Place Of Death

Place Of Death
Pertarugan 3 sekawan


__ADS_3

Di Chapeter sebelumnya Shin bercerita tentang kejadian seratus tahun yang lalu, mengenai asal mula kejadian yang terjadi saat ini.


Di bagian terdalam goa, terlihat sebuah kawah larva bagiakan sebuah danau, terlihat Yaiba yang saat itu menunggangi salamander, dan bawahannya.


Di sisi lain lain Yuto dan Shin yang saat itu mulai mendekat ke arahnya, Yaiba menyadari hal tersebut.


“sudah lama kau tak merasakan energi ini, Akhirnya kau muncul juga, Shin” yang saat itu ia membalikan badanya melihat dua soso yang tak asing baginya


“Sepertinya kau berhasil mengalahkannya bocah” Ucapan Yaiba yang tertuju bada Shin.


“Yaiba Sadarlah” Ucap shin yang masih berharap kepada Yaiba.


“Berhenti katamu? Tidak aku tak akan berhenti, Kali ini rencanakan tak akan gagal”


“Sekarang aku berbeda dengan yang lalu, Kekuatanku sekarang sudah melampai Kalian semua, meskipun Kitetsu ada disini dia tidak akan dapat mengalahkanku”


Saat itu sosok bayangan Putih yang bergerak dengan Cepat, menyerang Yaiba dengan refleks Yaiba menghindarinya,tetapi serangan tersebut tidak sepenuhnya gagal.


Mengakibatkan pergelangan tangannya terputus, darah hitam bercucuran bagaikan air mancur dari pergelangan tangannya.


“Sepertinya meleset” ucap Pria tersebut sambil tersenyum, membuat mereka yang ada disitu terkejut


“Kitetsuuuuu……” Teriak Yaiba dengan nada yang sangat kesal


“Yoooo, Lama tak berjumpa kawan lama” Ucap Kitetsu


Shin yang melihat hal itu tampak senang melihat Kitetsu yang saat ini berada di depannya.


“Bagaimana kau bisa berada disini kitetsu-san?” tanya Yuto dengan raut wajah terkejut.


“Ceritanya Panjang, namun sebaiknya kita semua bersiap untuk pertarung”


“Kau benar” Ucap Shin yang saat itu telah bersiap utuk melakukan pertarungan


“Shin ada hal yang ingin kusampaikan kepadamu, Sepertinya kita harus membunuhnya kali ini” Ucap kitetsu dengan kuda-kuda yang siap untuk bertarung


“Yaa kau benar” Ucap Shin dengan berat yang memahami situasi saat ini.


“Persiaplah Yaiba kali ini tidak akan Melesat” ucap Kitetsu yang saat itu mengancungkan pedangnya Kepada Yaiba.

__ADS_1


“Hahahaha, apa kau berpikir kekuatannku sama kaya yang dulu” Ucap Yaiba yang saat itu pergelangan tangannya yang sebelumnya terpotong Mulai tumbuh kembali dengan sendirinya


“Lihat kekuatan ini dengan ini aku tak akan terkalahkan” Saat itu aura Hitam yang sangat pekat terpancar dari Tubuh Yaiba.


Pedang terkutuk yang berada pada Yuto terlihat bereaksi, Kitetsu yang menyadari hal itu menyarankan Yuto agar tak terlibat langsung dengan pertarunganya melawan Yaiba


“Yuto sebaiknya kau jangan melawan Yaiba, Bia raku dan Shin yang akan melawannya”


“dia benar Yuto, kuserahkan kuserahkan Salamander yang lainya kepadamu” Ucap Shin yang mengerti maksud Kitetsu


“Baiklah klau begitu, tolong berhati-hatilah”


Saat itu juga pertarunganpun berlangsung, Salamader nyemburkan api yang berbentuk bola besar kepada mereka bertiga,Yuto pun menlocat ke arah depan memotong api itu dengan pedangnya.


“Kerja bagun nak” Ucap Kitetus saat itu bergerak Bersama Shin secara Zig-zag untuk membigungankan Yaiba.


Tebasan pertama dari sisi kiri di lakukan oleh Shin, Dengan mudahnya Yaiba menangkisnya dengan pedang yang ia Gunakan, namun disisi lain Kitetus melancarkan tebasan ka arah bawah.


Namun Yaiba segera meloncat ke arah belakang dengan melebarkan jarak di antara mereka,namun dengan cepat Shin kembali bergerak maju melancarkan sebuah Tusukan ke bagian dada Yaiba.


Namun yaiba mengeluarkan aura hitam yang saat itu mengikat tangan dan Kaki Shin mengakibatkan pergerakan Shin Terhenti.


Tak hanya itu kitetsu memotong aura hitam tersebut yang saat itu mengikat Shin, yang membuat shin kini kembali dapat bergerak bebas.


“Berhati-hatilah Shin, saat ini kekuatanya telah jauh berbeda di bandingkan yang lalu”


“Ya kau benar, tapi jangan lupa Saat ini aku juga berbeda dengan yang dulu”


“Yaa kau benar”


“Yaiba ku akui saat ini kau jauh lebih kuat di bandingkan yang lalu, jangan Lupa kami juga bertambah Kuat” Ucap Shin dengan sangat percaya diri


“Kami akan mengalahkanmu dengan kekuatan kami” ucap Kitetsu


“Hahaha, Maka majulah Hibur aku lebih dari ini” Ucap Yaiba dengan bersemangat


“Bersiaplah Yaiba, Si pemilik kekuatan Pinjaman” Ucap Shin dengan nada mengejek


“Kekuatan pinjaman katamu, Beraninya kau” Teriak Yaiba dengan nada yang marah

__ADS_1


Shin yang telah lama berteman baik dengan Yaiba, mengetahui satu hal Yaiba sangat tidak menyukai saat dirinya di rendahkan.


Apa lagi saat kekuatannya di remehkan, Shin sengaja melakukan hal tersebut, untuk memancing Yaiba marah, dengan harapan agar Yaiba lengah, karna dalam pertarungan sikap tenang adalah salah satu kunci kemenangan.


“Bersiaplah Kitetsu, aku telah memancing emosinya, mari kita mafaatkan kondisi tersebut” Ucap Shin


Saat itu juga Yaiba kembali mengelurakan Aura Hitam yang jauh lebih kuat, bahkan saking Kuatnya, Mereka yang berada disitu tak menyadari saat itu juga mereka tampak mengeluarkan keringat.


“Energi ini” Ucap Yuto yang merasakan aura tersebut, yang saat ini masih tengah bertarung melawan Pasukan Yaiba dan Salamader.


Satu persatu Pasukan Yaiba Mulai Tumbang terkena sayatan pedangnya, Sampai tak terasa kini menyisakan dirinya dengan salamander tersebut.


Yuto yang mengetahai kekuatan utama salamander adalah api, Iapun melapisi pedangnya dengan elemen apinya.


Salamader tersebut kembali menyerang Yuto dengan menyemburkan api, Yuta meloncat ke atas Sekaligus melancarkan sebuah tepasan yang mengasilkan sebuah gelombang ke arah salamander tersebut.


Salamander itu berhasil menghidar, namun dengan cepat salamander itu mengibaskan ekornya kearah Yuto, yang saat itu masih mengudara.


Yuto pun hanya dapat menangkis dengan pedangnya, namun hal tersebut membuatnya terhempas dengan cepat, Yang saat itu hamper saja dirinya tercebur ke dalam kawah larva.


“Sial yang tadi Hampir saja” Ucap Yuto yang saat itu mencapakan pedangnya ketanah, untuk menahan tubuhnya yang terhempas.


Kini Yuto kembali menyerang Salamder tersebut dengan cepat, Ia berlari mengelili salamander tersebut, bertujuan mengbingukan salamander tersebut.


Salamander tersebut yang tampang bingung, menyeburkan Api ke arah Yuto dengan membabi Buta, yang mengakibatkan mayat yang saat itu berdada lokasih itu ikut terbakar.


Meskipun Begitu serangan itu kurang efektif sehingah sama sekali tak mengenai Yuto, Yutopun melihat sedikit celah, bergegas maju untuk menebas salamder itu.


Namun salamander itu menyadari pergerakan Yuto, memutar badanya menyerang Yuto kembali dengan ekornya, Saat itu Juga Yuto kembali meloncat ke atas.


Kali Ini Yuto kembali menyerang salamder itu dengan gelombang apinya, Salamder tersebut kembali menghindar dan dengan cara yang sama seperti sebelumnya.


Ia kembali melancarkan serangan dengan ekornya kepada Yuto yang masih mengudara, Namun Yuto yang saat itu telah siap menirima serangan tersebut.


Berniat memotong Ekor Salamander, alah hasil sesuai dugaanya Ia berhasil memotong ekor salamander tersebut.


Meskipun Tubuh salamander Keras, beberapa bagian dari Tubuhnya Bisa Untuk di Lukai.


Bersambung......

__ADS_1


..."By Alzan"...


__ADS_2