
Kini Yuto dan Yozu kembali melanjutkan perjalanan mereka, meskipun didalam perjalanan terdapat berbagai macam Monster namun dengan mudah mereka dapat mengalahkan.
Sampai suatu ketika Yuto mendengar suara misterius di dalam perjalanan
“Yozu Tunggu sebentar” Ucap Yuto
“ada apa? Apakah ada sesuatu?” Ucap Yuzu yang kebingungan
“Sepertinya ada sesuatu, Apa kau tidak mendengarnya?”
“Aku sama sekali tidak mendengarnya” Ucap Yozu
“Mungkin hanya perasaanku saja” ucap Yuto
“Sebaiknya Kita melanjutkan perjalanan” Ucap Yuzu, dan mereka pun kembali melanjutkan perjalanan
Namun suara tersebut kembali terdengar, namun kali ini tampak sangat jelas.
“Yozu apakah kau sama sekali tidak mendengarnya?” Tanya Yuto
“Aku sama sekali tidak mendengarnya” jawab Yozu yang tampak kebingungan.
“Sepertinya suara ini hanya aku yang dapat mendengarnya, Entah mengapa suara itu se akan – akan memanggilku” Ucap Yuto
“Aku tidak tau apa yang kau bicaran, Namun apa bila itu memang benar sebaiknya kita menyelidikinya” Ucap Yuzu
“Baiklah, Namun sebaiknya kita berhati – hati bisa saja ini jebakan”
Yuto dan Yuzu bergegas ke Arah suara tersebut, semakin lama, suara itu semakin terdengar jelas oleh Yuto, dan akhirnya mereka tiba di sebuah Goa.
“Sepertinya suara ini berasal dari sini” Ucap Yuto
“Sebaiknya kita bergegas masuk, dan berhati – hatilah” Ucap Yozu, yang kemudian mereka masuk kedalam Goa tersebut, Namun tak lama setelah itu, Goa tersebut Berguncang dengan sangat hebat, membuat pintu masuk Goa tersebut terblokir oleh reruntuhan batu yang berjatuhan dari atas.
Namun anehya Sekuat apun mereka berusaha untuk menghancurkan batu itu sama sekali tidak berdampak.
“Sepertinya kita harus mencari Jalan keluar yang lain” Ucap Yuzu
“Sebaiknya begitu” Ucap Yuto, Yang kini melanjutkan perjalanan, semakin dalam mereka memasuki Goa tersebut, Hinggah akhirnya mereka menemukan sebuah Kerangka manusia yang hanya, dengan mengenakan sebuah baju Zirah, dan duduk di sebuah singgah sana, dan memegangan sebuah batu yang berwarna merah
“Lihat itu tengkorak itu, sepertinya tengkorak ini telah lama berada disini” Ucap Yuto yang kemudian mengambil sebuah batu yang berada ditangan Tengkorak itu.
Namun disaat itu juga Tiba – tiba saja Mata kerangka itu menyala.
Bommmm, suara sebuah ledakan
“Yuuutooo” Teriak Yuzu
“Tenang aku baik – baik saja” ucap Yuto yang muncul dari kobaran api yang tebal yang di sebabkan oleh ledakan tadi
“Apa yang sebenarnya terjadi?”
__ADS_1
“Sepertinya tengkorak itu bangkit”
“Unded” Ucap Yuzu, yang tak lama setelah itu melihat kerangka itu telah berdiri
“Berhati – hatilah Yuto sepertinya Unded tersebut bukanlah Unded sembarang” Ucap Yozu
“Sepertinya Begitu” ucap Yuto
“Apakah kau yang telah membangunkan aku?” Tanya undet itu
“Yaa, aku yang membangunkan mu, namun aku sama sekali tidak berniat untuk melakukan hal itu, Aku hanya mendengar sebuah suara yang entah mengapa mengarahkan ku kesini
“hahah tak kusangka telah tiba waktunya” Ucap Unded sambil tertawa
“apa maksutmu?”
“Akan kujelaskan kepadamu, Namun sebelum itu sebaiknya Kalian menaruh kembali senjata kalian”
“Apa maksutmu?”
“Sepertinya Kalian tidak akan percaya Jika aku menjelaskannya, Bagaiman jika seperti ini” Ucap Unded itu, dan mengeluarkan sebuah Aura yang sangat hebat Bahkan Aura itu sama sekali tidak pernah Mereka rasakan.
Bahkan Yuto sendiri yang pernah merasakan Aura dari Salah satu dari Jendral Iblis, menyadari bahwa Unded ini sangat Kuat Bahkan Auranya Hampir menyamai Salah Aura Jendral iblis, namun dengan kekuatn yang lebih besar
“Sebaiknya kita mendengarkannya Yuto, Jika dia memang berniat jahat dia dapat dengah mudah membunuh kita” Ucap Yozu
“Sepertinya begitu” Ucap Yuto, yang kemudian memasukan pedangnya kedalam sarungnya
“Apa sebenarnya yang ingin kau bicarakan? mengapa kau memanggilku? Tanya Yuto
“Biarkan Kuperkenalkan diriku terlebih Dahulu, Namaku Noki Masahi”
Yozu yang mendengar hal tersebut sangat terkejut, bahwa didepannya saat ini seseorang yang mampu mengguncang dunia dengan pedangnya.
Sedangkan Yuto tak menyangka Orang yang saat ini dihadapanya merupakan Guru dari Hitori, pendekar pedang terkuat yang pernah ada,
“Masahi-san” Ucap Yuto yang kemudian menudukan kepalanya untuk memberi Hormat
“Hoo sepertinya kau mengetahuiku? Tampaknya kau telah bertemu dengan Muritku”
“Yaa, aku murit Hitori-san, namaku Kasuragi Yuto” Ucap Yuto
“Hahaha, Aku tak menyangka dia memiliki murid” Ucap Masahi
Yozu yang mendengar hal tersebut tampak sangat terkejut, bahkan lebih terkejut dari pada sebelummnya
“Yuto, Apa yang kau maksut Lightning Warrior?”
“Iya, Itu memang dia”
“Sebaiknya langsung saja ke pembahasan utama”
__ADS_1
“Banyak Hal yang ingin Ku Sampaikan, Namun waktuku sangat terbatas”
“apa Maksudmu bukankah Unded dapat Hidup abadi?
“Yaa kau benar namun aku ini berbeda, Aku sama sekali tidak memiliki Inti sebagai sumber kehidupanku”
“Trus bagaimana bisa kau bangkit”
“Aku punya teknik Khusus yang berasal dari kampung halamanku, Meskipun aku tak dapat menggunakan sihir namun dengan teknik ini aku bisa bangkit kembali, namun hanya dalam waktu sebentar”
“Mari kita lanjut ke pembahasan Utama”
“Yuto berhati – hatilah menggunakan pedangmu”
“Apa maksutmu Masahi-san? Apakah ada sesuatu dengan pedang ini?”
“Sebelum aku menempa pedang itu, secara tak sengaja aku mendapatkannya di suatu tempat, pedang tersebut tampak sangat usang dimana pedang terpatah menjadi dua bagian, namun ada sesuatu didalamnya”
“sesuatu” Gumam Yuto dan Yozu di dalam hati mereka
“Bisa di katakan pedang itu seperti sebuah pedang terkutuk, Saat aku mengambilnya aku merasakan Jiwa mahkluk Hidup yang sangat banyak berada di pedang itu, bisa di bilang jiwa – jiwa yang di renggut oleh pedang itu”
“Aku hampir saja terpengaruh oleh pedang tersebut, untuk mencegah ada orang lain yang mendapatkannya, akupun memutuskan untuk menempahnya kembali dan menyegel kutukan pedang tersebut”
“Tentu saja hal itu tidaklah mudah, untuk dapat melakukan hal tersebut, aku harus mencari sebuah material, salah satu dari material itu adalah Batu yang saat ini ada di genggamanku”
“Namun dari penglihatan ku saat ini sepertinya Segel itu sudah mulai lemah”
“apa yang harus kulakukan?” Tanya Yuto
“Carilah sebuah desa di dalam desa itu ada sebuah ras Draf, Suruh Lah mereka menempah pedang itu”
“Tapi bagaimana aku menemukannya, dan bagaiman meraka mau menempa pedang ini?”
“berikan saja batu ini kepada mereka, Jika kau menemukan Seorang Draf, mereka akan mengantarmu, ke desanya”
“Sepertinya waktuku telah habis, masih banyak yang ingin aku beritahukan kepadamu”
Namun sebelum kesadarnya benar – benar menghilang masahi memberikan sedikit kekuatannya kepada Yuto
“Yuto terimalah Ki ini, itu akan membantumu untuk keluar dari Goa ini”
Dan saat itu Yuto merasakan sesuatu mengalir dalam tubuhnya, namuh hal itu bukanlah mana, atau energi internal yang pernah dia rasakan
Dan tak lama setelah itu tengkorak tersebut kembali jatuh.
Bersambung......
Jangan Lupa Vote, Komen dan Like
...Semoga terhibur dengar karya saya yang masih banyak kekurangn ini...
__ADS_1
...-By Alzan-...