
"Kenapa? Jangan liatin gue kayak gitu."
Ardhan menatap sengit ke arah kembarannya yang menatapnya dengan raut wajah menyebalkan. Pria itu seperti sudah siap dengan segala ledekan yang ingin dikeluarkannya.
Seandainya mereka sudah pulang Arthan pasti akan langsung meledeknya habis-habisnya. Beruntungnya mereka masih berada di mall dan saat ini tengah pergi untuk menyantap makan siang sebelum benar-benar pulang ke rumah.
Natasha masih bersama mereka. Gadis itu duduk di sebelah Ardhan dan terlihat begitu canggung karena Arthan dan Nadhin terus menatap ke arahnya.
"Cie.."
"Arthan!" geram Ardhan.
"Siap bos gue diem," kata Arthan ketika melihat Ardhan yang sudah terlihat kesal dan marah.
"Kamu udah lama deket sama Ardhan?" tanya Nadhin yang juga sangat penasaran.
"Nadhin.."
"Apasih orang cuman tanya," sinis Nadhin yang membuat Ardhan menghela nafasnya pelan.
"Em belum lama, tapi aku emang suka chat Kak Ardhan," jawab Natasha malu.
"Aduh gemes banget kalau malu-malu gitu," kata Arthan.
"Tan!"
"Oke diam," kata Arthan sambil mengatupkan bibirnya.
"Ardhan gimana? Cuek enggak dia?" tanya Nadhin lagi.
Sekali lagi Ardhan hanya bisa pasrah. Ini baru permulaan nanti ketika di rumah dia akan semakin parah karena ada Zelline yang akan ikut serta juga.
"Cuek waktu awal-awal hehe chat aku jarang di bales," jawab Natasha dengan jujur.
__ADS_1
"Parah, mending kamu sama aku aja kalau aku enggak cuek," kata Arthan genit.
Mendengar itu Ardhan mendengus kesal. Dia menendang kaki Arthan yang berada di bawah meja hingga membuat pria itu meringis kesakitan.
"Pacar lo tuh inget," sindir Ardhan.
Arthan langsung tertawa. Matanya menatap Ardhan dan Natasha secara bergantian.
Kalau dilihat mereka berdua memang sangat cocok. Apalagi Natasha ini sedikit mirip dengan Zelline dari cara bicara dan juga ekspresi wajahnya.
Lucu dan tidak membosankan.
••••
Zelline langsung berlari masuk ke dalam kamar Kakaknya setelah tau kalau kedua Kakak laki-lakinya itu sudah pulang ke rumah. Sebelumnya Arthan sudah memberitahu Zelline mengenai Ardhan yang memiliki kekasih.
Hal itu membuat Zelline sangat penasaran karena yang dia tau Kakaknya yang satu itu selalu enggan membicarakan mengenai seorang wanita bahkan meskipun itu orang tua mereka sendiri yang bertanya.
Seruan Zelline kembali membuat Ardhan menghela nafasnya pasrah apalagi ketika disampingnya masih ada Arthan.
"Siapa Kak? Siapa pacarnya? Aku mau kenalan," kata Zelline dengan penuh semangat.
"Enggak ada yang pacaran Zelline," kata Ardhan sambil tersenyum.
"Bohong! Itu foto yang dikirim Kak Arthan ada ceweknya biasanya Kakak enggak mau dekat-dekat cewek, tapi itu mau berarti itu pacar Kakak," ujar Zelline.
"Bukan Zel," kata Ardhan lagi.
"Belum Zel," ucap Arthan yang membuat Ardhan menatapnya dengan sengit.
"Oh belum? Kenapa belum? Dia enggak mau sama Kakak ya?" tanya Zelline penasaran.
Ardhan menghela nafasnya lagi. Dia terlalu malas menjelaskan karena kedua orang itu pun sudah sibuk berspekulasi sendiri.
__ADS_1
"Haha bukan Zel, tapi enggak diajak pacaran sama dia," jawab Arthan.
"Arthan lo bisa diem enggak?" kata Ardhan kesal.
Arthan malah cengengesan.
"Enggak bisa," kata Arthan dengan raut wajah yang sangat menyebalkan.
"Siapa namanya? Aku mau kenalan sama dia," kata Zelline lagi dengan penuh semangat.
"Zel.."
"Aku kan tanya," kata Zelline sambil memasang wajah cemberut.
"Namanya Natasha," kata Ardhan akhirnya.
Mendengar itu Zelline tersenyum bahagia.
"Aku mau kenalan," pinta Zelline.
Ardhan menatap wajah adiknya yang terlibat sangat bersemangat itu yang membuat dia hanya bisa pasrah.
Apalagi ketika pintu kamar Ardhan kembali terbuka dan ada Devina yang muncul sambil tersenyum.
"Ardhan punya pacar?"
Astaga kenapa semua orang sangat bersemangat sih?
Bagaimana kalau Ardhan benar-benar berpacaran dengan Natasha?
•••••
Halo halo siapa yang penasaran dengan kisah Ardhan???
__ADS_1