Prince Mafia Obsession

Prince Mafia Obsession
Permasalahan Pewaris Tahta III ( Flashback Off)


__ADS_3

Kau benar dia bisa memilih nya." ucap Alex sambil menarik Crystal ke dalam dekapannya.


" Terima kasih Crystal karena telah memberikan aku lima anak yang sangat berbakat seperti mereka, dan maafkan aku yang dulu sempat memaksamu untuk kembali bersamamu. Bahkan sampai mengancam dirimu." ucap Alex dengan wajah penyesalan nya.


Crystal yang mendengarnya menggelengkan kepalanya menikmati pelukan Alex.


" Tidak perlu memikirkan masa lalu. Aku juga mencintaimu meskipun dulu kita berpisah Tuhan sudah merencanakan bahwa kita bersama-sama lagi walaupun jalan di tempuh tidak mudah. Apalagi dengan kehadiran Dominic yang sedikit tidak biasa tapi dia tetap puteraku." ucap Crystal sambil menatap Alex sebelum mencium bibir nya.


Alex yang melihatnya langsung membalas ciumannya dan akhirnya mereka melakukannya dengan lembut di malam itu.


...****************...


" Aku sudah mendapatkan keputusan nya Dad, dan aku ingin mengadakan rapat kepada para menteri dan dewan istana." ucap Adelio yang menemui Alex di ruang kerjanya.


Memang Adelio sudah memikirkan nya semalam bahwa apa yang di putuskan nya merupakan keinginan nya. Untung saja saat ini Dominic berada di kerajaan Alengka membantu Raja Nicholas mengurus pekerjaan nya.


Meskipun sudah terjadi bertahun-tahun yang lalu tetapi hubungan Crystal dan kedua orang tuanya belum membaik. Karena Crystal sudah terlanjur kecewa untuk memaafkan mereka apalagi yang dilakukan Mendiang Isabella atau lebih tepatnya saudari kembarnya memperlakukannya dulu.

__ADS_1


Crystal sudah menutup hatinya untuk memaafkannya. Tetapi walaupun begitu Crystal tetap memperkenalkan anak-anaknya kepada orang tua kandungnya. Meskipun begitu hanya Dominic saja yang sudi datang ke sana.


Alex yang mendengarnya langsung menggangguk kepalanya.


" Baiklah, kita akan menggandakan nya dua jam lagi. Sekali lagi Dad tanya apa kau yakin dengan keputusan mu Adelio?" tanya Alex.


" Tentu saja aku sudah memikirkannya matang-matang dan aku tidak akan mengubah semua keputusan yang aku buat Dad." ucap Adelio dengan sorot mata serius.


Alex yang melihatnya tersenyum bangga dan berdiri dari kursinya.


Sedangkan Adelio menggelengkan kepalanya sebelum pandangannya tertuju ke sebuah foto keluarga nya yang di letakkan di atas meja kerja Dad nya. Dimana dirinya bersama semua saudaranya termasuk Javas dan Javier sedang berlibur bersama dengan Daddy dan Mommy nya.


Melihatnya Adelio tersenyum tipis sebelum keluar menyusul Alex.


...****************...


Para dewan dan Menteri sedang berkumpul di ruang rapat mendiskusikan tentang apa yang akan di sampaikan Raja nya. Mengingat baru saja kemarin melaksanakan rapat bulanan.

__ADS_1


Ruangan yang tadi nya ramai seketika senyap saat Raja Alex dan Pangeran Adelio memasuki ruangan. Hal itu tentu saja menjadi pertanyaan di benak mereka mengenai kehadiran Pangeran Adelio yang jarang sekali hadir di rapat.


Alex yang bisa merasakan rasa penasaran mereka menyuruh semuanya duduk. Sedangkan Alex di duduk di kursi depan dan Adelio duduk di sebelah kanannya.


" Selamat siang, saya mengadakan rapat lagi tapi ini bukan masalah negeri melainkan permasalahan yang akan di sampaikan oleh Pangeran Adelio mengenai pewarisan tahta, dan setelah ini saya harapkan kalian semuanya untuk tidak membantah keputusan dari Pangeran Adelio sendiri." ucap Alex dengan tegas dan jangan lupa tatapan nya yang tajam.


Setelah melihat semuanya tampak mengerti Alex mempersilahkan Adelio untuk berbicara. Adelio yang melihatnya langsung menggangguk kepalanya dan berdiri dari kursinya.


" Baiklah saya yang akan menggantikan Raja dalam berbicara. Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih karena telah mendukung saya sebagai pewaris tahta." ucap Adelio dengan tegas.


Mereka yang sebagian mendukung Adelio memandang angkuh pendukung Dominic. Adelio dan Alex yang menyadarinya hanya diam saja. Sebelum Adelio kembali berbicara.


" Tetapi sayangnya dengan pertimbangan yang saya pilih. Saya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pewaris tahta dan menyerahkan hak tersebut kepada Pangeran Dominic Zeffrom Alexander Lois. Saya memutuskan nya dengan suka hati tanpa paksaan sedikit pun. Saya tidak suka setelah ini masih ada yang membedakan saya dengan Adik saya sendiri. Kalian mengerti." ucap Adelio dengan sorot mata dingin.


Flashback off..


Countine...

__ADS_1


__ADS_2