
Dari arah belakang pinggul Gilbert terus bergerak maju mundur dengan kecepatan penuh, membuat tubuh Naura terus terhentak dengan kedua melon import yang ikut bergerak seirama dengan hentakan pinggul Gilbert.
"Oghttt sayang kau sangat membuat Dady keenakan,"
"Ahhh Dad, lebih cepat lagi Dad,"
"Kau sungguh tidak sabaran sayang?"
"Ya Dady ahhh emth,"
Karena permintaan istrinya itu Gilbert menambah kecepatan pergerakannya hingga tubuh keduanya semakin dihimpit oleh kenikmatan tiada tara.
Setelah beberapa menit melakukan gerakan dengan kecepatan penuh dari arah belakang, Gilbert merasakan miliknya semakin terjepit dan sesuatu akan segera sampai sebentar lagi.
Dikencangkannya pegangan kedua tangan Gilbert pada pinggang Naura, sembari pinggulnya terus memompa tubuh Naura tanpa henti m, membuat gelombang itu sangat cepat datang.
"Ahhhhhh,"
Tubuh Gilbert melengking kedepan diiringi dengan suara er a ngan panjang, Gilbert berhasil mencapai puncak nirwana.
Tubuh Naura ambruk terkelungkup diatas ranjang disusul dengan tubuh Gilbert yang ambruk juga disamping tubuh Naura.
Keduanya hanya beristirahat sebentar karena sepersekian menit selanjutnya Gilbert dan Naura kembali dalam penyatuan penuh keringat di malam pertama mereka.
Kegiatan yang selalu dilakukan secara berulang-ulang membuat keduanya sampai bangun kesiangan, padahal besok keduanya akan pergi ke Hongkong untuk bulan madu.
__ADS_1
Dengan terpaksa penerbangan bulan madu mereka ditunda hingga lusa, kurangnya persiapan serta kelelahan menjadi faktor utama mengapa Naura dan Gilbert bulan madunya diundur lusa.
Di kampus!!
Sabia yang sedang asik mengobrol dengan teman-temannya didalam kelas karena dosen pelajaran tersebut tidak datang, menerima pesan singkat dari Paman Domanick.
Paman Domanick mengirimkan pesan berisi alamat salah satu cafe, sepertinya laki-laki yang akan dikenalkan pada Sabia pun sama dikirimkan juga alamat cafe tersebut.
Jam pertemuannya adalah pukul 20.00 malam, waktu yang pas untuk Sabia bisa ke salon dan memilih pakaian terlebih dahulu yang sebagus mungkin untuk pergi menemui laki-laki pilihan Paman Domanick.
Tidak lama kemudian handphone Sabia bergetar panggilan masuk dari Paman Domanick.
"Halo Paman," dengan nada ceria.
"Halo Bi, sudah Paman kirimkan alamat tempat kau dan laki-laki pilihan Paman bertemu ya!"
"Sebenarnya Paman agak kurang yakin dengan pilihan yang ini, tadinya Paman akan menjodohkan mu dengan kakaknya tetapi sayangnya kakaknya itu sudah 2 tahun pergi ke Jerman untuk mengurus pabrik biskuit keluarganya disana, jadi Paman menjodohkan mu dengan adiknya,"
"Untuk apa cari yang tidak ada Paman, mau Kakaknya atau adiknya aku yakin keduanya terbaik, tak masalah,"
"Baiklah, dandan yang cantik dan jaga sopan santun mu dihadapan calon kekasih mu itu!"
"Beres Paman!"
Setelah pembicaraan singkat itu Sabia mematikan teleponnya. Sabia sangat senang sekali dan berharap akan cocok dengan laki-laki ini, usianya sudah cukup dewasa untuk tidak bermain-main lagi dengan seorang laki-laki mudah-mudahan laki-laki pilihan Paman Domanick adalah yang terbaik.
__ADS_1
Malam harinya!!
Kediaman Dady Gilbert sangat sepi karena hari ini Dady Gilbert masih bersama Naura di kediaman orangtuanya. Sabia yang baru datang dari salon dengan menenteng dua buah paperbag berisi gaun dan high heels yang baru dia beli, masuk tunggang langgang sambil bersiul karena sedang bahagia.
"Non, malam ini nona cantik sekali," sapa seorang pelayan.
"Tentu saja, aku kan baru dapat mangsa baru!"
"Wah mangsanya gurih atau manis non?"
"Belum tau lah, ini baru mau ketemu mudah-mudahan rasanya gurih-gurih manis asem gitu ya,"
Ckckckck...
"Mantap non semoga lancar kencannya, oh ya tadi Tuan menelpon ke rumah katanya malam ini tidak pulang lagi kesini dan besok juga mau langsung honeymoon dengan nona Naura,"
"Sudah kuduga Dady pasti akan selengket itu dengan Naura, ya sudah biarkan saja!"
"Baik non,"
Setelah sempat mengobrol singkat dengan pelayan di rumahnya, Sabia lantas pergi kedalam kamarnya untuk berganti pakaian.
Dihadapan cermin, ditatapnya wajahnya yang berkali-kali lipat lebih cantik setelah dibawa ke salon dan memakai gaun baru ini.
"Oke Bi, kau harus bisa menjerat laki-laki itu tunjukan pesona mu!"
__ADS_1
Bi itu cowok bukan rujak buah segala bilang rasanya harus gurih, asem, manis dikata rujak buah yang dicocol sambel kacang kali gurih, manis, asem😁