Putri Yang Terabaikan

Putri Yang Terabaikan
Ali Wafa kesal dengan sikap guru yang menyukai Nadia


__ADS_3

Pak Sigit mengangkat kepalanya, dia memperbaiki posisi kacamatanya  “Pak Ali, kamu tidak perlu ikut campur tentang murit ku, selain itu sebaiknya anda belajar menjadi orang yang baik, jika tidak ada buktu nyata anda tidak boleh percaya pada rumo begitu saja.”


Ucapannya sangat mirip dengan Nadia. Pak Ali wafa merasa seperti disiram dengan air comberan. Dia tidak mau kalah begitu saja dengan sombong dia berkata “Kamu harus mengatakan itu kepada dirimu sendiri, apa kau pikir Nadia tidak bersalah?”


Diwaktu yang sama Pak Sigit menerima panggilan telepon dari Kepala Sekolah “Baiklah aku akan segera kesana.”


Setelah sambungan telepon terputus. Ali Wafa Kembali menghina Sigit “kebetulan Kepala Sekolah memanggilmu keruangannya, sekalian kau jelaskan apa yang terjadi!”


Pak Sigit tidak menghiraukan ejekannya dia pergi begitu saja, sementara Ali wafa melirik meja kerja Pak Sigit dia melihat kertas ujian matematika, dia sangat terkejut dengan apa yang dia lihat.


Nadia 100 poin!



Nadia tidak mau bersusahpaya membuktikan jika dirinya tidak bersalah. Dan rumor itu semakin menjadi.

__ADS_1


Kawatir jika nama baik sekolah akan terpengaruh oleh rumor itu, kepala sekolah memberi berintak untuk tidak membahas lebih lanjut masalah ini.


Dia juga menghubungi Wahyu Kusuma, dia memberi tahu tentang rumor buruk tentang Nadia yang ebredar di sekolah.


Wahyu sangat malu mendengar kabar itu, mengatakan jika dia akan memberi Nadia pelajar agar tidak mengulangi kesalahannya.


Tanpa mengetahui cerita yang sesunggunya dia langsung percaya jika Nadia membuat kesalahan.


Kepala sekolah meletakkan gagal telepon, dia tidak percaya denga napa yang baru saja dia dengar. Reaksi Wahyu sangat tidak normal. Orang tua pada umumnya akan membela anaknya. Namun berbeda dengan Wahyu dia mempercayai rumor itu dan percaya jika Nadia bersalah.


Kepala Sekola berpikir jika Nadia tidak bersalah, sebagai anggota keluarga Kusuma dia tidak perlu menjadi simpanan, orang luar seperti dia saja percaya dengan Nadia. Tapi Wahyu dia tidak pmempercayai keluarganya sendiri.


Kepala sekolah menggelengkan kepalanya dan dengan cepat menemukan alasan. Jika Nadia adalah anak yang menyedihkan yang tidak disukai di keluarga Kusuma.


Rumor Nadia yang menjadi simpana pria tua menyebar secara pribadi anata siswa. Karena mereka tahut jika mereka menyebarkan secara luas atau sampai terdengar oleh orang luar mereka akan mendapatkan hukuman.

__ADS_1


Sementara Ali wafa menjadi sangat kesal saat dia mengetahui Sekolah tidak memebrikan hukuman kepada Nadia, selama mengajar dia sering melakukan kesalahan, karena dia tidak mood untuk mengajar.


Setelah mengajar dia menghubungi kepala sekolah, menanyakan mengapa Nadia tidak menerima hukuman setelah apa yang terjadi.


Kepala Sekolah memberinya tamparan keras dengan berkata ‘Jika tidak ada bukti nyata, rumor itu tidak dapat dianggap serius’


Ali Wafa sangat marah dia tidak terima dnegan penjelasan kepala sekola. Setelah seseorang telah melihat dengan mata kepalanya sediri. Bagaimana mungkin itu hanya sebuah rumor?


Apa baiknya Nadia sampai- sampai banyak orang yang membelanya?


Ali wafa sangat marah karena kenyataan itu, sementara Nadia tidak terpengaruh sedikitpun.


Seminggu telah berlalu, perlahan rumor yang beredar tentang dirinya mereda, dia mengikuti kelas dengan sangat rajin. Hanya saat kelas Ali wafa dia mengabaikannya, dia akan tidur saat mata pelajaran dimulai diatas meja.


Awalnya Ali wafa mengabaikannya karena Nadia tidak menghormatinya. Namun secara perlahan dia mengabaikannya, Nadia tidak mendengarkan kelas dan nilainya tidak bagus. Dia senang melihat hasil burk Nadia.

__ADS_1


Tapi guru lain selain Ali wafa memiliki kesan yang baik terhadap Nadia. Nadia hampir mendapatkan nilai sempurna saat tes. Dia memiliki sikap patuh, baik dan nilai yang bagus. Dan para guru sangat menyukai murid seperti dirinya.


__ADS_2