
Dengan begitu Elisa hanya bisa menguatkan diri dan pura- pura dekat dengan Bastian “Kita pernah bertemu di Restoran, apa kau sudah lupa?” dia sangat gugup.
Pada akhirnya pandangan Bastian tertuju pada Elisa “ternyata itu kamu?”
Elisa sangat senang karena Bastian mengingatnya, dia melangkat selangkah untuk lebih dekat dengan Bastian “Apa kau sudah ingat?” dengan tatapan mata berbinar.
Bastian menautkan alisnya dia mundur satu Langkah kebelakang, dia tidak suka berdekatan dengan Wanita lain kecuali Nadia, Bastian tidak memberinya muka sama sekali “Aku ingat, terakhir kali kau mengejarku tanpa malu sedikitpun.”
Elisa sangat malu matanya yang jerni berubah menjadi merah, saat tatapan matanya bertemu dengan Bastian, dia menjadi sangat membenci Nadia.
Ini semua karena Nadia, jik abukan karena dirinya dia tidak akan pernah dipermalukan didepan umum seperti ini dihadapan banyak siswa!
Tatapan mengejek dan jijik disekitar membuat Elisa sangat kesal, selama ini mereka selalu memandangnya dengan tatapan penuh puja dan suka, dia tidak terbiasa dengan tatapan itu.
Elisa tidak mau berada ditempat ini lebih lama lagi, dia mendorong Amel dan Rindi dan melarikan diri.
Setelah Elisa pergi tawa siswa dan ejekan untuknya pecah “ hahah sebuah tamparan yang langsung menuju ke dunia nyata”
“Selama ini dia selalu berpikir jika seluruh dunia hanya tertuju padanya, pelajaran yang patut di ingat”
“Sebelumnya aku berpikir jika dia gadis polos. Ternyata semua itu salah, dia langsung melemparkan diri ke pria tampan dan kaya saat melihatnya, seperti seorang pelacur murahan.”
“Pria tampan ini tidak menyukainya, kepercayaan dirinya sangat besar saat mengejarnya”
__ADS_1
Elisa memiliki hubungan baik dengan orang- orang, hanya saja banyak gadis yang tidak menyukainya, saat melihat dengan mata kepalanya sendiri jika Elisa mempermalukan diri dengan ulahnya sendiri, membuat para gadis itu mengejeknya.
Karena sikapnya Elisa tidak memiliki teman yang benar- benar tulus kepadanya, begitupun dengan amel dan Rindi saat mengejar Elisa, sebuah senyum tipis menungging di bibirnya.
Bastian menghentikan Langkah kakinya tepat didepan Nadia.
Semua orang mulai membuat asumsi di benak mereka.
Bastian tersenyum, tatapan matanya yang dingin dan tajam berubah menjadi penuh kasih saat melihat Nadia “Nadia.”
Nadia terkejut “Kak Tian kenapa kau ada disini?”
Seperti biasa Bastian menjulurkan tangannya untuk mengelus rambut Nadia, suara renyah dan lembut keluar dari mulutnya “Tentu saja aku disini untuk menghadiri pertemuan orang tua dan guru untukmu.”
Saat bastian memperhatikan tubuh kurus Nadia, dia bertekat untuk membuat keluarg Kusuma membayar semua penderitaan yang dialami Nadia.
Beberapa hari lalu Bastian baru tahu jika Nadia memiliki tekanan darah rendah saat dia masih sangat muda.
Masyarakat saat ini tidak ada yang kekurangan makanan, apalagi keluarga kaya seperti keluarga Kusuma seharusnya itu bukan masalah besar untuk memberi asupan gizi kepada putri kandungnya sendiri. Mereka tidak akan bangkrut karena hal itu.
Bastian memperhatikan jaritangan Nadia yang sangat ramping yang sedang memegang gagang permen, saat ini dia segera mengalihkan pandangannya “Acara akan segera dimulai aku masuk dulu” Ucapnya.
“OK” Nadia mengangguk patuh.
__ADS_1
Bastian masuk keladam ruang kelas 3D.
Para siswa yang melihat interaksi Nadia dan Bastian masih belum pulih dengan keterkejutannya.
Apa Pria ini datang kesini untuk bertemu dengan Nadia atau datang untuk acara pertemuan?
Mereka mulai berdiskusi setelah Bastian pergi.
“Sialan, bukanya rumor yang beredar mengatakan jika Nadia berasal dari desa? Yang datang kesini adalah orang tua dan saudari siswa. Jika Nada dari desa mengapa dia mengenal pria tampan dan kaya itu?”
“Aku sangat iri dengan Nadia, andai saja aku punya saudara tampan seperti dia.”
“Melihat hal ini, mengapa juga Nadia harus menjadi simpanan pria tua?”
Beberapa orang selalu memiliki pemikiran yang buruk “Mungkin pria ini adalah pria yang menjadi sugar dadynya?”
Seorang siswa segera berkara “ Pria itu sangat tampan itu, akupun mau menjadi simpanannya, jika masih ada lowongan aku mau mendaftar.”
Beberpa orang tidak berkomentar apapun, tapi mereka setuju dengan pendapat gadis itu.
“Nadia sangat beruntung bisa bertemu dengan pria tampan kaya raya seperti dirinya.”
Mereka bisa mengetahui jika Bastian adalah orang kaya karena segala macam brand terkenal yang menempel di tubuhnya, mulai dari jam tangan termahal didunia yang dia kenakan, serta sepatu, baju, dan celana, semua yang dia kenakan adalah brand terbaik dan termahal dunia saat ini.
__ADS_1