Place Of Death

Place Of Death
Penjaga Goa


__ADS_3

Kini Yuto dan kelima orang lainnya telah sampai di tempat Tujuan. Terlihat banyak Pepohonan Tumbuh di lokasi tersebut layaknya sebuah Hutan.


“Salam tetua kami Berhasil Membawanya” Ucap salah satu dari mereka Kelima Orang tersebut, atau bisa di katakan pemimpin regu itu


“Akhirnya Kalian sampai Juga” Ucap tetua itu


“Salam Senior, Apa yang membuatmu


memanggilmu, sepertinya kau mengetahui siap diriku” Ucap Yuto


“Tentu saja aku mengenalmu, Orang yang mendapatkan Julukan Kuroi Kenshi” Ucap Tetua itu yang membuat mereka yang ada saat itu terkejut mereka tidak menyangka bahwa Pria yang bersamanya adalah Kuroi Kenshi


“Namun sepertinya kau memanggilku bukan karna kau mengetahui julukanku melainkan lebih dari itu” Ucap Yuto


“memang benar aku memanggilmu kesini karena aku melihatmu saat itu berada di Zona Perang”


“Saat itu kau jatuh pingsang aku ingin menolongmu, namun aku melihat seorang pria muda menolongmu, sehingga mengurungkan niatku”


“Namun ada hal lain lagi mengenai pedang Hitam itu, menunjukkan siap identitasmu sebenarnya”


“Sepertinya kau mengetahui mengenai pedang ini” Ucap Yuto


“Tentu saja Aku pernah berkunjung ke Desamu 20 Tahun yang lalu” Ucap Ketua itu yang membuat Yuto terkejut


“Benarkah, Apa kau juga mengetahui apa yang terjadi dengan desaku sekarang”


“Yaa aku mengetahuinya, sungguh disayangkan” Ucap Ketua Itu yang kemudian mengajak Yuto ke suatu Tempat


Yuto pun mengikuti


“Mungkin kau mengetahui aku memanggilmu kesini Untuk membahas masalah prasasti” Ucap Ketua itu sekaligus menunjukkan prasasti yang telah ia temukan


“Apakah kau mengerti maksudnya dari Prasasti ini?”


Terlihat di dinding tersebut tergambar sebuah Gunung Merapi dan terdapat tulisan Yuto yang memahami Tulisan tesebut mencoba untuk menafsirkannya, namun nampaknya tetua itu dapat memahami prasasti tersebut

__ADS_1


“senior apakah kau dapat membaca prasasti ini?” Tanya yuto


“Tentu saja aku memahaminya, bukankah sudah kubilang aku pernah datang ke desamu, Tak hanya itu juga sempat tinggal di desa itu selama 10 tahun”


“benarkah? Apakah kau mengenal ayahku?” ucap yuto yang tampak Bahagia mengetahui ada seseorang yang pernah tinggal di desanya


“Iya aku mengenalnya Bisa di bilang ayahmu teman terbaikku, bahkan saat kau lahir ayahmu tampak Bahagia sekali, ia trus bercerita tentangmu kepadaku”


“Namun tak kusangka Tidak lama sejak kepergianku dari desa Itu aku mendengar hal mengerikan tersebut” Ucap Ketua itu, yang membuat Yuto bersedih namun tak berlangsung lama Yuto Kembali membahas mengenai Prasasti itu


“Senior coba Lihat ini, Sepertinya Prasasti ini, mengapa ada gambar Gunung berapi?” Ucap yuto


“Kau benar bahkan disini dijelaskan terdapat sebuah Pola sepertinya ini Pola segel” Ucap ketua itu


“senior benar tapi apa maksud dari ini semua, Sepertinya di Gunung itu Tersegel sesuatu yang mungkin sangat berbahaya” Ucap Yuto


“senior Bukankah kau pernah berada di desaku, Apakah kau mengetahui Apa yang sebenarnya mereka teliti?”


“Yaa kau benar aku mengetahui, Namun sayang informasi yang kudapatkan masih sangat terbatas”


Ia memberi tahukan yuto bahwa desa tersebut berusaha menguak sebuah misteri yang dimana kejadian tersebut berkaitan dengan terbentuknya kekaisaran saat ini, bahkan pada zaman itu sebelum terbentuknya kekaisaran saat ini dunia bisa dibilang hanya di kuasai oleh para raja.


Dimana saat itu ras yang berada, di dunia ini hanya terdapat dua ras saja yaa itu Human, dan elf.


Namun tentu saja hal itu berubah Ketika bangsa iblis muncul tak hanya itu monster mulai bermunculan juga, entah dari mana munculnya mereka semua, sehingga dapat mengubah tatanan dunia yang saat ini kita kenal.


Yuto yang mendengar hal tersebut menyadari bahwa sepertinya ada seseorang yang terlibat di semua kejadian itu, dan bisa dibilang mereka yang mengetahuinya adalah meraka yang membuat prasasti ini, Trus apa Hubungannya dengan Place Of Death, mengapa mereka yang berhasil kesana mengetahui rahasia ini.


“Senior ada hal yang ingin aku tanyaakan kepadamu?”


“Silakan tanya”


“Mengapa kau bisa berada disini?” Tanya yuto yang penasaran


“aku penjaga Goa ini”

__ADS_1


“Penjaga Goa ini, Apa yang dia maksud” ucap Yuto dalam hati


“Jangan Terkejut Seperti itu, Baiklah biar aku jelaskan”


Di tempat Lain


Perturan antara kedua pria itu masih trus berlanjut tampak keduanya mulai kelelahan, namun tiba – tiba saja ada sebuah serangan yang datang, Sebuah semburan Api yang sangat hebat menyerang keduanya, Mereka yang saat itu menyadari bahwa terlambat mustahil untuk menghindar


Bukan hanya itu muncul sosok monster yang sangat besar berbentuk seperti seekor kadal di balik kobaran api itu, Bahkan ada sosok pria yang saat itu duduk santai di atas Monster itu.


“Dasar Bawahan yang tidak berguna, menangani satu saja tidak becus” Ucap pria itu yang menutupi wajahnya dengan sebuah topeng berwarna merah


“Ketua maafkan kami, Sepertinya mereka berhasil membawa anak muda itu, Dari jejak yang kami temukan sepertinya mereka bergerak ke arah Timur”


“Aku harus melaporkan hal ini pada mereka” Ucap pria itu yang masih berhasil selamat dari serangan tadi namun sekujur Tubuhnya di penuhi oleh Luka Bakar, yang tak lama dia pun terjatuh tak sadarkan diri


Di tempat lain yaitu di desa tersembunyi tersebut, Nampak sangat sepi bukan hanya itu desa tersebut mulai di tutupi oleh kabut yang perlahan menutupi semua rumah penduduk desa itu


Di Rumah tetua desa


“sepertinya tidak lama lagi, kita akan Kembali berperang, Andai saja bukan karna kedua orang itu ini semua pasti tidak akan terjadi”


“Tetua kami mendapat laporan bahwa mereka sudah bergerak”


“Sepertinya ini semua tidak bisa terhindarkan, Baiklah beritahu semuanya kita segera bersiap- siap, kita akan mulai bergerak” Ucap Tetua Tersebut


“Sudah lama Aku tak menggunakan Pedang ini” Ucap tetua yang saat itu mengambil pedangnya yang berada di dalam peti yang saat itu terlihat dia tersenyum yang di bayangi dengan aura hitam yang sangat pekat


Nampak pedang tersebut bukanlah pedang biasa, seluruh area ruangan tersebut diselimuti oleh aura itu, terlihat kedua penjaga yang saat itu berada dalam ruangan itu ikut terpapar aura tersebut, mereka merasakan tekanan yang sangat luar biasa namun tak hanya itu mereka juga merasakan ada lonjakan energi didalam tubuh mereka


“Kalian berdua mulai sekarang kalian akan menjadi pemimpin kelompok, bagi kelompok tersebut menjadi dua bagian” Ucap tetua yang tampak sengaja memberikan aura tersebut kepada mereka berdua agar menjadi lebih kuat


Di saat itu juga kedua penjaga tersebut mulai melaksanakan perintah tetua, yang tak mereka sadari sekarang muncul tanduk di atas kepala mereka seperti tanduk domba, yang menandakan mereka saat ini telah berubah menjadi Iblis.


Bersambung......

__ADS_1


......"By Alzan"......


__ADS_2