
Di chapter sebelumnya Yuto mendapatkan serangan saat di perjalanan keluar dari Goa Tersebut.
Yuto yang saat itu Juga bersiap untuk bertarung, ia mengenakan pedang yang di berikan oleh kitetsu
“Teknik pertama, Gelombang api” serangan Tersebut mengarah kedua Orang tersebut, namun berhasil mereka berhasil menghindar, namun skala serang Yuto yang besar, membuat musuh-musuh yang berada sekitarnya terkena imbasnya.
Membuat satu-persatu tumbang, yang saat itu juga salah satu pria dengan aura iblis itu pun memerintahkan bawahannya untuk menyerang.
Yuto dan Pria yang bersamanya, bersiap menerima serangan itu, tebasan demi tebasan meraka hindari, tak hanya itu, bahkan serangan sihir pun mereka juga hadapi.
Namun Yuto yang saat ini telah berkembang sangat mudah menghindari serang tersebut, bahkan dia mampu melakukan serangan balik terhadap penyerang tersebut.
Berbeda dengan Yuto pria yang bersamanya tampak Kewalahan mengahadapi musuh-musuh yang menyerangnya, meskipun begitu semua serangan yang mengarah padanya belum ada yang berhasil melukainya,bahkan dia mampu untuk menumbangkan satu persatu Lawannya
Kini satu persatu Musuh-musuh Yuto telah tumbang dan hanya tersisa beberapa saja, salah satu kedua Pemimpin pasukan tersebut yang sama sekali, belum melakukan Tindakan apapun.
Yuto yang menyadari kondisi pria yang bersamanya, bergegas membantu Pia tersebut
“Pergilah Tinggalkan aku disini, kau tampak kelelahan” Ucap Yuto yang saat itu sedang menyerang sisa pasukan yang mengarah ke Pria itu.
“Aku baik-baik saja, dan bagaimana bisa aku meninggalkanmu disini melawan mereka sendiri” Ucap Pria itu
“Tidak kenapa, Aku bisa menghadapi mereka sendiri Ucap Yuto” yang saat itu Yuto melancarkan sebuah serangan
“Teknik Kedua, Pusaran Angin” Yang saat itu Yuto memunculkan Tornado yang mengenai Musuh-musuhnya, tak hanya itu
Kedua Pemimpin tersebut menahan serang Yuto dengan menebas tornado itu dengan energy Kutukan yang mereka miliki.
Meskipun begitu Semua anak buahnya yang saat itu masih bertahan kita telah Tumbang menyisakan mereka berdua.
Yang saat itu juga Kedua pria tersebut menyerang Mereka Berdua.
Kedua pria Tersebut bergerak dengan sangat cepat ke arah mereka berdua, meskipun begitu, Yuto dengan mudah dapat menghindar.
Namun berbeda dengan Pria yang bersamanya, dia berhasil terkena serangan tersebut, meskipun tidak membuatnya langsung tewas, namun efek dari serangan tersebut membuatnya susah untuk berdiri Kembali.
__ADS_1
Yuto yang Melihat hal itu mendekat ke pria itu untuk melindungi pria tersebut, yang saat itu akan di tebas oleh salah satu pemimpin pasukan tersebut.
Meskipun Yuto tepat waktu menyelamatkan pria tersebut, namun pria itu yang merasakan dirinya akan membebani Yuto, Memutuskan meng’akhiri Hidupnya sendiri.
“Pergilah” Ucap Pria itu, yang saat itu Yuto merasakan ada sebuah lonjakan Mana yang terkumpul di satu titik di pria tersebut, yang saat itu, Pria tersebut memaksakan dirinya untuk berlari kearah salah satu pemimpin.
“Boom” Suara ledakan yang sangat besar terdengar di seisi lokasi tersebut
Yuto yang saat itu berhasil menjauh dengan cepat akibat peringatan yang telah berikan, Merasa kesal terhadap dirinya, dimana dia tak mampu melindungi seseorang di depan matanya.
Namun di kumpulan asap ledakan tersebut muncul sosok pemimpin kelompok tersebut, terlihat salah satu tangan dari Pemimpin Pasukan itu terputus.
Yuto yang melihat hal itu dengan cepat menyerang Pemimpin pasukan tersebut yang telah terluka, dia tak ingin pengorbanan pria tersebut menjadi sia-sia.
Alah hasil Serangan Yuto Berhasil Menebas Pria tersebut dengar pedangnya yang saat itu telah terselimuti oleh Api yang sangat panas, yang bahkan membakar Pria tersebut
“Bersiaplah kali ini giliranmu” Ucap Yuto kepada pemimpin pasukan tersebut yang masih Bertahan, dengan raut wajah yang tampak sangat marah
Tak lama Setelah itu Yuto menyerang Pria itu dengan cepat
Namun Yuto yang saat itu sangat marah tak memberikan ruang terhadap Lawannya Untuk bergerak Bebas
Kini Pria tersebut telah terpojok, tak berselang lama Yuto kali ini Melancarkan serangannya dari arah samping, Yang berhasil Menebas salah satu tangan Pria Tersebut
Pria tersebut merasakan kesakitan, namun tak berhenti begitu saja kini Yuto Kembali Menyerang pria itu dengan memancarkan serang ke arah leher pria itu.
Dan saat itu juga Yuto berhasil mengalahkan Pria tersebut, membuat pria tersebut terbakan menjadi abu, akibat tebasan pedang yuto yang dilapisi oleh api sedari awal.
“Sepertinya aku harus bergegas Kembali ke lokasi senior berada” Ucap Yuto sambil menyarungkan Kembali pedangnya.
Kini Yuto Meninggalkan Lokasi pertempurannya menuju Ketempat Ketua Itu berada.
Di tempat lain, Ketua yang dan Pasukannya Masih terlibat Pertarungan, Kini Pria yang menunggangi salamander tersebut Berhasil melancarkan Serangan Kepada Ketua Itu,
Meskipun serangan tersebut tidak berakibat Fatal untuknya.
__ADS_1
Di satu sisi Terlihat Tetua Desa yang saat ini mendatangi lokasih yaitu Zona Perang.
Ia Menancapkan sebuah pedang yang telah ia bawah, dan saat itu terjadi sebuah gempa yang sangat dahsyat yang dirasakan oleh semua orang yang berada di dalam Goa tersebut.
Tak hanya itu sekitaran Goa tersebut, ikut berdampak, banyak hewan yang berlari menjauhi area tersebut, saat itu juga Muncul sebuah aura Hitam yang persis seperti yang pernah Yuto saksikan.
Aura itu memancar keluar dari Goa tersebut, mengakibatkan gerombolan Monster yang jumlahnya sangat banyak mendekati Goa tersebut.
Kitetsu yang saat itu dalam perjalanan, Ia merasakan aura tersebut bertambah pekat dari sebelumnya
“Sepertinya Tidak lama lagi dia akan bangkit” Ucap Kitetsu yang sepertinya mengetahui apa yang akan terjadi
Di tempat lain di lokasi dimana saat ini pertarungan terhenti antara Ketua melawan Pria bertopeng tersebut akibat terjadinya Goncangan yang sangat hebat.
“Sepertinya Misi Kita Telah Berhasil Ucap Pria Bertopeng itu”
“Semuanya Tinggalkan Tempat ini Mari Kita menuju Ke lokasih yang telah Di rencanakan” Pinta Pria itu kepada Bawahannya
“Kau mau kemana Tidak akan Kubiarkan kau lari” Ucap Tetua Itu,sekaligus menyerang Pria Tersebut
Tak sampai Disitu Pria Tersebut memerintahkan Salamander Tersebut Menyemburkan Api yang sangat Besar untuk menggagalkan serangan Ketua
Yuto yang saat itu dalam perjalanan merasakan aura yang sangat familiar dia rasakan.
“Aura ini, datang dari arah sana” Ucap Yuto yang saat itu dirinya tampak bimbang, antara melanjutkan perjalanannya untuk menemui Ketua, atau kearah Aura Tersebut.
Di waktu yang bersamaan Kini terlihat Tetua Desa Terpapar oleh aura Hitam tersebut, yang saat itu Juga dirinya Tampak Berubah.
Dimana Matanya saat itu Berwarna Hitam Dengan Bola Mata Berwana Merah bagaikan warna api.
Tak hanya itu, kini Muncul tanduk Di kepalanya, yang saat itu Juga menandakan dirinya kini telah berubah menjadi sosok Iblis….
Bersambung.......
..."By Alzan"...
__ADS_1