Possessive Brothers

Possessive Brothers
67 : Sakit


__ADS_3

Keesokan harinya Zelline yang sudah sampai di sekolah terlihat tengah mencari keberadaan Gema yang belum terlihat padahal sudah mau masuk.


Apa pria itu terlambat?


Zelline mengeluarkan ponselnya dan mengecek apakah Gema sudah membalas pesannya atau belum dan ternyata belum. Saat melihat ada Laurent bersama dengan Justin baru saja datang Zelline langsung memanggil keduanya.


Dia berlari kecil menghampiri kedua pria itu untuk menanyakan Gema.


"Laurent."


"Iya Zel?" tanya Laurent.


"Gema mana? Dia terlambat?" tanya Zelline.


"Oh Gema tadi gue sama Justin abis susul dia ke rumah, tapi dia enggak berangkat lagi sakit," kata Laurent.


Kata sakit yang pria itu ucapkan membuat raut wajah Zelline langsung berubah. Kepanikan yang gadis itu rasakan tidak bisa dia sembunyikan.


"Gema sakit apa?" tanya Zelline.


"Enggak papa kok Zel cuman agak panas aja sama flu kayaknya, jadi tadi gue sama Justin ke rumahnya terus nganter Hana ke sekolah," kata Laurent menjelaskan.


"Gema di rumah sama siapa?" tanya Zelline khawatir.


"Sendiri, tapi tenang aja Zel udah biasa dia mah," kata Justin.


Raut wajah Zelline terlihat cemas. Dia langsung pergi ke kelas tanpa mengatakan apapun lagi.


"Enggak salah ngomong kan kita?" tanya Laurent.


"Enggak lah kan kita jawab jujur," ujar Justin yang membuat Laurent mengangguk setuju.

__ADS_1


Kemudian mereka berdua masuk ke dalam kelas. Sebelumnya Gema memang menelpon dan meminta mereka untuk ke rumah, dia meminta tolong untuk teman-temannya itu mengantarkan adiknya ke sekolah.


Tapi, Gema memang tidak papa suhu tubuhnya hanya sedikit tinggi karena dia flu dan kepalanya juha sedikit pusing.


Hanya itu saja.


••••


"Eh lo sakit beneran apa bohongan?"


Gema menatap pria dihadapannya dengan mata memicing. Orang itu adalah kakak laki-laki Zelline yang entah kenapa bisa sampai di rumahnya dan mengetuk pintu rumah dengan tidak sabaran.


Saat membuka pintu dia langsung bertanya dengan ketus yang membuat Gema kebingungan di tengah sakitnya.


"Ngapain disini?" tanya Gema dengan suara serak.


"Lo sakit beneran?" tanya Arthan.


"Lah iya panas? Dah makan belum lo?" tanya Arthan yang membuat Gema semakin bingung.


"Lo ngapain kesini Kak?" tanya Gema bingung.


"Menurut lo aja gimana?! Si Zelline nelpon gue maksa gue ke sini suruh lihat lo katanya kalau gue enggak kesini dia ngambek," oceh Arthan.


Gema masih kelihatan bingung. Kenapa Zelline tiba-tiba meminta kakaknya untuk datang kesini?


Kenapa juga Zelline bisa tau kalau dia sakit?


Apa teman-temannya yang memberitahu gadis itu?


"Enggak papa gue Kak cuman demam dikit," kata Gema.

__ADS_1


Arthan menghela nafasnya kasar. Kemudian dia mendorong pelan tubuh Gema dan masuk ke dalam bersama dengan pria itu.


Gema terlihat kebingungan, tapi dia tak protes karena tak merasa lemas.


"Lo udah makan belum Gem? Gem Gem," kata Arthan yang membuat Gema berdecak kesal.


"Dih jawab gue nanya juga," omel Arthan.


"Udah kemaren," jawab Gema.


"Terus lo belum minum obat??" tanya Arthan.


"Enggak minum obat istirahat juga sembuh," kata Gema.


Kali ini Arthan yang berdecak kesal. Dia menyuruh Gema untuk duduk lalu mengeluarkan ponselnya untuk memesan makanan sambil mengomel.


"Kalau dia anak Mami udah diomelin tujuh hari tujuh malem sakit, tapi enggak mau minum obat mana terakhir makan kemaren..."


Pria itu mengomel sendiri yang membuat Gema hanya diam sambil menatapnya dengan aneh.


Ini kenapa Zelline bisa punya ide dan menyuruh Arthan ke rumahnya sih???


"Ini kalau bukan karena Zelline gue enggak mau nih ke rumah si Gem Gem mending gue jalan sama Anin, tapi kalau gue enggak kesini Zelline pasti...."


Dan Arthan mengomel sendiri sambil memesan bubur melalui ponselnya.


••••


Cieee Arthan cieeee


Apakah Arthan akan berteman baik dengan Gemgemm🤭

__ADS_1


__ADS_2