Prince Mafia Obsession

Prince Mafia Obsession
Layla Menghilang


__ADS_3

Malam harinya Adelio dan Javier bersiap-siap untuk melancarkan serangan. Apalagi Javier yang terlihat semangat karena ini merupakan tugas pertamanya.


" Apa kau sudah siap?" tanya Adelio sambil menaruh pistolnya di pinggangnya.


" Tentu saja siap, mari kita binasakan mereka hahahaha..." ucap Javier sambil tertawa.


Setelah itu mereka berdua mengendarai masing-masing mobil sport membelah kota New York yang masih ramai di malam hari. Adelio memperhatikan beberapa mobil di belakangnya yang merupakan anak buahnya untuk mempersiapkan serangan.


Ketika Adelio melirik ada sebuah mobil asing di depannya langsung saja dia memencet sebuah tombol yang ada di samping kemudi.


Duar....


Ternyata yang Adelio keluarkan adalah sebuah bom yang memiliki daya ledak besar. Adelio terus menjalankan mobilnya sampai ada sebuah panggilan di telepon nya. Melihat siapa yang menghubungi nya langsung saja Adelio menyambungkan nya di mobilnya sebelum mengangkatnya.


" Ada apa Mom?" tanya Adelio sambil serius mengendarai mobil nya.

__ADS_1


" Lio ini gawat Layla... Layla..."


Mendengar nada suara panik Mommy nya membuat Adelio segera menepikan mobilnya dan menghentikan nya.


" Apa yang terjadi kepada Layla Mommy?" tanya Adelio yang tidak menyembunyikan perasaan khawatir nya.


" Layla menghilang, saat tadi dia berada di taman bersama Aurora. Adikmu meninggalkan nya sebentar sebelum tiba-tiba saja ada Layla menghilang dari taman dan sampai sekarang belum di temukan."


Adelio mendengarnya langsung terkejut sambil memijit pelipisnya. Dalam hati dia sudah bisa menduga bahwa Mashimo mengikutinya dari New York sampai Grace dan dua juga tahu kelemahannya terletak di Layla.


" Baiklah, Mom akan mengirimkan seratus orang untuk membantu mu boy. Tolong selamatkan isteri dan cucuku Lio. Jangan sampai mereka melakukan sesuatu yang buruk."


" Tentu saja aku akan berusaha menemukan nya dan tidak ada satupun orang yang boleh melukai isteriku." ucap Adelio yang mematikan sambungan teleponnya dan langsung mengendarai mobil nya kembali.


Adelio menyalakan heandfree yang ada di telinganya.

__ADS_1


" Javier, kita harus berhati-hati karena Layla bersama mereka. Kita akan memulai rencana B, dan kau jangan sampai bertindak gegabah." ucap Adelio yang sedikit menaikan nada suaranya. Karena sumpah dirinya sangat menghawatirkan isteri dan calon anaknya yang ada di tangan musuh.


Setelah mengatakan itu Adelio langsung mematikan heandfree nya tanpa menunggu jawaban dari Javier. Karena sekarang pikiran nya sedang kacau mengenai keselamatan Isteri dan calon anaknya.


" Kau akan hancur Mashimo karena telah membuat masalah dengan Adelio Caesar Loris. Kau akan mendapatkan balasannya." ucap Adelio sambil mencengkram stir mobil hingga jarinya memutih.


...****************...


Sedangkan di sisi lain Layla yang baru saja membuka matanya setelah tiba-tiba saja seseorang yang menutup mulutnya dengan sapu tangan yang sudah di beri obat bius. Membuat nya tidak sadarkan diri.


Layla yang saat ini keadaannya sedang terikat di tangan dan kakinya berusaha melepaskan dirinya. Mengingat tempat sangat gelap membuat pengelihatannya sedikit buram. Terpenting ia sekarang harus cepat-cepat melarikan diri bersama calon bayinya.


Dia terus berusaha melepaskan ikatan tali di tangannya sebelum suara seseorang yang menghentikan gerakannya.


" Sudah lama kita tidak bertemu....Layla sayangku...

__ADS_1


Countine...


__ADS_2