Putri Kecil Pemuas Dady

Putri Kecil Pemuas Dady
Bab 79


__ADS_3

Warning malam Jumat 🥱🥱🥱🥱


Gilbert dan Naura berjalan bergandengan tangan menuju halaman belakang rumah Oma Larisha, dimana terdapat kebun binatang mini yang dulunya menjadi tempat favorit Opa Lan karena banyak hewan buas yang menjadi hewan peliharaannya.


Ada harimau, Macau, serigala, dan banyak lainnya.


"Dad kenapa di sini?"


"kenapa memangnya? Kau tidak suka?"


"Ngeri Dad, takut harimau itu tiba-tiba bisa menerobos teralis besinya,"


"Tidak akan sayang,"


Gilbert mendorong tubuh Naura hingga tubuh Naura bersandar pada teralis kandang harimau dibelakangnya.


Auw...


Auw..


Harimau itu seolah memiliki tatapan curiga dengan apa yang akan dilakukan boleh dua sejoli di dekat kandangnya, seketika harimau yang berada tepat dibelakang Naura pun menatap tajam kearah Naura dan Gilbert.


Diraihnya kedua tangan Naura oleh Gilbert, kemudian diletakkan diatas kepala Naura.


Cup..


Karena kerinduan yang sudah membuncah hingga mendesak hasratt didalam jiwanya, membuat Gilbert meraup bibir sensual Naura bagaikan bibir sensual itu adalah sebuah permen yupi yang manis kenyal lembut dan patut untuk di ku lum.


Naura tak tinggal diam dia pun merasakan dorongan hasratt yang teramat luar biasa saat ini, hingga satu tangan Naura meraih lobak import yang ternyata sudah mulai mengeras meskipun belum dikeluarkan dari sangkarnya.


Dirasakannya oleh Naura bagaimana lobak import milik Gilbert terasa besar digenggamnya, mungkin jika lobak import itu dikeluarkan dari sangkarnya sekarang juga akan jauh lebih ganas dan agresif jika dibandingkan dengan harimau didalam kandang sana.


Digigitnya kemudian di lu ma tnya bibir sensual Naura oleh Gilbert dan kedua tangan Gilbert langsung menangkap kedua melon import Naura yang sudah terlihat membusung dan me ne gang.


Di re ma snya dengan kencang oleh kedua tangan besar Gilbert hingga membuat Naura me le nguh.


"Eunghhtt dad,


Di lu m atnya kembali bibir sensual bak permen yupi rasa strawberry milik Naura, sambil kedua tangan Gilbert bekerja keras me re masnya dengan kuat.


Cukup lama Gilbert dengan kegiatan me re mas melon import Naura hingga akhirnya satu tangan Gilbert mulai turun menyingkap rok mini yang dikenakan oleh Naura kemudian tangan besar itu menelusup kedalam cel a na da lam Naura.


"Ahh Dad,"


Tangan besar Gilbert mengusap bagian inti Naura kemudian beberapa jarinya mulai meng ge sek-ge sek bagian inti Naura, membuat Naura mengigit bibir bawahnya.


"Emthh Dad,"


"Kau menyukainya? Milik mu mulai lembab sayang,"


"Iya Dad, karena kau meng ge seknya ahh,"


Satu jari tengah Gilbert pun masuk kedalam bagian inti Naura hingga membuat Naura menengadahkan wajahnya keatas, sangat terasa sekali jari tengah milik Gilbert keluar masuk dari dalam sana membuat Naura merasakan sensasi yang sangat luar biasa.

__ADS_1


"Ahhh Dad, ahh yes emnthhhh Dady,"


"Nola milik mu sangat menggemaskan sayang, Dady menyukainya sayang,"


"Ah Dad lakukan sesukamu Dad,"


"Kau milikku Nola, Dady akan membuat mu terus menjerit seperti ini,"


"Ahhh Dad, Dady oughttt ah,"


"Sit, milikmu sudah mulai sangat lembab Nola kau benar-benar menginginkan lebih sayang?"


"Yes Dad, berikan aku lebih Dad aku ingin kau melakukan lebih dari ini Dad,"


Naura hanya bisa menjerit keenakan dan men de sah sekencang-kencangnya, membuat harimau dibelakangnya merasa terganggu dan terusik.


Auw..


Auw..


Harimau itu seperti mengerti jika apa yang sedang dilakukan oleh dua insan manusia dihadapannya saat ini adalah sebuah kenikmatan yang tidak dibagi padanya, Naura sedikit menengok kearah harimau tapi Gilbert meraih satu dagunya.


"Fokus hanya padaku sayang,"


"Ahh iya dad, emthhh Dad aku mau lebih cepat dari ini Dda,"


"Ouhhh yeah sayang kau suka yang terburu-buru sekarang,"


Auw..


Auw..


Harimau semakin mengaung kencang saat mendengar de sah Naura yang semakin menggila akibat gerakan jari Gilbert yang sangat cepat pada bagian intinya.


"Dad ahh terus Dad emmthhhh ahh,"


Gilbert menggerakkan jarinya semakin cepat dan semakin cepat lagi dengan seluruh tenaganya, saat ini tubuh Naura sudah melengking kedepan wajah Naura sudah mendongak keatas.


Kedua tangan Naura juga mencengkram kuat lengan berotot Gilbert saking tidak tahannya atas kenikmatan yang dia terima saat ini.


Auw..


Awu..


Suara harimau mengaung yang semakin kencang, sampai terdengar ke ruangan keluarga kediaman Oma Larisha.


"Mom, tumben itu harimaunya mengaung terus," kata Dady Domanick.


"Mungkin dia sedang menyatu dengan lawan jenisnya,"


"Aku jadi penasaran jika harimau menyatu itu bagaimana, aku akan lihat saja!"


"Dad, masa harimau sedang melakukan penyatuan kau tonton nanti harimaunya malu lah Dad," kata momy Lindsey.

__ADS_1


"Iya Nick, kau ganggu saja!" ujar Oma Larisha.


"Siapa tau kan mom nanti malam bisa praktek bersama Lindsey dengan gaya harimau, auwww,"


Ckckckck..


"Dady, malu tau!"


"Dasar kalian ini, masih saja membahas hal seperti itu tidak malu apa ini dengan Stei dan Stan?"


"Kamu sudah terbiasa Oma," ucap Stanley dan Steiner.


Karena dilarang mengintip oleh momy Lindsey dan Oma Larisha, Dady Domanick akhirnya tidak jadi untuk menonton harimau yang diyakini oleh Oma Larisha sedang melakukan penyatuan.


Tanpa mereka tau jika bukan harimau yang saat ini sedang melakukan penyatuan, tetapi harimau yang sedang menonton dua sejoli yang sedang dimabuk hasratt sampai-sampai suara-suara keenakan dua sejoli itu membuat pengang kedua gendang telinga sang harimau.


"Dady aku tidak tahan Dad, Ahhhh dad rasanya mau pi pis Dad,"


"Bagus sayang ayo keluarkan jangan ditahan, Dady akan menyukainya sayang,"


"Ahhh Dad,"


"Ayo sayang,"


"Dad a-ku ma-u Ahhhh Dad aku pi pis,"


Tubuh Naura bergetar hebat sementara tubuhnya melengking kedepan, dan kedua matanya terpejam merasakan sensasi pencapaian pertamanya.


Tetapi Gilbert yang benar-benar sudah sangat merindukan penyatuan hasratt dengan Naura, tidak membiarkan Naura istirahat setelah pencapaiannya itu, Gilbert kembali memasukkan satu jarinya dan langsung bergerak sangat cepat.


"Oh Fu ck Dad, stop Dad,"


"Dady tidak akan berhenti Nola, Dady sangat tergila-gila saat tubuh mu seperti ini,"


"Dad, Ahhhh Dad a-ku Dad emthhhh ak- u mau la-gi Dad ahhhjj,"


Naura kembali mendapatkan pelepasannya ditangan Gilbert, diangkatnya satu kaki Naura kemudian diletakkannya dipinggul Gilbert tanpa basa-basi lagi Gilbert menurunkan resleting celananya dan sang lobak import super super panjang tak terkira itu muncul kepermukaan.


Dibaliknya tubuh Naura menjadi posisi membelakangi Gilbert dan menghadap kandang harimau.


Tatapan harimau itu pun seketika melotot tajam saat disuguhi oleh kedua melon import yang bergelantungan tanpa beban dihadapannya, dan disuguhi bagian inti yang rimbun dan mungil milik Naura.


Auw..


Auw..


Dari arah belakang Gilbert langsung menancapkan lobak import miliknya Nyang sudah tak tahan lagi jika harus berlama-lama dengan pemanasan, bagi Gilbert tadi sudah cukup dan lobak import sudah terlalu menderita menunggu selama tadi, kini saatnya lobak import itu dimanjakan dengan himpitan-himpitan sempit dan manja dari bagian inti Naura.


Kasian juga ya sama harimau kena fitnah yang nganu-nganu siapa yang disangka nganu-nganu sama Oma Larisha malah si harimau😄 Terkam aja mau terkam daripada dua sejoli itu menodai gendang telinga dan kedua matamu terus.



__ADS_1


__ADS_2