Possessive Brothers

Possessive Brothers
18 :Izin Dari Mami


__ADS_3

Dari sekian banyaknya wanita yang pernah Gema sukai atau dekat dengannya Zelline adalah satu-satunya yang berhasil menarik perhatian Gema hingga sejauh ini.


Zelline satu-satunya yang membuat Gema rela menghubungi Kakak dari Zelline hingga orang tuanya hanya untuk meminta izin. Sebelumnya Gema tidak pernah berjuang sebesar ini untuk seorang wanita dan Zelline adalah yang pertama.


Malam ini Gema berada di dalam kamar adiknya. Pria itu menemani Gerhana menonton film kartun di kamarnya.


Sudah biasa orang tuanya belum pulang, jadi Gema yang akan menunggu Gerhana hingga tertidur.


Sambil menemani adiknya Gema menunggu balasan yang diberikan oleh Ziko dan juga kedua Kakak Zelline.


Tapi, sama sekali belum ada balasan.


"Abang aku lapar." Kata Gerhana tiba-tiba.


Anak itu mendongak dan menatap mata Gema dengan wajah sedihnya.


"Mau makan apa?" Tanya Gema.


"Em mau makan mie goreng." Kata Gerhana.


Gema tersenyum lalu mencium singkat kening adiknya, "Yaudah, sebentar Kakak buatin dulu, kamu sini aja ya?"


Dengan patuh Gerhana mengangguk. Anak itu menatap Gema yang sekarang pergi ke dapur untuk membuat mie goreng.


Saat merasa sedikit bosan Gerhana mengambil ponsel milik Kakaknya dan menghidupkannya tanpa izin. Anak itu melihat-lihat dan kebetulan Gema yang sedang membuka aplikasi chat di paling atas ada chat bersama Zelline.


Gerhana yang sudah cukup faham dan melihat ada foto dari seorang wanita yang pernah bertelponan dengannya itu membuat dia tersenyum senang. Dengan asal Gerhana memencet dan ternyata anak itu melakukan panggilan vidio dengan Zelline.


Mata bulatnya menatap gambar dirinya dilayar ponsel Gema hingga gambarnya mengecil dan berganti dengan wajah Zelline yang membuat anak itu terlihat antusias.


"Kakak"


Tangan Gerhana melambai-lambai di depan kamera handphone Gema dan membuat Zelline yang awalnya terkejut langsung tersenyum lebar.


'Halo Hana'


"Halo Kakak.. Kakak sedang apa? Aku sedang nungguin Abang masak mie untuk aku." Kata Gerhana dengan senyuman lebarnya.


'Kakak lagi di kamar baru selesai makan malam'


Gerhana mengangguk lucu dan terus menatap Zelline dengan binar mata yang membuatnya terlihat menggemaskan.


"Kakak cepat main kesini biar Hana ada teman." Kata Gerhana yang membuat Zelline tersenyum tipis.


Dia juga mau, tapi memangnya boleh?


Huh dia tidak berani meminta izin, tapi nanti dia coba bicara pada Devina deh.


'Iya nanti Kakak main ke sana'


Gerhana semakin terlihat senang. Dia mengajak lagi Zelline berbicara hingga Gema muncul setelah selesai memasak mie.

__ADS_1


Mata pria itu membulat dengan sempurna melihat Gerhana tengah bertelponan dengan Zelline.


Astaga anak itu tidak bisa sekali melihat handphone tergeletak.


"Gerhana! Siapa yang suruh mainin handphone Kakak?" Tanya Gema.


Bukan takut Gerhana malah menyengir lucu dan menunjukkan layar ponselnya dimana ada Devina.


"Aku telpon Kakak cantik." Kata Gerhana dengan penuh semangat.


Zelline tersenyum mendengarnya dan Gema hanya bisa pasrah. Dia duduk di samping Gerhana lalu berniat mengambil alih ponselnya, tapi langsung dihalangi.


"Gerhana ini makan dulu." Kata Gema.


"Suapin." Kata Gerhana yang sekali lagi membuat Gema menghela nafasnya.


Pria itu menyuapi Gerhana dan menjadi pendengar dari percakapan antara dua orang itu sambil sesekali melihat Zelline yang terlihat antusias.


Udah cocok lah ya mereka berdua??


Langsung pacaran aja deh kayaknya.


••••


"Gema siapa Zelline?"


Pertanyaan itu Ziko ajukan ketika sedang sarapan hingga membuat seluruh pasang mata menatap ke arahnya. Sedangkan Zelline yang mendapat pertanyaan itu terlihat takut dan gelisah sendiri.


"Dia minta izin sama Papi mau ajakin Zelline keluar." Ucap Ziko yang membuat Devina cukup terkejut mendengarnya.


"GAK! Papi jangan dikasih izin! Gema juga chat Arthan, tapi enggak Arthan kasih izin, apaan modus banget bilang mau ngajakin Zelline ketemu adiknya." Omel Arthan dalam satu kali tarikan nafas.


"Tau kayak Zelline kenal aja sama adiknya." Kata Ardhan menambahkan.


Zelline langsung menunduk, tuh kan tidak bakal boleh.


"Zelline coba jawab dulu ya? Memang Zelline kenal baik Gema? Sama adiknya juga kenal?" Tanya Ziko.


Zelline mengangguk singkat, "Zelline kenal sama Gerhana beberapa kali Zelline telponan sama adiknya Gema, dia lucu."


Terlihat sekali Zelline takut ketika mengatakannya. Hal itu membuat Devina tersenyum tipis.


Dia seperti mengingat masa lalu, tapi bedanya dulu yang ribet kalau dia mau keluar sama cowok itu Devano dan bedanya lagi Devano tidak terlalu posesif seperti kedua anaknya sekarang.


"Kalau Zelline mau boleh, tapi pulangnya jangan lama-lama." Kata Devina sebelum yang lain sempat menjawab.


"Mami!"


"Sayang!"


Kedua anak dan juga suaminya langsung protes, tapi tidak diperdulikan oleh Devina.

__ADS_1


"Kapan Zelline perginya?" Tanya Devina dengan penuh kelembutan.


"Hari sabtu Mami habis pulang sekolah kan hari sabtu pulangnya lebih awal." Kata Zelline yang membuat Devina mengangguk faham.


"Kalau gitu pulangnya jangan sampe malem ya? Jam lima sampai di rumah." Kata Devina.


Zelline terlihat senang dan langsung mengangguk dengan penuh semangat. Kini gantian Devina yang menatap kedua anak juga suaminya dengan tajam.


"Apa? Mau protes sama Mami?" Tanya Devina galak.


"ENGGAK MAMII!" Jawab ketiga pria itu bersamaan.


Zelline tertawa kecil mendengarnya. Dia menatap Devina dengan senyuman lebarnya.


"Makasih Mami." Kata Zelline.


Devina mengangguk lalu mengusap sayang kepala Zelline dan meminta gadis itu untuk. melanjutkan sarapannya.


"Berangkat sama Papi ya? Nanti kalau sama Arthan telat lagi." Kata Devina.


mendengar itu Arthan tak berani jawab. Soalnya memang benar waktu itu Zelline terlambat karena dia.


"Tapi, awas lo ya Zel nempel-nempel sama Gema kalo pergi nanti." Kata Arthan memperingati.


"Apa kita ikut juga aja Tan?" Kata Ardhan yang membuat Zelline melotot.


"Arthan Ardhan!"


"Siap Mami enggak jadi." Kata mereka ketika melihat wajah kesal Devina.


Bisa bahaya kalau Devina ngambek nanti kulkas akan di kunci hingga mereka tidak bisa mencari makanan.


Pokoknya kalau Devina ngambek akan sangat berbahaya untuk jatah makan dan camilan mereka semua.


Jadi, menurut saja.


••••


Hai haiii maaf baru sempat update🙏


Oh iya waktu aku baca komentar ada yang minta pisahin cerita Zelline sama Gema, tapi enggak bisa aku lakuin yaa..


Aku sengaja satuin cerita ini supaya aku bisa fokus gitu enggak bolak balik sana sini buat nulis hehe


Dan kenapa lebih banyak scene Gema sama Zelline karena awalnya memang mau buat sequel untuk Istri Manja Ziko, tapi karena ada yang minta untuk anak-anak Devano juga makanya aku satuin gitu😞


Jadi, alasannya karena kalo cerita Zelline sama Gema udah tersusun rapih sedangkan cerita anak-anak Devano aku buat ngalir seiring aku nulis gitu hehe


Nah jadi, maaf kalo ada yang enggak nyaman hehe aku gak mau misah-misah soalnya aku takut enggak maksimal dan malah ngilang gak update update nantii hehe


Udah segitu ajaaa.. See you di next parttt❣️❣️❣️

__ADS_1


__ADS_2