Prince Mafia Obsession

Prince Mafia Obsession
Berlatih Menembak


__ADS_3

" Wah...ini indah sekali Lio." ucap Layla yang melihat keindahan taman yang berada di Mansion milik Adelio.


Adelio yang melihat wajah bahagia Layla hanya tersenyum setidaknya dengan perlahan isterinya akan melupakan malam itu.


" Baiklah apa kau ingin aku latih untuk bermain senjata api." ucap Adelio yang menawarkan kepada Layla untuk mempelajari menggunakan senjata api.


Adelio mengharapkan setelah setidaknya Layla bisa membela dirinya sedikit. Meskipun Adelio sudah banyak menempatkan banyak sekali bodyguard untuk melindungi Layla. Tapi tidak ada yang tahu musuh bisa bertingkah licik dengan menjadi salah penyamaran. Sebab tidak sekali saja Adelio hampir dibunuh oleh seseorang yang berpura-pura menjadi bodyguard atau maid makanya setiap ada penyeleksian pekerja baru pastinya ia akan mencari semua data orangnya.


Lagipula Adelio selalu mengingat bagaimana kedua orangtuanya mengajarkan dia beserta adiknya untuk belajar bela diri dan menggunakan senjata. Meskipun mereka dibesarkan sebagai seorang anggota kerajaan orangtuanya tidak pernah memanjang anak-anak. Mereka dibebaskan untuk memilih impian mereka masing-masing kecuali Dominic yang harus menjadi seorang Raja mengingat wasiat dari kakeknya yang merupakan mantan Raja terdahulu.


Sedangkan Layla yang mendengarnya matanya langsung berbinar sambil menggangguk kepalanya setuju. Ia ingin kuat supaya dirinya tidak memalukan Adelio.


Adelio yang melihat Layla setuju langsung mengajaknya ketempat latihan menebak.


Sepanjang latihan Layla berusaha untuk menebak sasaran sayangnya hal itu tidak terjadi. Sampai Adelio yang melihatnya memutar bola matanya sebelum berjalan menghampirinya.


" Tenanglah Amore jika kau melakukannya dengan terburu-buru kau tidak akan bisa membidik dengan tepat." ucap Adelio sambil memegang tangan Layla dan menuntunnya.


Layla merasa sekujur tubuhnya menggigil ketika merasakan hembusan nafas Adelio di lehernya.

__ADS_1


" Kau harus fokus terhadap bidang sasaran dan jangan tegang setelah itu tembak." ucap Adelio sambil menuntun Layla menarik pelatuknya dan tidak lama kemudian.


DOR...


Peluru menembus sasaran Layla yang melihatnya berteriak senang sampai tidak sadar ia memeluk Adelio dengan erat.


" Aku berhasil Lio, aku berhasil." ucap Layla sambil memeluk leher Adelio.


Adelio yang terkejut membalas pelukan Layla dengan erat.


" Tentu kau berhasil Amore." ucap Adelio yang ikut merasa senang.


...****************...


Lenguhan seseorang di susul sepasang kelopak mata yang membuka sempurna memperlihatkan mata hijau nya memandang ke seorang yang tidur di sampingnya.


Wanita itu tiba-tiba saja mengeluarkan air matanya ketika merasakan tubuhnya yang hanya di tutupi oleh sehelai selimut menutupi tubuh polosnya.


Isakan tangisan itu membuat seorang pria yang tidur di sampingnya membuka matanya. Melihat wanita di sebelahnya menangis membuat nya refleks terbangun.

__ADS_1


" Kau baik-baik saja sayang." ucapnya yang ingin mengelus wajah wanita itu sebelum di tepis oleh sang empu.


" Kau hiks... jahat bukannya kita sudah hiks...tidak memiliki hubungan...hiks tetapi mengapa kau kembali lagi." ucap nya sambil menangis.


Pria itu yang mendengarnya langsung memeluk wanitanya meskipun berusaha di lepaskan olehnya.


" Tidak, aku tidak ingin semuanya berakhir maafkan aku yang telah membuat hidupmu hancur. Tapi aku tidak bisa menahannya lagi sayang. Aku akan melakukan sesuatu yang bisa membuat mu bertahan di sisiku meskipun harus meninggalkan semuanya." ucapnya dengan sendu.


Wanita yang berada di pelukan nya menggelengkan kepalanya.


" Tidak, kau sebentar lagi menikah mana mungkin aku menahanmu untuk selalu di sisiku. Biarkan aku di..." ucapnya yang terpotong ketika seseorang memanggilnya.


MOMMY...


Countine...


Maaf Author yang sudah lebih sebulan tidak update.


Mengingat sekarang harus membagi waktu belajar.

__ADS_1


Karena dalam sebulan lagi Author akan mengikuti ujian terakhir sekolah...


Jadi Author harus mulai belajar sekarang, Apalagi tugas sekolah yang semakin banyak dan ada praktek juga.


__ADS_2