Putri Kecil Pemuas Dady

Putri Kecil Pemuas Dady
Bab 41


__ADS_3

Setelah diberitahu oleh Sabia dan Naura bahwa keduanya akan pergi ke pesta, kebetulan juga Gilbert akan mengurus pengiriman senjata jadi setelah mengantar Naura dan Sabia ke pesta dia bisa langsung ke dermaga, barulah ketika mereka selesai pesta Gilbert akan menjemput kembali.


Sebenarnya akan lebih tenang jika perayaan ulang tahun temannya Sabia dirayakan di club' malam milik group Limson, sayangnya malah di club' lain.


Malam pukul 22.00 Sabia dan Naura baru saja tiba di club' malam tempat perayaan pesta ulang tahun temannya, keduanya turun dari mobil Gilbert.


"Nanti tunggu didalam saja sampai Dady jemput kalian jangan keluyuran keluar!"


"Sip Dad,"


"Oke Dad," Naura mengedipkan sebelah matanya dan dibalas senyuman oleh Gilbert.


Melepas putri dan kekasihnya di club' malam, Gilbert segera menuju dermaga untuk mengecek pengiriman senjata. Baru saja tiba di dermaga, seorang anggota group Limson langsung menghampiri Gilbert yang baru keluar dari dalam mobilnya.


"Tuan, daritadi aku menelpon anda!"


"Ada apa? Aku sedang dijalan tadi!"


"Tuan, pagi tadi pabrik milik group Salvator terbakar habis dan menurut informan kita Jazz mati terbakar didalamnya!"


"Konyol! Benar-benar konyol, seorang Jazz mati terbakar hidup-hidup di pabriknya sendiri? Itu tidak mungkin!"


"Tapi ditemukan identitas Jazz di salah satu mayat yang ditemukan didalam pabrik group Salvator itu Tuan!"


"Tidak mungkin dia mati dengan cara konyol seperti itu! Aku yakin ini menjadi pertanda bahwa dia semakin dekat dengan kita!"


"Jadi menurut anda, Tuan Jazz belum mati dan dia merekayasa itu semua agar kita lengah?"


"Pintar! Tidak sia-sia kau menjadi anak buah ku, itu artinya? Jangan-jangan Jazz sedang bersiap melakukan sesuatu rencana yang besar?" Gilbert berpikir keras.


"Lalu apa yang harus kita lakukan Tuan?"


"Telepon para anggota group Limson yang ada di markas, casino, club dan dimana pun suruh mereka berjaga di kediaman Tuan Nick, Nyonya Larisha, dan kirim orang juga ke XEO club, sekarang!"

__ADS_1


"Baik Tuan!"


Mendengar kabar Jazz tewas bukan malah membuat Gilbert tenang, justru Gilbert berpikir bahwa ada rencana besar yang sedang disusun oleh Jazz dan dia harus selangkah lebih maju dari rencana itu.


Dengan menyebar seluruh anggota group Limson sampai menutup casino dan club' malam demi berjaga di kediaman Oma Larisha dan kediaman Domanick serta XEO club', Gilbert tidak mau sampai kecolongan dan ingin segera menyelesaikan pengiriman barang ini dengan cepat agar bisa menemui Naura.


Ditempat berbeda Mr Justin alias Jazz sedang bersenandung ria dihadapan kaca besar didalam kamarnya! Jazz merapihkan jas dan dasi yang dia kenakan malam ini untuk membawa Naura bersamanya.


Tak lupa Jazz juga memakai kacamata dan rambut palsunya agar penyamarannya sempurna.


"Naura sayang, aku yakin kau akan tampil dengan cantik dan seksi malam ini! Aku sudah tidak sabar ingin merekam aksi kita diatas ranjang lalu aku akan kirimkan video kita kepada Ayahmu yang breng sek itu, aku yakin Domanick Limson akan hancur dia akan sangat hancur dan bisa jadi dia tidak akan mau hidup lagi!"


Hahahaha...


Jazz tertawa girang membayangkan kali ini dia akan membuat Domanick hancur, jika Domanick hancur maka sama artinya sayap gagah group Limson itu patah dan tidak akan bisa terbang lagi.


Di kediaman Domanick mendadak ramai oleh anggota group Limson yang berjaga didepan rumahnya, membuat Domanick yang menerima informasi dari security di rumahnya segera menemui para anggota group Limson.


"Kenapa kalian tiba-tiba kesini?"


"Mencurigakan apa?"


"Tuan Jazz dikabarkan mati terbakar di pabrik Salvator, tapi berita itu justru membuat Tuan Gilbert cemas akan terjadi suatu rencana besar yang sudah disusun rapih oleh Tuan Jazz untuk mengelabui kita!"


"Benar juga! Tidak mungkin makhluk jenis amuba itu mati terlebih dahulu sebelum aku atau Gilbert mencincang tubuhnya!"


"Lebih tepatnya makhluk nokturnal Tuan,"


Ckckckck...


"Kau malah ikut-ikutan melawak, ya sudah bagaimana dengan kondisi kediaman ibuku?"


"Kediaman Nyonya Larisha juga dijaga ketat Tuan!"

__ADS_1


"Lalu kediaman mertuaku? Momy Luna dan Dady Tan?"


"Sepertinya Tuan Gilbert lupa dengan itu, disana tidak dijaga Tuan!"


"Sit, kirim sebagian anggota group Limson ke sana!"


"Baik Tuan!"


Tanpa instruksi lebih detail lagi, seorang anggota group Limson yang diperintahkan oleh Domanick untuk mengirimkan anggota group Limson ke kediaman Dady Tan dan Momy Luna, justru menelpon anggota group Limson yang berjaga di club' malam tempat Naura dan Sabia berada, sehingga di club' hanya tersisa dua orang anggota group Limson saja.


Pengiriman senjata kali ini tidak bisa terburu-buru karena jumlahnya beberapa kontainer yang harus melewati pengecekan oleh Gilbert terlebih dahulu! Ditambah lagi, kapal yang akan mengangkut senjata mengalami keterlambatan untuk datang ke dermaga.


Dalam pikiran Gilbert dia memang khawatir tentang keselamatan Naura dan Sabia yang berada di club', hanya saja sudah merasa menaruh banyak anggota group Limson disana kekhawatiran Gilbert bisa dia redam, padahal disana hanya tersisa satu anggota group Limson saja yang berjaga.


Dari dalam mobil Jazz sudah melihat dua orang yang diyakini olehnya merupakan anggota group Limson, karena terdapat simbol tato di lengan kanan mereka sedang berdiri didepan gerbang masuk club' tersebut!


"Sutt, ada dua kucing nakal kalian singkirkan mereka dar sini! Dan aku akan masuk kedalam!"


Didalam gemerlapnya lampu disko dan musik yang asik untuk berpesta, Jazz mencari-cari dimana kelinci kecilnya itu berada! Didalam club' begitu ramai sehingga Jazz harus sabar mencari-cari dimana Naura saat ini.


Hingga kedua sorot mata Jazz mendapati Naura tengah asik berjoget bersama Sabia dan teman-temannya yang lain, Naura yang memakai pakaian super seksi dengan rambut yang terurai membuat ga i rah Jazz langsung melonjak naik.


Apalagi melihat aksi Naura berjoget asik menikmati musik disko yang begitu bersemangat.


Jazz tersenyum nakal mengamati setiap inci lekuk tubuh Naura yang membuat aliran darahnya semakin berdesir hebat.


"Naura kau asik sekali berjoget kelinci kecil, bagaimana jika kau lakukan hal ini ketika diatas ranjang bersama ku sayang? Oughttt membayangkannya saja kejantanan ku sudah sangat ngilu baby!" Gumam Jazz.


Dari kejauhan Jazz terus mengintai Naura sambil menenggak minuman memabukkan dan meng hi sap satu batang rokok, Jazz sangat menyukai saat-saat menikmati mangsanya secara diam-diam seperti ini sebelum akhirnya memakan mangsanya hidup-hidup nanti.


Didepan gerbang club' kedua anggota group Limson tengah terlibat perkelahian sengit dengan empat orang sekaligus anggota Salvator, hingga datang lagi satu mobil anggota Salvator yang langsung menarik dua orang anggota group Limson masuk kedalam mobil mereka dan langsung menghabisi keduanya tanpa ampun.


Kini dua mobil sekaligus anggota Salvator yang berada didepan club' malam bersiap menunggu perintah dari Jazz untuk bergerak kedalam.

__ADS_1


Jangan lupa Likenya Please disetiap bab ya..



__ADS_2