
Setelah mengecek seluruh pengiriman senjata dan kapal pengangkut juga sudah datang, Gilbert barulah bisa memegang handphone miliknya untuk mengetahui situasi apakah aman dan tidak ada tanda-tanda Jazz datang hari ini.
Tapi alangkah terkejutnya Gilbert saat mendapati sebuah pesan masuk dari salah satu anggota group Limson, isi pesan yang mengatakan bahwa Domanick memerintahkan beberapa banyak anggota group Limson juga dikirim ke kediaman mertuanya, dan anggota group Limson yang diambil justru dari club' malam tempat Naura berada.
"Sit!!! Bodoh! To lol!" umpat Gilbert yang merasakan perasaannya semakin tidak enak.
Saat hendak pergi menuju mobilnya, seorang anggota group Limson menghampiri Gilbert.
"Tuan, kontainer sudah mulai naik dan kami butuh tanda tangan anda disetiap lembarnya!"
"Kau yang tanda tangan saja, aku harus pergi sekarang!"
"Baik Tuan!"
"Apa ada motor?"
"Ada Tuan, tapi untuk apa?"
"Untuk aku sampai lebih cepat ke tempat tujuanku, berikan kuncinya!"
Diberikannya kunci motor gede itu pada Gilbert, dan segera Gilbert menuju motor berwarna hitam itu untuk bisa sampai ke club' malam dengan cepat.
Entah kenapa Gilbert merasa ada sesuatu yang tidak beres, dan bodohnya lagi anak buahnya malah memerintahkan beberapa anggota group Limson pergi meninggalkan club' malam itu.
Sementara di club' malam, pesta perayaan ulang tahun temannya Sabia nyaris berakhir satu persatu teman-teman kampusnya sudah meninggalkan club' malam tersebut! Waktu sudah menunjukkan pukul 00.00 malam, dan Sabia yang sudah kelelahan pun mengajak Naura untuk segera pulang.
"Nau pulang yuk, udah sepi juga!"
"Tapi kita kan minta dijemput oleh Dady pukul 01.00 nanti, Dady pasti belum selesai pengirimannya!"
"Ya sudah naik taxi saja, aku lelah memang kau tidak lelah?"
Belum selesai Naura dan Sabia membicarakan untuk pulang ke rumah lebih cepat, terdengar suara tembakan didepan club' malam itu, yang membuat semua pengunjung yang berada di dalam club' panik dan berteriak.
Termasuk Sabia dan Naura yang ikut panik kenapa.ada suara tembakan yang berkali-kali dilepaskan di club' malam ini? Ada apa? Apa yang terjadi? Semua pengunjung berhamburan, berlari ke sana-kemari berusaha untuk menyelamatkan diri.
"Ayo Nau lari!" teriak Sabia sambil menggandeng erat tangan Naura.
Rupanya itu adalah serangan dari group Salvator karena Jazz sudah memerintahkan mereka untuk menyingkirkan pihak keamanan club' malam ini, tentu saja tujuannya adalah membawa Naura.
Ditariknya tangan Naura oleh Sabia, saat hendak keluar beberapa anggota Salvator yang mengerikan itu menembakk membabi-buta para pengunjung lain yang berusaha menelpon polisi.
__ADS_1
Sabia dan Naura pun mencari jalan lain, keduanya berlari bersama untuk mencari pintu belakang ataupun samping!
"Bi, aku tau ada pintu samping sana!"
"Ayo!"
Keduanya hampir mencapai pintu samping sebelah kanan didekat toilet club' malam itu, namun sebuah kaki dan tubuh tegap menghalangi jalan keduanya.
"Kau!"
"Mr Justin?" heran Sabia, karena Sabia tidak melihat wajah panik dari Mr Justin disaat semua orang panik berlarian.
"Hai Naura!"
Sabia pun berdiri didepan Naura dan meminta Naura untuk mundur!"
"Mundur Nau, aku bisa sedikit ilmu bela diri!"
"Bi, bagaimana ini dia menakutkan sekali!"
"Menyingkir dari Naura ku tikus got kecil!" membentak.
"Kau bilang aku tikus got? Kau yang simpanse kebun binatang!"
"Enak saja! Tidak akan, jangan harap kau bisa menyentuh Naura!"
Sabia kekeh berada didepan Naura dan bersiap melakukan perlawanan pada Jazz. Setelah kesabarannya habis, Jazz pun langsung maju dan Sabia pun ikut maju keduanya terlibat perkelahian.
Memang benar Sabia sedikit bisa ilmu bela diri, terlihat Sabia menyerang Jazz dan pukulannya hampir mengenai wajah Jazz tapi berhasil ditangkis oleh Jazz, tidak ingin Sabia sendirian melawan Jazz segera Naura mencari-cari sesuatu untuk bisa memukul kepalanya atau apapun itu yang penting bisa membantu Sabia.
Hiya...
Hiya...
Bam..
Tubuh Sabia dilempar oleh Jazz hingga terjatuh kelantai.
Bught...
Tapi disaat yang sama, Naura memukul punggung belakang Jazz hingga Sabia pun bangkit kembali dan meninju perut Jazz, tapi apalah rasa tinjuan seorang wanita seperti Sabia yang hanya jago diranjang, Jazz sama sekali tidak merasakan kesakitan akibat hal itu.
__ADS_1
Hingga Jazz pun menendang perut Sabia yang menyebabkan Sabia pun tersungkur kelantai dan meringis kesakitan memegangi perutnya.
"Ikut dengan ku sayang maka akan aku biarkan sahabat mu itu hidup!"
"Jangan aku mohon Mr Justin! Tolong! Tolong!"
Banyaknya orang yang berlalu lalang tak ada satupun yang membantu karena mereka sibuk untuk menyelamatkan diri dari keganasan para anggota Salvator.
Disaat yang sama! Gilbert datang dan sudah melihat dari kejauhan ada yang tidak beres dengan club' malam ini! Banyak orang berlari berhamburan, dan beberapa mayat akibat tertembak tergeletak dipintu masuk!"
Gilbert segera mengeluarkan dua pistol sekaligus lalu langsung berlari masuk kedalam!
Feelingnya tidak pernah meleset, menggunakan airphone Gilbert memerintahkan anggota group Limson segera ke club' ini! Tapi meskipun tanp anggota group Limson yang lain, Gilbert langsung melakukan penyerangan 9ada anggota group Salvator.
Gilbert melompat sambil menembakkan kedua pistol dikedua tangannya, hingga empat anggota Salvator pun tertembak! Sadar dengan adanya perlawanan dari orang yang ahli menembak!
Anggota group Salvator yang lain segera menembak kearah datangnya Gilbert! Sementara Gilbert berlindung dibawah meja bartender, jumlah mereka yang cukup banyak membuat Gilbert mencari botol minuman yang kadar alkoholnya paling tinggi.
Sambil sesekali membalas tembakan dari anggota group Salvator yang semakin mendekat.
Dor.
Dor.
Dor.
Akhirnya satu botol minuman beralkohol dengan kadar yang paling tinggi didapatkan oleh Gilbert dari bawah laci meja tempat dia berlindung, dilemparkannya botol minuman beralkohol itu kearah para anggota Salvator kemudian Gilbert pun menembaki botol itu dengan kedua pistolnya hingga botol itu meledak dan muncul lah api besar yang langsung menyambar para anggota Salvator.
Beberapa ada yang sudah terbakar api beberapa lainnya langsung berusaha menghindari api dan Gilbert mengejar mereka untuk kemudian menghabisi mereka satu persatu.
Ada beberapa anggota group Salvator yang berhasil melarikan diri dari kejaran Gilbert.
Sementara di pintu samping Naura dan Sabia masih kembali melakukan perlawanan pada Jazz hingga membuat Jazz kesal, sehingga dicengkeramnya leher Naura, sementara satu tangannya mengeluarkan pistol.
Dor...
Sabia tertembak dibagian punggung bagian depannya hingga membuat tubuh gadis yang pantang menyerah itu akhirnya ambruk bersimbah darah, cukup sampai disitu saja Jazz hendak kembali menembak Sabia yang sudah tersungkur dilantai.
"Tidak cukup! Aku mohon jangan tembak dia lagi! Aku akan ikut! Aku mohon Mr jangan sakiti Sabia lagi!"
Naura menjerit sekencang-kencangnya, melihat Sabia tertembak.
__ADS_1