Prince Mafia Obsession

Prince Mafia Obsession
Di Balik Acara Pernikahan


__ADS_3

Alex dan Crystal yang memperhatikan anak sulungnya menikah merasa bahagia. Mereka berdua tidak menyangka bahwa dia bisa hidup bahagia bersama setelah berbagai cobaan menimpa kehidupan keduanya.


Mereka memperhatikan kedua nya dari atas balkon. Mereka bisa melihat wajah bahagia Adelio meskipun ditutupi tampang yang datar.


" Sepertinya Lio memiliki sifat seperti Grand Dad." ucap Crystal yang memperhatikan sifat anak sulungnya mirip sekali dengan Grand Dad Samuel yang telah berpulang 3 tahun lalu.


Alex menyandarkan kepala Crystal di bahunya sambil mengelus rambut Isterinya yang telah menemaninya mengurus tugas kerajaan hampir 21 tahun lamanya.


" Benar, aku bisa melihat ambisi Adelio yang terpancar di matanya mirip sekali dengan Grand Dad." ucap Alex yang menyetujui ucapan Crystal.


Sampai pandangan Alex tertuju ke arah kerumunan orang yang ingin melihat pernikahan Puteranya. Di sana Alex merasa curiga kepada seseorang yang sedang menatap intens Adelio atau lebih tepatnya Layla.


Kemudian Alex memberikan kode kepada Kalvin yang sama sekarang masih menjadi asisten pribadinya.


Kalvin yang mengerti kode dari Rajanya langsung menghubungi anak buahnya.


Sedangkan Crystal yang merasakan tatapan Alex berbeda mulai mengikuti arah pandang suaminya. Sampai pandangannya tertuju kepada seseorang yang mengunakan topi dan masker untuk menutupi wajahnya.

__ADS_1


" Apa kau mencurigai orang itu, Alex?" tanya Crystal dengan sorot mata serius.


Alex yang mengerti tatapan serius dari Crystal menggangguk kepalanya.


" Benar, kita harus menangkapnya dan sepertinya aku akan bersenang-senang malam ini. Sudah lama sekali aku tidak merasakannya." ucap Alex sambil menyeringai.


...****************...


Sedangkan Adelio tetap bersikap tenang seperti biasanya. Meskipun dia bersikap waspada karena dirinya tidak ingin seseorang mengacaukan acara pernikahannya.


Layla yang merasa bahwa ada sesuatu disembunyikan langsung menggenggam tangan Adelio. Membuat sang empu menoleh kepadanya.


Adelio yang mengerti perasaan cemas isterinya langsung mengelus pipi nya dan mengecup bibirnya dengan lembut.


" Tidak ada, tapi yang terpenting sekarang kau harus percaya kepadaku." ucap Adelio dengan sorotan mata datarnya.


Tapi Layla bisa melihat pancaran khawatir Adelio meskipun terlihat samar. Layla tidak bisa selain menjawab dengan anggukan kepalanya. Sekarang dia harus mempercayai suaminya karena dirinya yakin Adelio akan memberitahu nya suatu hari nanti.

__ADS_1


Para rakyat histeris melihat keromantisan Pasangan pengantin baru tersebut karena mereka sudah lama sekali. Menanti acara pernikahan keluarga kerajaan setelah menunggu beberapa tahun lamanya.


Sedangkan jangan di tanya lagi wajah Layla sudah merona mendengar suara teriakan dari para orang yang terus menggoda nya. Ia pun spontan menyembunyikan wajahnya di dada bidang Adelio.


Adelio yang melihatnya hanya tersenyum tipis sambil mengelus rambut Layla yang masih di tutupi veil nya. Tapi pandangannya terus ke arah pria tadi yang sepertinya sudah di tangkap oleh pihak istana.


Membuat perasaan Adelio sedikit tenang sebab dia yakin orang tersebut tidak akan mengambil resiko menyerang di tempat ramai. Karena bisa dengan gampang di ketahui oleh pihak istana.


Adelio juga yakin bahwa orang yang tadi memata-matai nya bukan suruhan orang bisa, Bisa jadi orang itu dari kalangan Menteri atau Sesama Mafia yang berusaha untuk mengacau kehidupannya.


Terus Adelio mendengar suara Daddy dari handsfree yang di pasangkan di sebelah telinga kanannya.


" Bersiaplah Adelio karena malam ini kita memiliki mangsa." ucap Alex dibalik alat tersebut.


Adelio diam-diam tersenyum sinis mendengar ucapan Daddy-nya barusan.


" Mangsa baru." batin Adelio sambil tersenyum senang di dalam hatinya.

__ADS_1


Continue...


__ADS_2