
Semua rangkaian prosesi pernikahan telah dilakukan dengan lancar dan penuh sukacita Gilbert telah resmi menikahi Naura secara sah! Keduanya sempat mengumbar ciuman mesra dihadapan para tamu undangan yang membuat orang lain yang belum memiliki pasangan, dibuatnya iri dengan keromantisan Gilbert dan Naura.
"Ya, aku adalah salah seorang yang iri dengan keromantisan kalian!" Gumam Sabia.
Gumaman Sabia rupanya dapat terdengar oleh Dady Domanick yang duduk disebelahnya!
"Kau iri karena belum memiliki pasangan?"
"Iya Paman, akhir-akhir aku sulit menemukan laki-laki yang sesuai tipeku,"
"Mau Paman carikan laki-laki yang baik untuk mu?"
Sabia langsung kegirangan mendengar Dady Domanick menawarkan hal itu.
"Apa Paman punya banyak kenalan laki-laki muda?"
"Tentu saja, kebanyakan rekan-rekan bisnis Paman itu anaknya laki-laki jadi ada banyak spek laki-laki baik untukmu!"
"Aku mau Paman, please aku mau yang tampan, muda dan baik ya Paman,"
"Ya tentu saja akan Paman berikan yang terbaik untukmu, nanti akan Paman atur pertemuan mu dengan laki-laki pilihan Paman,"
"Asik,,, terimakasih ya Paman kau memang Paman yang paling tampan dan paling perkasa,"
Pujian Sabia terhadap Dady Domanick membuat Momy Lindsey sontak menoleh kearah mereka berdua.
"Permisi, apa kalian sedang selingkuh dibelakang ku?" tanya momy Lindsey dengan nada gurauan.
Ckckckck..
"Tidak Bibi memangnya aku seperti Naura yang suka dengan barang legendaris!"
__ADS_1
Momy Lindsey auto langsung menertawakan Dady Domanick karena menurut Sabia milik Dady Domanick seperti benda legendaris.
"Kau benar Bia, aku rasa aku harus segera memasukkannya ke museum,," kata momy Lindsey.
"Tidak sekalian saja kalian daftarkan lobak ku sebagai peninggalan sejarah??" kesal Dady Domanick.
Mereka pun kembali tertawa mendengar ucapan Dady Domanick. Akhirnya pesta pernikahan Naura dengan Gilbert rampung dilaksanakan.
Malam ini Naura akan langsung diboyong ke kediaman Gilbert rencananya, barulah nantinya Gilbert akan mengajak Naura untuk bulan madu.
"Bert malam ini kalian tidur di rumah kami dulu ya, kami masih ingin ngobrol-ngobrol dengan Nola!" pinta Dady Domanick.
"Baiklah tidak masalah Dad,"
"Kenapa aku merinding mendengar mu memanggilku Dady? Geli sekali rasanya," ujar Dady Domanick.
"Mulai sekarang kau harus terbiasa karena suara ku memanggil mu Dady akan terus terdengar sepanjang waktu ditelinga mu itu!"
Ckckckck..
Setelah itu mereka pun meninggalkan tempat resepsi pernikahan, Sabia pulang bersama dengan Leya sementara Gilbert dan Naura pulang ke rumah Dady Domanick untuk malam ini saja.
Setibanya di kediaman Dady Domanick, mereka menuju kolam berenang untuk duduk-duduk dipinggiran kolam, tentu saja dengan beberapa minuman dan makanan ringan yang ikut menemani obrolan malam mereka semua.
Terkecuali Stanley dan Steiner yang diminta oleh momy Lindsey untuk masuk ke kamar mereka, karena para orang dewasa akan begadang malam ini.
"Bagaimana Bert, kau betah di perusahaan baru itu?" tanya Dady Domanick.
"Sebenarnya aku agak kesulitan apalagi aku masih meraba-raba tentang jenis-jenis bahan, dan banyak hal lainnya yang cukup sulit dipelajari!"
"Ya, aku paham kau butuh waktu untuk beradaptasi dengan perusahaan group Limson dibidang fashion itu, kita biasa bergelut dengan senjata, minuman keras, narkotika, dan casino!!"
__ADS_1
"Ya, aku harap aku cepat bisa mempelajari banyak hal itu!"
Mereka pun cheers bersama-sama terlebih dahulu sebelum akhirnya menenggak minuman digelas masing-masing.
"Lalu rencana kalian akan bulan madu kemana Bert, Nola?" tanya Momy Lindsey.
"Aku ingin membawa Nola untuk melihat Aurora!"
"Tidak mau, Dad aku sudah merencanakan bulan madu kita jauh-jauh dan aku menginginkan pergi ke tempat lain bukan melihat Aurora,"
"Kau maunya kemana La?" tanya Dady Gilbert.
"Kita ke Disneyland Hongkong ya Dad please, ada banyak wahana untuk seru-seruan disana!" dengan nada manja.
Apa yang mau Gilbert harapkan dari pasangan yang usianya seperti anak kandungnya sendiri? Tentu saja bukan bulan madu romantis yang akan dia dapatkan, namanya juga gadis remaja yang dia inginkan adalah seru-seruan dan pergi ke tempat-tempat yang bisa menguji adrenalin.
"Kau tidak romantis sekali La, itu suamimu sudah mau mengajakmu ke tempat romantis loh,," kata momy Lindsey.
"Dad, tidak apa-apa kan kalau bulan madu kita ke Disneyland?"
"Baiklah apapun kemauan mu pasti akan Dady turuti,"
"Terimakasih banyak ya Dad, ayo kita ke kamarku saja sekarang!"
"Ayo!
"Hei Nola, apa tidak bisa kalian itu malam ini menghabiskan waktu bersama dengan kami?" tanya Dady Domanick.
"Iya, nanti kan pas bulan madu kalian bisa puas sekarang kami ingin kalian temani dulu;" ujar momy Lindsey.
Dengan terpaksa Naura dan Gilbert akhirnya kembali duduk dan menemani orangtua mereka untuk minum-minum lebih lama lagi.
__ADS_1
"Padahal lobak Dady sudah keras sekali La, otot-ototnya pasti sudah keluar," bisik Gilbert.
Lama-lama kalau ditungguin jadi keras banget bisa-bisa itu lobak berubah jadi Fosil loh Dad, buru-buru deh dibuat gak keras lagi!!! Jangan sampe othor turun tangan nih, bisa-bisa gempar dunia pernovelan kalau maak othor udah turun tangan😀