
Zelline, wanita itu selalu berhasil menarik perhatian Gema meskipun dia berdiri ditengah keramaian. Seperti yang tengah sejadi sekarang dimana Gema berdiri sambil menatap ke arah Zelline yang tengah mengikuti pelajaran olahraga.
Kelas Zelline sedang olahraga pagi ini dan kelas Gema yang kebetulan tidak ada guru karena berhalangan hadir membuat pria itu berniat pergi ke kantin.
Tapi, ditengah perjalanan dia malah melihat Zelline.
Gadis itu berada diantara teman satu kelasnya. Dia berdiri disebelah Kiara dengan senyuman manis yang menghiasi wajah cantiknya.
"Buset kedip Ma."
Teguran itu membuat Gema tertawa sambil menatap Laurent. Wajahnya benar-benar terlihat seperti orang yang tengah jatuh cinta sekarang.
"Cantik banget gila," puji Gema dengan mata yang kembali tertuju ke arah Zelline.
Laurent pun tertawa mendengarnya begitu juga dengan Justin. Mereka baru pertama kali melihat Gema setertarik ini dengan seorang wanita.
Saat Gema tengah asik menatap Zelline tiba-tiba mata gadis itu pun mengarah kepadanya. Dia terlihat terkejut, tapi setelahnya Zelline tersenyum lebar dan melambaikan tangan ke arahnya.
Hal itu membuat Gema salah tingkah, tapi dia juga membalas lambaian tangan itu dengan wajah memerah.
"Lah salting anaknya," kata Justin sambil tertawa.
Kedua temannya itu menertawai Gema yang salah tingkah hanya karena Zelline melambai dan tersenyum padanya. Padahal nih biasanya Gema yang selalu godain cewek sampai mereka pada baper sendiri.
Karma tuh Gema.
••••
__ADS_1
"Gema tadi pagi bolos?"
Pertanyaan itu Zelline ajukan ketika waktu istirahat dan dia pergi ke kantin bersama dengan Gema.
"Enggak Zel. Tadi gurunya enggak bisa hadir, jadi jam kosong," kata Gema menjelaskan.
Zelline mengangguk faham. Sekarang gadis itu sudah terbiasa ada di dekat Gema dan tidak merasa terganggu seperti sebelumnya.
Oh iya Kiara tadi Zelline ajak ke kantin, tapi temannya itu menolak karena ingin tidur saja di UKS soalnya dia habis begadang semalam.
"Kenapa deh Zel lo lucu banget," kata Gema tiba-tiba.
Perkataan Gema barusan membuat wajah Zelline terlihat kebingungan.
"Aku diem aja," ucap Zelline bingung.
"Eh?"
Zelline terkejut mendengarnya, tapi setelahnya dia tersenyum malu.
"Mau jalan enggak minggu nanti?" tanya Gema.
Belum sempat Zelline menjawab Gema sudah kembali bicara.
"Nanti gue yang minta izin," kata Gema lagi.
"Em beneran?" tanya Zelline yang langsung Gema jawab dengan anggukan.
__ADS_1
Gema rela deh ditatap sinis oleh kedua kakak Zelline yang penting bisa jalan dengan gadis itu.
"Kalau gitu mau hehe mau kemana memangnya?" tanya Zelline.
"Nonton atau lo mau ke toko buku? Nanti gue temenin," kata Gema dengan penuh semangat.
"Kamu bakal bosen tau kalau nemenin aku ke toko buku soalnya Kak Arthan kalau nemenin aku ngomel terus," kata Zelline yang membuat Gema tertawa pelan.
Gema menopang dagunya dengan satu tangan lalu satu tangan yang lain dia pakai untuk mencubit pipi Zelline pelan.
"Asal sama lo mah enggak bakal bosen Zel," kata Gema.
"Masa? Nanti kamu cuman liatin aku keliling untuk cari novel yang bagus," ungkap Zelline.
Dia tidak mau kalau nanti waktu menemaninya Gema malah mengomel seperti Kak Arthan.
"Enggak papa gue suka," kata Gema lagi.
"Suka apa?" tanya Zelline bingung.
Gema tersenyum lalu mengatakan hal yang membuat Zelline langsung diam dengan wajah memerah.
"Suka lo."
Huh Zelline tidak bisa begini terus jantungnya seperti ingin melompat keluar!!
••••
__ADS_1
Halo hehehe dah lamaaa aku tidak updateeeee🤧