Osawa, Dari kejauhan tampak sebuah Benteng yang sangat besar dimana pintu gerbangnya terdapat sebuah Motif naga.


Yang melambangkan kebenaran, dan keberanian.


“Buka Gerbangnya” Ucap Yuzu sambil mengeluarkan symbol keluarga Klan Osawa dari sakunya, dan dari arah atas gerbang seorang penjaga melihat symbol tersebut.

__ADS_1


Tak lama setelah itu Gerbang tersebut terbuka, dan kemudian mereka bergegas menuju ke kediaman pemimpin klan tersebut.


“Ketua aku telah membawanya” Ucap Yuzu sambil memberi Hormat


“Akhirnya kau datang Juga, Mari ikut aku aku akan membawamu kepada tetua” Ucap Osawa Aiko


“Baiklah, Namun sebelum itu bagaimana kabar Violet?”


“Tenang dia baik – baik saja saat ini dia sedang berlatih, kau akan bertemunya sebentar, namun saat ini sebaiknya kita ke tetua terlebih dahulu” Ucap Osawa Aiko


"Toktotk…….." suara ketokan Pintu


“Salam Tetua Ini aku Osawa Aiko, saat ini aku telah bersama dengan seseorang yang kau maksut”


“Baiklah suruh anak itu masuk dan tinggalkan kami” Ucap tetua


Yuto pun bergegas masuk terlihat seorang Pria yang tampak sangat muda layaknya seseorang yang berusia dua puluh tahun dengan Pakian yang serbah putih, dengan rambut dan pupil matanya pun berwarna putih, dengan rambut yang panjang sampai di pinggulnya.


“Salam tetua” Ucap Yuto sambil menundukan kepalanya untuk memberi Hormat


“Akhirnya kau sampai juga silakan duduk terlebih dahulu” Ucap tetua itu yang kemudian menuangkan sebuah teh Di kedua gelas yang berada di meja.


“silakan diminum, Tak kusangka aku bisa melihat pedang itu lagi, kau tampak cocok mengenakannya”


“Bagaimana bilangnya yaa, Aku adalah sahabat Masahi” Ucap Tetua itu, yang membuat Yuto terkejut tak menyangka Orang yang terlihat Muda tersebut memiliki usia lebih dari saratus tahun


“Suatu kehormatan Bisa bertemu denganmu”


“Aku akan membahas mengenai pedang itu, namun sebelum itu sepertinya kau habis bertemu dengannya”


“Yaa, bagaimana bisa kau mengetahuinya?”


“Aku merasakan Kinya yang saat ini mengalir dalam Tubuhmu”


“Kau benar, namun saat ini aku masih bingung apa itu Ki”


“Baiklah biar aku jelaskan mengenai Ki terlebih dahulu”


“Ki Bisa di bilang sebuah sumber kekuatan yang sering di gunakan Oleh petualang warrior namun, beberapa warior tidak menyadarinya bahwa mereka dapat menggunakan Ki”


“Apakah kau berpikir mereka dapat menyaingi Pendekar sihir hanya modal Fisik?”


“Tantu saja tidak”

__ADS_1


“Semua orang memiliki Ki Namun tak semua Orang menyadarinya, Masahi memberikan kan Kinya, bukan karana kau tidak memilikinya, Namun dia sengaja memberikanmu, Agar Kau dapat merasakan Ki yang mengalir dalam Tubuhmu, Atau lebih tepatnya memperkuat Kimu”


“Cara kerja Ki Hampir menyerupai mana, namun sedikit berbeda, Dimana mana Hanya dapat menguatkan daya serang dan daya tahan tubuh, Sedangkan Ki Dapat menambah daya serangmu dan daya tahan Tubuhmu, namun dia Juga dapat mempertajam panca Indramu, bahkan untuk Tingjat tertinggi mereka dapat merasakan keberadaan seseorang dengan sangat jelas, bahkan semua gerak - gerikmu mereka mengetahuinya, layaknya sepasang mata yang menatap di depannya”


“namun hanya mereka yang berada di tinggkat tertinggi saja yang dapat melakukannya, seperti seseorang yang setara dengan Tingkat Legend”


“Ingat Yuto mereka yang berada di tingkat tersebut sangat berbeda, mereka mempunyai kekuatan yang sangat besar, bahkan beberapa dari mereka bisa di bilang tingkat kekuatan mereka tidak terukur, contohnya adalah Stronget King”


“Trus bagimana dengan Masahi sendiri dan yang lainnya seperti Hotori-san dan Kabuki-san atau dengan anda sendri?”


“Yaa Masahi Juga termaksut dan nama yang kau sebutkan barusan, Namun meskipun begitu kekuatan Stronget King jauh lebih kuat dari mereka, atau bisa di katakan setara dengan Raja Iblis”


“mereka berdua berada di tingkat yang berbeda”


“Mungkin sesudah ini aku akan mengajarkanmu cara menggunakan Ki”


“Dan sebaiknya kita lanjut ke topik pembahasan utama mengenai pedang Itu”


“mungkin masahi sudah menjelasakn kepadamu tentang pedang itu”


“Itu benar tak kusangaka pedang ini terkutuk, namun Aku tampak Binggung mengapa pedang ini di titipkan ke desaku”


“Aku pun juga tidak mengetahui hal itu, namun seperti yang kau ketahui itu adalah pedang terkutuk”


“meskipun pedang itu sudah tersegel namun tidak semua orang dapat menggunakannya, se akan – akan pedang itu memilih tuanya”


“Bahkan Masahi sendri tidak mampu menggunakannya, dia hanya dapat menggunakan hanya dalam waktu sebentar”


“Sebelum Dia terjun berperang melawan Kekaisaran sendirian, Ia menyempatkan diri untuk bertemu denganku, Ia mengatakan kepadaku, bahwa suatu saat seseorang akan dapat menaklukan pedang itu, dan apabila saat itu telah tiba, maka hal besar akan terjadi”


“Dan saat itu pun aku menunggu seseorang yang dapat menggunakan pedang tersebut"


“dari penjelasan barusan, aku bingung apakah aku yang di maksut, namun saat ini aku hanya mengikuti apa yang kuyakini”


“Klau menurutku sepertinya kaulah orang terpilih yang dapat menggunakan pedang itu, entah hal besar apa yang menantimu, aku sama sekali tidak mengetahuinya, dia tidak memberi tahuku sama sekali”


Bersambung….


Jangan Lupa Vote, komen dan Like


Semoga terhibur dengan karyaku.


...-By Alzan-...

__ADS_1


__ADS_2