Prince Mafia Obsession

Prince Mafia Obsession
Pertunangan Dominic


__ADS_3

Tiba-tiba saja pintu aula terbuka dan tampaklah seorang Gadis yang berusia 24 tahun berjalan dengan anggun. Gadis itu memiliki rambut cokelat bergelombang dan matanya cokelat madu membuat kesan cantik terpancar darinya.


Semua tamu yang melihatnya terpesona kecuali Adelio dan Dominic yang hanya menatap nya dengan datar.


Gadis itu berjalan menuju tempat Keluarga kerajaan berada sampai di depannya. Dia pun langsung membungkuk sedikit badannya untuk memberikan hormat kepada Raja Alexander dan Ratu Crystal.


" Salam Raja Alexander dan Ratu Crystal beserta para pangeran dan Puteri. saya mengucapkan terima kasih karena telah mengundang saya kemari." ucapnya dengan suara lembut dan aura menenangkan.


Membuat Layla yang melihatnya merasa minder. Melihat cara bersikap Gadis muda itu sangat baik daripada dirinya.


Sedangkan Crystal langsung menyambut Gadis itu dengan ramah.


" Saya juga senang karena Sherina dan jangan berbicara formal kepadaku. Karena sebentar lagi Sherina akan menjadi anggota keluarga juga setelah menikahi Dominic." ucap Crystal sambil tersenyum.


" Baiklah, saya akan berusaha sebaik mungkin supaya saya bisa mudah beradaptasi di sini." ucap nya yang bernama Sherina Abigail Mackie. Seorang Gadis dari keturunan bangsawan yang akan di jodohkan dengan Dominic.

__ADS_1


Setelah itu acara itu berlanjut dengan acara penukaran cincin antara Dominic dan Sherina. Mereka berdua terlihat sangat serasi banyak para tamu yang merespon acara itu dengan baik.


Tapi bagi seseorang yang sangat mengenal Dominic. Mereka akan tahu bahwa di balik ekspresi Dominic yang datar menyimpan sekali banyak luka yang tersimpan di hatinya.


Aurora salah satu yang sangat mengenal baik Adiknya. Ia merasa cemas jika nanti kakaknya tidak akan bahagia dengan pernikahannya tersebut. Tapi ia tidak bisa melakukan apapun mengingat tradisi kuno di kerajaan setiap putera mahkota akan dijodohkan dengan salah satu gadis bangsawan. Sang Pangeran sama sekali tidak berhak untuk menolak perjodohan tersebut.


Tapi ada pengecualian jika Pangeran Mahkota tersebut kehilangan isteri/ calon tunangannya meninggal. Di pastikan Pangeran Mahkota tersebut akan memiliki hak untuk memilih pasangan nya sendiri.


Aurora merasa takut jika nanti adiknya Dominic akan melakukan sesuatu yang buruk kepada tunangannya. Meskipun dirinya sama sekali belum terlalu mengenal Sherina.


Membuat Sherina merona melihat perilaku romantis Dominic. Begitu juga para tamu yang melihat keromantisan Pangeran Mahkota dan tunangannya.


" Romantis nya." gumam Layla yang melihatnya dan terpesona dengan keromantisan Pangeran Dominic.


Adelio yang mendengar ucapan Layla langsung menatapnya tidak percaya. Apa selama ini dirinya kurang romantis pikir Adelio.

__ADS_1


Kemudian Adelio mendekatkan wajahnya di telinga Layla sambil membisikan sesuatu.


" Tunggu hukuman nya nanti malam Amore, karena telah berani memuji pria lain." bisik Adelio sambil menyeringai.


Membuat Layla yang mendengarnya tidak percaya. Apalagi mendengar bahwa Adelio akan menghukumnya nanti malam. Apa mereka akan melakukan itu nanti malam. batin Layla dengan wajah merona malu.


Alex dan Crystal yang melihat keromantisan kedua puteranya saling menggenggam tangan mereka berdua bersyukur melihat kedua anaknya sudah memiliki pasangan masing-masing. Tinggal Puteri kecil mereka yang belum sama sekali memiliki pasangan.


...****************...


Sedangkan di sisi lain Aurora memutuskan untuk berjalan-jalan mengelilingi taman. Karena menurutnya hal itu lebih menyenangkan daripada mendengar para gadis bangsawan bergosip tentangnya yang belum memiliki pasangan.


Sampai pandangannya tertuju kepada seorang pria yang sedang memandangi bulan. Aurora melihatnya dengan pandangan terpesona.


" Dia lagi...

__ADS_1


Continue....


__ADS_2