Possessive Brothers

Possessive Brothers
71 : Zelline Cemburu


__ADS_3

Zelline baru saja keluar kelas dan ingin pergi ke kantin, tapi langkah kakinya terhenti begitu melihat Meisha yang berjalan di samping Gema. Gadis itu terlihat menempel pada Gema sambil mengajaknya berbicara hingga membuat wajah Zelline berubah cemberut.


Di sampingnya ada Kiara yang tersenyum tipis melihat teman baiknya itu. Dia rasa Zelline tengah cemburu sekarang.


Apalagi ketika Gema melangkahkan kakinya bersama dengan kedua temannya dan juga Meisha untuk pergi ke kantin. Melihat itu wajah Zelline semakin cemberut, dia memeluk lengan Kiara dan mengajaknya untuk berjalan mendahului mereka.


Zelline melewati mereka begitu saja tanpa menoleh ketika Gema memanggil namanya.


"Kenapa sih Zel?" tanya Kiara ketika mereka sudah sampai di kantin.


Zelline tak mau menjawab dan malah mengajak Kiara untuk duduk lalu memesan makan siang mereka.


Tak lama kemudian Gema memasuki kantin bersama Laurent juga Justin dan jangan lupakan Meisha yang berjalan di samping pria itu. Terlihat Gema yang berusaha memberikan jarak, tapi gadis itu terus mendekat padanya.


Gema mengalihkan pandangannya untuk mencari keberadaan Zelline dan ketika menemukannya dia tersenyum. Pria itu berbicara dengan teman-temannya lalu menepuk pelan pundak Meisha sebelum menghampiri Zelline.


"Gue panggil enggak denger," kata Gema sambil duduk di hadapan Zelline.


Bukan menjawab Zelline malah memasang wajah kesalnya.


"Kenapa Gema kesini? Tuh Meisha cariin kamu," sindir Zelline yang membuat Kiara tertawa pelan.


Temannya itu kelihatan sekali kalau sedang cemburu pada Gema, tapi sayangnya Gema belum sadar. Dia malah bingung mendengar perkataan Zelline barusan.


"Ya biasanya juga bareng kan?" kata Gema dengan senyuman.

__ADS_1


"Enggak! Tadi aja Gema ke kantin sama Meisha, kenapa sekarang malah kesini?" tanya Zelline kesal.


"Tadi mau ajakin lo, tapi kelas lo udah keluar duluan dan gue kira lo udah ke kantin duluan makanya gue kantin sama Laurent dan Justin..."


"Dan Meisha," kata Zelline menambahkan.


Gema menatapnya dengan alis bertaut sedangkan Kiara sudah tertawa karena merasa lucu melihat temannya itu cemburu.


"Meisha cuman tanya kabar karena gue enggak masuk kemarin," kata Gema.


"Oh khawatir banget dia Gema sakit," ujar Zelline.


"Zell."


Kiara tertawa lagi dan membuat Zelline menatapnya dengan kesal juga.


"Enggak," kata Kiara sambil tersenyum.


Zelline cemberut lagi. Dia menatap Gema yang juga tengah menatap matanya.


"Lo marah?" tanya Gema.


"Bukan marah ish aku kesel! Habisnya Gema tadi dekat-dekat sama Meisha terus ke kantin sama dia padahal aku belum ke kantin," gerutu Zelline.


Ungkapan itu membuat Gema terdiam selama beberapa detik sebelum akhirnya mengeluarkan suara tawa.

__ADS_1


"Lo cemburu ya?" tanya Gema bercanda.


Gema tak berharap Zelline akan membenarkan perkataannya, tapi ternyata gadis itu mengakuinya.


"Iya! Gema kan sudah janji enggak dekat-dekat cewek lain," kata Zelline dengan wajah kesalnya.


Pengakuan itu membuat Gema terkejut, tapi kemudian tersenyum dengan lebar. Sedangkan Kiara hanya tersenyum menanggapi perkataan temannya tersebut.


Zelline memang terlalu jujur.


"Tadi beneran gue kira lo udah ke kantin Zel makanya jadi duluan sama mereka," kata Gema jujur.


"Tapi dekat-dekat sama Meisha," ujar Zelline.


"Dia yang deketin bukan gue," kata Gema.


"Astaga tolong diingat kalau gue masih disini ya?! Perkara rumah tangga nanti aja dibahasnya," kata Kiara yang membuat Gema terkekeh pelan.


Zelline sendiri langsung menatap temannya dan tersenyum. Hal itu membuat Kiara ikut tersenyum sambil mencubit gemas pipinya.


"Gemes banget sih temen gue, udah ngeri cinta sekarang ya?"


Dan Zelline menanggapinya dengan cengiran lucu.


Dia benar-benar keturunan Papi Ziko.

__ADS_1


••••


Zelline manjanya seperti Mami Vina, tapi perhatian dan cemburuannya seperti Papi Ziko 🤭


__ADS_2