Prince Mafia Obsession

Prince Mafia Obsession
Apa Aku Akan Di Terima


__ADS_3

Termasuk seseorang yang berdiri di belakangnya. Orang itu kemudian berjalan menghampirinya Javier dan memukul kepalanya.


Javier tiba-tiba terdorong ketika merasakan bahwa seseorang ada yang memukul kepalanya.


" Cih... perasaan hari ini banyak sekali yang ingin memukul kepala ku, Apa mereka iri dengan kepintaran ku?" ucap Javier yang mengoceh tanpa menyadari orang itu memutar bola matanya malas.


" Kau memang tidak pernah berubah Javier." ucap nya sambil bersedekap dada.


Javier yang merasa mengenali suara orang itu membalikan badannya. Kemudian ia cengengesan.


" Hallo, Javas bagaimana pekerjaan mu di Rumah sakit. Apa kau mengenal dokter cantik?" tanya Javier.


Javas yang mendengarnya memutar bola matanya malas. Memang setelah selesai sekolah ia melanjutkan Universitas di jurusan kedokteran Grace. Dia tidak seperti kedua kakak nya yang lebih memilih kuliah di Luar negeri. Javas lebih baik memilih kuliah di sini karena alasan dia tidak ingin berjauhan dengan Ibunya.

__ADS_1


" Hah....lebih baik aku keluar bertemu dengan Kakak. Setidaknya dia masih waras daripada dirimu." ucap Javas sambil berjalan melalui Javier.


Javier yang mendengarnya langsung berlari dan memukul kepala Javas dengan kencang.


" Kita Impas wlee..." ucap Javier sambil menjulurkan lidahnya.


...****************...


Adelio tahu bahwa saat ini Wanitanya merasa takut langsung memegang tangan. Membuka Layla mengalihkan pandangannya. Lagi-lagi ia terkejut ketika merasakan sebuah tangan yang menggenggam nya dengan hangat. Itu membuat merasa ada kupu-kupu yang berterbangan di perutnya.


" Ini yang aku lakukan saat pertama kali menuju istana. Apa kau tahu sebelum gelar ku adalah Pangeran. Aku hanya anak biasa yang selalu menunggu Mommy ku pulang ke rumah. Setelah bekerja seharian." ucap Adelio sambil memandang tangannya yang mengelus tangan milik Wanitanya.


Layla yang mendengarnya dibuat terkejut, Ia sama sekali tidak menduga bahwa Pangeran didepannya ini pernah hidup seperti orang biasa.

__ADS_1


" Tunggu bukannya yang aku tahu bahwa anda sengaja di sembunyikan oleh pihak istana. Supaya tidak kejar oleh musuh?" tanya Layla yang bertanya kepada Adelio. Karena dirinya merasa heran mendengar ucapan Adelio tadi.


Adelio hanya memberikan senyuman tipis sambil mengingat masa ketika kecil selalu melakukan apa yang dia inginkan tanpa terkekang oleh istana. Meskipun dulunya dirinya hidup hanya bertiga dengan Saudari kembarnya dan Mommy nya. Hidupnya sudah bahagia. Tapi ia tidak menyesali untuk membuat Mommy bersatu dengan Daddy nya. Karena ia tahu bahwa cinta mereka begitu kuat dan bahkan dia memiliki tambahan ketiga adiknya yang akan selalu melindungi Mommy dan juga Aurora.


" Mungkin Istana tidak ingin membuat konspirasi tentang bagaimana scandal istana. Apa kau tahu bahwa saat itu juga hubungan Mommy dan Daddy ku sangat tidak baik. Karena saat itu mereka sudah berpisah. Tetapi aku bersyukur akhirnya mereka bisa bersatu kembali." ucap Adelio sambil memandang ke arah istana yang tampaknya sudah begitu jauh lagi dari posisi mereka saat ini.


Sedangkan Layla yang sedari tadi melihatnya tidak menduga bahwa kehidupan istana begitu pelik. Ia kira selama ini Keluarga kerajaan hanya selalu hidup dalam liputan kebahagiaan.


Akhirnya mereka sampai di depan gerbang pintu istana. Layla melihat bangunan istana yang tampaknya tidak begitu banyak perubahan setelah terakhir melihatnya.


" Apa aku akan di terima oleh mereka...


Continue...

__ADS_1


__ADS_2