Princess Of 100 Talents

Princess Of 100 Talents
Bab #43


__ADS_3

Kerajaan Chao kedatangan seorang raja dan salah satu pangeran dari negara He.


Sebelumnya kaisar telah memerintahkan orang untuk mengundang kaisar He dan pangeran He Xuan Li ke kerajaan Chao, karena beberapa hari sebelumnya pangeran kedua dan penasehat kerajaan He datang, untuk mengubah pernikahan putri Xiu Ying dengan pangeran He Xuan Li.


"Salam kepada kaisar Changming." Ucap kaisar He.


"Terima kasih atas kedatangan kaisar He kemari, silahkan kaisar dan pangeran He Xuan Li duduk."


"Terima kasih kaisar."


Kedua kaisar itu duduk bersama di dalam aula istana, selain pangeran He Xuan Li ada juga pangeran Rong dan pangeran ke 3.


"Maaf yang mulia, saya mendengar jika putra kedua saya dan penasehat kerajaan datang ke istana yang mulia." Ucap kaisar He.


"Benar, apakah hal ini telah kau ketahui sebelumnya?"


"Saya tidak pernah tahu jika mereka akan datang kemari. Jika boleh saya tahu, apa yang mereka lakukan di istana yang mulia ini."


Kaisar Changming tersenyum "Dia tidak melakukan banyak hal, hanya saja... Dia ingin mengubah pernikahan pangeran He Xuan Li dengan putri saya."


Kening kaisar He mengerut "Mengubah pernikahan, apa maksud yang mulia?"


"Kaisar He, pangeran kedua telah lama menyukai putri Xiu Ying. Dan dia merasa tidak terima jika putri ku lebih memilih untuk menikah dengan pangeran He Xuan Li, karena itu dia datang kemari."


"Anak itu benar-benar sudah membuat malu kerajaan."


"Yang akan menikah adalah seorang putri, terlebih dia adalah putri satu-satunya di istana ini. Jadi tentu saja kami menginginkan calon suami yang sangat berbakat dan juga pintar."


"Saya mengerti yang mulia, saya pasti akan menghukum dengan berat pangeran kedua dan penasehat kerajaan."


Kaisar Changming mengangguk.


"Maaf yang mulia kaisar He, saya merasa hal ini akan membuat pangeran He Xuan Li tidak dalam posisi yang baik. Jadi saya ingin memberi saran agar yang mulia He Xuan Li tinggal di paviliun milik saya, yang letaknya tidak jauh dari istana ini, sampai hari pernikahan tiba." Ucap pangeran Rong.


Kaisar He diam, memang benar apa yang di katakan oleh pangeran Rong.


Pernikahan pangeran He Xuan Li dan putri Xiu Ying sebentar lagi akan di adakan, dan melihat sifat pangeran kedua yang seperti itu, pasti akan membuat pangeran He Xuan Li kesulitan di dalam istana. Bahkan mungkin dia akan terbunuh tanpa ada yang tahu.


"Baiklah, jika memang hal itu yang terbaik. Maka saya akan membiarkan pangeran He Xuan Li untuk tinggal di paviliun pangeran Rong." Ucap kaisar He.


"Bagaimana dengan pendapat pangeran He Xuan Li?" Tanya pangeran Rong pada oangeran He Xuan Li.


"Saya akan mengikuti saran yang pangeran Rong katakan, karena hal ini juga demi kebaikan saya."


"Baiklah jika begitu."

__ADS_1


"Yang mulia, bisakah saya bertemu dengan pangeran kedua dan penasehat kerajaan dari negara saya?" Ucap kaisar He.


"Tentu saja."


Kaisar menatap kasim kepala lalu mengangguk.


Kasim kepala yang mengerti segera keluar dari aula istana, dan memerintahkan kepala pengawal istana untuk pergi menjemput pangeran kedua dan penasehat kerajaan He.


"Saya sungguh menyesalkan hal ini terjadi, yang mulia. Saya benar-benar tidak tahu jika putra, dan penasehat kerajaan saya akan melakukan hal yang memalukan seperti ini." Ucap kaisar He.


"Ini semua berada di luar dugaan kita semua, jadi sebagai seorang kaisar dan seorang ayah, aku akan membiarkan kaisar He untuk menghukum pangeran kedua sesuai dengan hukum yang berlaku di negara He."


"Terima kasih atas kebijaksanaan yang mulia kaisar."


Tap tap tap


Derap langkah kaki terdengar, semua orang yang berada di dalam aula istana melihat ke arah pintu.


Dengan pelan dan wajah tertunduk, pangeran kedua He dan penasehat kerajaan masuk ke dalam aula istana.


Tangan kaisar He mengepal melihat putra keduanya itu benar-benar ada di dalam istana Chao.


"Sa.... Salam pada yang mulia kaisar, dan salam kepada ayah kaisar." Ucap pangeran kedua.


"Dasar anak tidak berbakti! Beraninya kau datang kesini dan berusaha membuat pernikahan adikmu hancur." Ucap kaisar He dengan geram.


"Cukup! Aku akan memberi kalian hukuman saat sudah berada di kerajaan He."


Pangeran kedua He tidak berani berkata lagi, dia sangat takut melihat ayahnya yang sangat marah padanya saat ini.


"Yang mulia, saya akan membawa pangeran kedua kembali ke kerajaan kami. Dan saya mohon pelindungan yang mulia terhadap pangeran He Xuan Li selama dia berada disini." Ucap kaisar He kepada kaisar Changming.


"Tentu saja, dia akan menjadi salah satu anggota kerajaan ini. Kami pasti akan melindunginya."


"Terima kasih yang mulia, jika begitu kami akan kembali sekarang."


"Iya."


Kaisar He memberi hormat pada kaisar Changming sebelum dia pergi, begitu juga dengan pangeran kedua dan penasehat kerajaan He.


Sekarang hanya tinggal pangeran He Xuan Li yang berada di dalam aula istana bersama dengan kaisar, pangeran Rong dan pangeran ke 3.


"Baiklah pangeran He Xuan Li, aku akan mengantarkan mu ke paviliun ku." Ucap pangeran Rong.


"Baik."

__ADS_1


"Ayah kaisar, kakak ke 3. Saya akan pergi untuk mengantar pangeran He Xuan Li terlebih dulu."


"Iya." Ucap kaisar.


Pangeran Rong dan pangeran He Xuan Li memberi hornat sebelum mereka berdua pergi meninggalkan aula istana, menuju paviliun milik pangeran Rong.


Saat ini hanya paviliun milik pangeran Rong sajalah yang paling aman selain istana, di negara itu. Karena tidak akan ada yang berani untuk melakukan apapun di paviliun itu.


Selain penjagaan yang ketat, semua orang yang tahu jika itu adalah paviliun pangeran Rong, akan berpikir 100 kali lipat, sebelum berbuat sesuatu pada orang yang tinggal di dalam paviliun itu.


Setelah mereka menaiki kereta kuda selama 10 menit, kini mereka berada di depan sebuah paviliun yang tidak terlalu besar. Namun terkesan sangat kuat dan kokoh, seperti pemiliknya.


"Mari kita masuk ke dalam." Ucap pangeran Rong.


"Iya."


Salah seorang pengawal membukakan pintu paviliun itu.


Kraaaaak


Pangeran Rong dan pangeran He Xuan Li masuk ke dalam paviliun itu.


"Halaman dan bangunan paviliun ini tidak begitu luas dan besar. Tetapi aku menjamin selama pangeran He Xuan Li berada di paviliun ini, tidak akan ada seorang pun yang akan berani melukai anda." Ucap pangeran Rong.


"Terima kasih, sebenarnya ini sudah sangat bagus. Di bandingkan dengan tempat tinggal saya di kerajaan He."


Pangeran Rong hanya mengangguk, karena dia sudah tahu bagaimana kehidupan pangeran He Xuan Li di dalam istana kerajaan He itu.


"Mulai saat ini, tidak akan ada yang bisa menindas bahkan melukai mu. Karena kau akan menjadi anggota kerajaan ini, dan tentu saja kami semua akan melindungi mu."


"Terima kasih atas kebaikan pangeran Rong."


Pangeran Rong mengangguk.


"Baiklah, mari kita melihat ke dalam." Ucap pangeran Rong.


"Baik."


Kedua pangeran itu lalu pergi untuk melihat-lihat paviliun milik pangeran Rong yang akan di tinggali oleh pangeran He Xuan Li, sampai hari pernikahan pangeran He Xuan Li dengan putri Xiu Ying tiba.



...Pangeran ke 2 dari kerajaan He ...


__ADS_1


...Pangeran He Xuan Li ...


__ADS_2