Princess Of 100 Talents

Princess Of 100 Talents
Bab #66


__ADS_3

Pangeran Rong menatap ratu, "Tidak ibu ratu, ibu tidak bersalah. Ibu melakukan hal yang tetap. Karena saat itu, jika ibu tetap melakukannya, mungkin akan menyinggung perasaan saya yang sedang tidak baik."


"Tetapi saat ibu mendengar jika kau tertarik pada seorang wanita, dan itu adalah putri dari nyonya Xia, ibu merasa sangat bahagia. Karena kalian berdua yang dulu sempat akan di jodohkan, menemukan jalan kalian sendiri untuk bersama."


Pangeran Rong berdiri dan berjalan mendekati ratu, lalu duduk di sampingnya.


"Ibu ratu, sejak kecil saya telah tertarik pada wanita yang cantik dan berhati kuat, bernama Liu Lin Yao. Jadi tentu langit tidak membiarkan dia menjadi milik orang lain." Ucap pangeran Rong seraya meraih tangna ratu.


Ratu mengangguk, "Iya, kau benar. Langit benar-benar telah menjodohkan kalian sejak kalian masih sangat kecil."


"Benar ibu ratu."


Ratu menatap putranya dengan bahagia dan haru, dia tidak menyangka jika pangeran Rong akan mengerti. Karena sejak awal ratu selalu merasa takut, jika suatu saat pangeran Rong akan marah setelah mengetahui perjodohan mereka yang telah dia batalkan dulu.


"Baiklah ibu ratu, saya harus menyelesaikan masalah keluarga tuan Xiao dengan keluarga 3 bangsawan lainnya. Karena saya ingin di hari pernikahan saya dengan Lin'er, tidak ada masalah apapun." Ucap pangerna Rong.


"Iya, kau pergilah."


Pangeran Rong mengangguk, dan setelah memberi hormat pada ratu juga putri Xiu Ying, pangeran Rong keluar dari istana raja.


"Dia memang sudah siap menjadi seorang suami." Ucap putri Xiu Ying.


"Iya, kau benar. Ibu berharap Li dan Lin'er akan hidup bahagia dan selalu sejahtera."


"Iya ibu ratu."


...----------------...


Di tempat lain, tuan Xiao sedang duduk bersama dengan 3 kepala keluarga bangsawan yang telah dia tolong dulu (keluarga Qin, Min, dan Lu).


Bersama dengan penasehat keluarga Xiao, dan seorang pengawalnya. Tuan Xiao duduk dengan tenang di depan ketiga orang yang penuh tanya itu.


"Tuan Xiao, kenapa anda mengumpulkan kami bersama disini?" Ucap kepala keluarga Qin.


"Benar, tuan Xiao. Apa yang terjadi?" Ucap kepala keluarga Min.


Tuan Xiao tersenyum, lalu mengeluarkan 3 kertas yang dulu pernah mendapatkan stempel dari 3 keluarga itu dan dari kaisar juga pangeran Rong.


"Tuan Xiao, kenapa anda mengeluarkan surat perjanjian itu di depan kami?" Ucap tuan Min dengan terkejut.

__ADS_1


"Tuan Qin, tuan Min, dan Tuan Lu. Bagus jika kalian masih mengingat tentang surat ini, dan saya harap kalian juga tidak lupa dengan isi dari surat ini." Ucap tuan Xiao.


"Tentu saja tuan Xiao, kami tidak akan lupa. Karena anda yang telah membantu kami dulu." Ucap tuan Lu.


Tuan Xiao mengangguk, "Itu benar, karena itu aku membuat surat ini dan meminta yang mulia kaisar, dan juga yang mulia pangeran Rong untuk mmeberikan stempel pada surat ini setelah kalian memberikan stempel kalian di atas surat ini."


"Jadi, sebenarnya apa tujuan anda tuan Xiao?" Ucap tuan Qin.


"Di dalam surat itu tertulis, jika kalian tidak akan pernah mengusik bahkan menyakiti anggota keluarga Xiao, atau orang-orang yang keluarga Xiao anggap sebagai saudara."


"Benar, kami masih mengingatnya. Bahkan kami juga tahu hukuman yang akan kami terima, jika kami melanggarnya."


"Jika kalian mengetahui hal itu, maka berikan setengah dari kekayaan yang kalian miliki untuk keluarga Xiao. Karena keluarga kalian telah menyakiti, bahkan mencoba membunuh putraku."


Ketiga kepala keluarga yang ada di depan tuan Xiao terkejut, karena mereka sama sekali tidak mengetahui apa yang tuan Xiao katakan pada mereka.


"Tuan Xiao, apa maksud anda? Kami sama sekali tidak melakukan apapun terhadap tuan muda Xiao." Ucap tuan Min.


"Benarkah itu? Jadi maksud kalian, kalian semua tidak tahu jika ketiga anak kalian telah meracuni putraku, dan hampir membuatnya meninggal?"


Lagi. Tuan Lu, tuan Min, dan tuan Qin terkejut dengan apa yang tuan Xiao katakan.


"Kalian bisa menanyakan hal itu pada anak-anak kalian. Jika mereka mengelak, aku memiliki saksi yang telah menjual racun itu pada mereka."


Para kepala keluarga itu saling menatap, mereka sungguh tidak mengetahui jika anak-anak mereka telah melakukan tindakan yang akan membuat keluarga mereka hancur.


"Baik tuan Xiao, saya akan menanyakan hal ini kepada anak-anak kami, dan jika mereka memang melakukannya, kami pasti akan memberikan mereka hukuman yang berat, dan akan memenuhi hukuman yang ada pada surat itu." Ucap tuan Qin.


"Baiklah, jika begitu aku akan pergi sekarang."


"Baik."


Tuan Xiao, dengan kedua orang dari keluarga Xiao yang dia bawa berdiri dan pergi sambil membawa surat yang tadi tuan Xiao letakan di atas meja.


"Jika memang mereka benar melakukan hal itu, aku akan membuat anak ku merasakan hukuman yang akan membuatnya menyesal!" Ucap tuan Min setelah tuan Xiao pergi.


"Benar, mereka sungguh berani. Padahal kita telah berkata jika kita tidak boleh menyinggung keluarga Xiao." Ucap tuan Lu.


"Lebih baik sekarang kita kembali, dan menanyakan hal ini kepada mereka." Ucap tuan Qin.

__ADS_1


Tuan Lu dan tuan Min mengangguk, dan mereka pun keluar dari ruang VIP di salah satu rumah makan kota itu.


...----------------...


"Ayah, ada apa? Kenapa ayah memanggil ku?" Ucap anak tuan Min.


"Duduklah, ayah ingin berbicara denganmu."


"Baik."


Anak tuan Min duduk di depan ayahnya, lalu menatap ayahnya dengan bingung.


Benar, setelah tuan Min bertemu dengan tuan Xiao dan kembali ke kediamannya. Dia langsung meminta putranya itu untuk datang dan menemuinya di dalam kamarnya.


"Ayah, ada apa?" Tanya anak tuan Min lagi.


"Katakan pada ayah, apakah kau serta anak dari keluarga Qin, dan keluarga Lu telah melakukan sesuatu kepada tuan muda Xiao?"


Anak tuan Min terkejut mendengar pertanyaan dari ayahnya.


"Ayah, apa... Apa maksud ayah? Saya... Saya tidak mengerti."


Braaaak!


"Katakan yang sebenarnya!"


Anak tuan Min tersentak mendengar suara tuan Min yang cukup keras, dan tatapan matanya yang begitu tajam.


"Ayah.... Aku..."


"Kau benar-benar sudah berani! Apa kau sudah bosan hidup dengan nyaman?"


Kembali suara tuan Min meninggi, melihat reaksi anaknya yang menunjukan ketakutannya. Karena apa yang telah dia lakukan bersama dengan kedua anak bangsawan lainnya, telah di ketahui oleh ayahnya.


"Ayah, di dalam kota tuan muda Xiao telah lama berkuasa. Kami hanya....."


Plaaak!


"Lancang! Aku sudah pernah berkata kepadamu dan yang lain bagaimana keluarga kita di tolong oleh keluarga Xiao dulu, mereka pantas mendapatkan itu, karena mereka telah banyak menolong orang!" Seru Robert tuan Min setelah menampar pipi putranya dengan keras.

__ADS_1


Anak tuan Min hanya bisa diam, kedua tangannya mengepal. Karena tentu saja dia tidak terima jika dia di marahi bahkan di pukul oleh ayahnya, hanya karena melakukan hal itu pada tuan muda Xiao yang telah menguasai usaha di pasar, dan terutama karena tuan muda Xiao sudah membuat salah satu putri dari tuan Lu yang dia sukai, tertarik padanya.


__ADS_2