Princess Of 100 Talents

Princess Of 100 Talents
Bab #79


__ADS_3

Braaaaaak!


"Ini semua karena anak dari selir itu, seharusnya aku yang menikah dengan Lin Yao, bukan pangeran Rong!" Seru tuan muda Xu di dalam kamarnya.


Dia merasa benar-benar bod0h karena termakan oleh g0daan Fang Yin, dan meninggalkan permaisuri An, dulu.


Dan saat ini dia hanya bisa menyesali apa yang telah dia lakukan dulu.


"Sekarang dia telah menjadi seorang permaisuri, dan aku tidak mungkin bisa mendapatkannya lagi. Semua karena wanita r3ndahan itu, yang telah membuatku kehilangan wanita yang sangat berbakat dan pintar." Ucap tuan Xu lagi.


Kraaaaak


Pintu kamar terbuka, nyonya Xu yang melihat putranya tengah marah, menatapnya dengan bingung.


"Apa yang telah terjadi, kenapa kau begitu marah. Lalu kenapa kau melemparkan kursi itu?" Ucap nyonya Xu.


"Ibu, sekarang aku sudah benar-benar tidak bisa mendapatkan Lin Yao lagi. Dia telah menikah dengan pangeran Rong."


"Bukankah ibu sudah pernah menasehatimu, jika kau tetap memilih anak dari selir itu. Maka kau tidak akan bisa menaikan posisi kita dan kau juga hanya akan mendapatkan perkataan yang tidak baik, dari semua orang. Tetapi kau tidak mau mendengarkan perkataan ibu."


"Ibu, aku sungguh menyesal."


"Saat ini dia telah menjadi seorang permaisuri, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Jika kita melakukan sesuatu, yang mulia pangeran Rong akan bertindak pada kita. Dan keluarga Xu pasti akan mendapatkan nasib yang sama seperti keluarga Liu."


Tuan muda Xu terdiam, karena apa yang di katakan oleh ibunya benar. Dia tidak mungkin melakukan sesuatu kepada permaisuri An, karena saat ini meskipun dia telah tinggal di luar istana, namun posisinya sebagai seorang permaisuri dari pangeran Rong tidak akan berubah.


"Berhentilah memikirkannya, besok ibu akan membawamu untuk menemui nyonya Ho. Dia memiliki anak perempuan yang cantik dan pintar." Ucap nyonya Xu lagi.


Tuan muda Xu mengangguk, "Baiklah ibu, aku berharap wanita itu tidak seperti Fang Yin."


"Iya, ayahnya merupakan menteri keuangan di luar ibu kota. Tetapi meski hanya seorang menteri, keluarga besar yang berada di belakang mereka cukup untuk membuat posisi ayahmu di dalan istana semakin kuat, dan tentu saja keluarga kita akan tetap pada posisi ini."


"Baik ibu, aku mengerti."


Di zaman kerajaan, pernikahan tanpa ada unsur tersembunyi sangat jarang terjadi. Karena mereka selalu melakukan pernikahan demi masa depan keluarga mereka sendiri.

__ADS_1


Tuan muda Xu menatap halaman dari dalam kamarnya, lewat pintu yang terbuka.


"Lin Yao, sungguh sangat di sayangkan. Tetapi ini mungkin sudah menjadi hukuman bagiku karena lebih menilih wanita itu dan telah mengabaikanmu yang dulu sangat menyukai ku."


...----------------...


Saat ini di dalam toko obat, permaisuri An kembali membuat beberapa obat yang akan dia jual. Karena setelah lebih dari 1 minggu dia tidak mengunjungi toko obat miliknya.


"Yang mulia, apakah tidak sebaiknya anda tetap berada di dalam paviliun? Anda merupakan seorang permaisuri saat ini, jadi bukankah sangat...."


"Feng Ying, ini adalah usaha milik ku. Kelak aku bisa membantu yang mulia dengan toko obat ini, jadi hal seperti ini tidaklah masalah."


"Tetapi yang mulia...."


"Satu hal lagi, panggil aku nona seperti biasa jika kita berada di luar paviliun atau istana, kecuali jika yang mulia atau anggota kerajaan ada bersama dengan kita."


"Yang mulia, anda telah menjadi seorang permaisuri. Bagaimana bisa anda meminta hal itu kepada saya?"


"Feng Ying, jika orang-orang yang berkunjung mengetahui siapa pemilik toko obat ini, kemungkinan mereka akan datang dengan terpaksa karena merasa takut atau segan."


Feng Ying menatap permaisuri An dengan bingung.


"Feng Ying, saat ini aku bukan lagi seorang rakyat biasa. Orang-orang pasti akan memandang ku dengan tatapan lain, jika mereka mengetahui bahwa aku adalah seorang permaisuri. Terlebih adalah permaisuri dari pangeran Rong."


Feng Ying mengangguk mengerti.


"Tetapi, bukankah mereka telah mengetahui siapa anda yang sebenarnya?" Ucap Feng Ying.


"Saat ini hanya sebagian orang saja yang tahu, karena mereka hanya tahu jika pangeran Rong telah memiliki seorang permaisuri. Namun mereka tidak memastikan semua, bagaimana permaisuri pangeran Rong itu. Terlebih sejak dulu aku di kenal sebagai wanita tak berguna dan tidak memiliki bakat apapun, juga tidak pernah kemana-mana."


"Baik, jika begitu saya akan melakukan apa yang anda perintahkan."


"Terima kasih. Sekarang kembalilah ke depan, aku harus menyelesaikan obat ini."


"Baik, nona."

__ADS_1


Feng Ying kemudian keluar setelah dia membungkukkan badannya.


Permaisuri An menatap pintu yang kembali tertutup, "Aku berharap dengan seperti ini, semuanya akan berjalan dengan baik."


Dengan bahan obat yang berada di tangannya, permaisuri An kembali membuat obat yang tadi sempat tertunda.


...----------------...


"Jadi kalian datang kepadaku, ingin meminta batuan agar permaisuri ku menyembuhkan ketiga anak kalian?" Ucap pangeran Rong pada tuan Qin, tuan Lu dan juga tuan Min.


"Be... Benar yang mulia." Ucap tuan Lu.


"Aku pernah melihat sendiri bagaimana keadaan tuan muda Xiao, setelah dia terbebas dari racun yang ketiga anak kalian berikan padanya."


Ketiga kepala keluarga bangsawan itu saling menatap, dan mereka merasa takut dengan pangeran Rong yang berada di depan mereka.


"Yang mulia, sebenarnya.... Kami bertiga tidak mengetahui apa yang telah ketiga anak kami lakukan, terhadap tuan muda Xiao." Ucap tuan Qin.


"Lalu, apakah yang terjadi pada ketiga anak kalian di ketahui oleh tuan Xiao atau orang lain, sebelum kalian mengetahuinya?"


Ketiga kepala keluarga bangsawan itu terdiam, karena sebelumnya tidak ada yang mengetahui jika ketiga anak mereka telah keracunan, dan mereka pun baru mengetahuinya setelah seorang pelayan mendatangi mereka.


"Ketiga anak kalian hanya tidak bisa berbicara dan berjalan, sementara tuan muda Xiao? Kehidupannya sudah berada dalam pintu kematian."


"Yang mulia..."


"Tuan muda Xiao merupakan kakak angkat permaisuri ku." Ucap pangeran Rong dengan cepat memotong ucapan tuan Lu.


Ketiga kepala keluarga bangsawan itu sangat terkejut, mereka sungguh tidak menyangka dengan apa yang di katakan oleh pangeran Rong saat ini.


"Yang mulia, apakah ini berarti...."


"Maaf tuan Min, aku mau pun keluarga Xiao tidak memiliki rencana mengenai apa yang kalian pikirkan. Karena saat itu, kami semua tengah sibuk mempersiapkan pernikahanku dengan permaisuri."


Apa yang di katakan oleh pangeran Rong sebagian adalah benar, mereka memang sibuk mempersiapkan pernikahan pada saat itu. Tetapi tentu saja, pangeran Rong memiliki Xiao Bo atau Xiao Li yang bisa melakukan hal itu tanpa di ketahui oleh orang lain.

__ADS_1


"Lebih baik kalian kembali, dan bertanya kepada tabib apa yang harus kalian lakukan terhadap ketiga anak kalian itu." Ucap pangeran Rong lagi.


Mendengar perkataan pangeran Rong, mereka tentu tidak bisa lagi berkata apa-apa. Sebab, jika mereka memaksa maka itu tidak akan berakhir baik bagi keluarga mereka.


__ADS_2