
“Wahyu memangnya apa kualitas perusahaanmu, bisa- bisanya kau menginginkan investasi dari perusahaanku, kau tahu bukan dalam setahun Perusahaan kami hanya berinvestasi kepada kurang dari sepuluh Perusahaan, dan setiap perusahaan harus memberikan keuntungan yang besar.”
“Itu hanya masalah waktu” Ucap Wahyu gugup, dia tidak tahu apa yang disukai Bastian dari perusahaannya, dia tidak pernah berpikir jika tawarannya dengan memberikan Nadia akan ditolak mentah- mentah oleh Bastian.
Dia belum melakukan persiapapun, karena sudah yakin jika rencananya akan berhasil.
Bastian berdiri sambil membenahi Jasnya tanpa melihat Wahyu dia berkata “Wahyu selamat karena kau masuk keurutan orang yang paliang aku benci, karena tidak pernah memperlakukan anak sepenuh hati.”
Setelah mengucapkan hal itu, Bastian melangkah pergi.
Dengan panih Wahyu mengejarnya “Presiden, Ini tidak seperti yang kau bayangkan, putriku dengan secara sukarela ingin membantu keluarga kami.”
“Benarkah!” Cibir Bastian, dia berhenti dan menatap Wahyu dengan tatapan tajam.
Bastian sudah mengetahui cara keluarga Kusuma memperlakukan Nadia, mereka lebih memilih menyayangi anak orang lain dari pada putri kakndung mereka sendiri, sudah dapat dilihat dengan jelas jika Wahyu mengarang cerita.
Ditatap langsung Oleh Bastian, serasa semua yang ada dipikiran Wahyu di baca oleh Bastian.
“Wahyu sebelumnya putri tercintamu Elisa telah membuatku tersinggung, keadaan perusahaanmu saat ini di sebabkan olehku, dan semua mitra perusahaanmu yang pergi mereka berada di bawah kendaliku.”
Wahyu sangat terkejut dengan penyataan Bastian sekaligus tidak percaya jika semua mitra perusahaannya membatalkan kontrak adalah ulah A.B Group.
__ADS_1
Wahyu menyeka dahinya, dengan hati- hati dia bertanya “Presiden, katakana padaku apa yang telah dilakukan Elisa kepadamu, sehinga membuatmu tersinggung.”
Bastian pergi meninggalkan Wahyu tanpa jawaban, senyum tipis mengembang dibibir Bastian.
Sementara Wahyu yang masih linglung membantu ditempat, Asisten Aris datang memnitanya untuk keluar.
Saat keluar dari Perusahaan B.A Group, Wahyu menoleh melihat Gedung tinggi mencakar langit itu, dia merasa ketakutan saat melihat ulang Perusahaan itu.
Sebelumnya dia telah kehilangan tanah karena ulah Elisa, dan sekarang Elisa berulah lagi dan membuat dia harus kehilangan mitra Perusahaan, semua karena Elisa.
Saat ini Wahyu hanya bisa berdoa agar B.A Group tidak melampiaskan kemarahannya, dan membuat perusahaannyya menghilang dari muka bumi.
Hari berikutnya Wahyu menghubungi seseorang “Pak Hery saya setuju dengan persyaratan anda”
Wahyu sangat putus asa, saat ini Bank tidak mau meminjaminya uang setelah perusahaannya berada diambang kenbangkrutan, sementara Perusahaan lain tidak mau mengambil resiko untuk berinvestasi kepadanya. Selama seminggu ini saham Perusahaan turun, jika kejadian ini terus di biarkan sudah dapat dipastikan dalam satu bulan kedepan Perusahaan akan mengumumkan kebangkrutannya.
Saat ini dia hanya bisa memohon kepada Hery untuk berinvestasi keperusahaannya.
Dari pagi Hery sudah tidak sabar menunggu panggilan telepon dari Wahyu, mendengar hal iti dia segera menjawab “Oke, datanglah keperusahaanku.”
Wahyu takut jika Hery akan berubah pikiran, setelah menghabiskan sarapannya dia segera pergi.
__ADS_1
“Bacalah, jika tidak ada masalah kau bisa menandatanginya.” Ucap Hery dia mengodorkan kontrak kepada Wahyu.
Wahyu membaca isi kontrak itu dia terkejut denga napa yang dia baca.
Surat pemutusan hubungan keluaraga!
“ini?” Tanya Wahyu binggung.
Wahyu tahu apa maksud surat itu, hanya saja dia tidak pernah mengingkan hal itu, walalupun dia tidak memiliki perasaan kepada Nadia tapi dia masih putri kandungnya.
Dia juga keberatan akan hal itu, jika Nadia memutuskan hubungan dengan keluarga Kusuma, maka kedepannya Nadia tidak memiliki kewajiban untuk membantu keluarga Kusuma.
Hery tersenyum dan berkata “Seperti yang kau lihat, aku ingin kau memutuskan hubunganmu dengan Nadia, dia masa depan dia tidak memiliki hubungan denganmu. Dan kamu tidak dapat menggunakan identitasmu sebagai seorang ayah untuk memakasanya melakukan sesuatu yang tidak di inginkan. Aku tidak ingin membiarkan dia memiliki keluarga seperrti kalian.”
“Dan dia akan keluar dari kk keluarka Kusuma” Hery tersenyum, dia melihat ekpresi bingun Wahyu “Pak Wahyu and aini satu- satunya pilihan anda.”
Jika dia tidak merelakan Nadia, maka Perusahaan Kusuma Group akan bangkrut, mengingta hal itu tangan Wahyu gemetar saat dia menandatangi surat itu.
“Aku ingin istrimu juga menandatangai surat ini, kembalilah setelah kau mengeluarkan Nadia keluar dari keluargamu aku akan mentranfer uang yang kau butuhkan.”
Bantu like
__ADS_1