Putri Yang Terabaikan

Putri Yang Terabaikan
Kerja sama gagal?


__ADS_3

Hery terteguh. Dia melihat aseorang gadis cantik berdiri disampingnya membeikan sebuah tissue untuknya, dia mengambilnya dan menyeka air matanya, setelah berdiri dia bertanya “Apa ada yang ingin kau bicarakan dengan ku?”


“Aku bisa membantumu dan perusahaanmu, ayo kita bicara ditempat lain.”


Kalimat yang diucapkan sangat simpel, tetapi gadis itu dapat dengan mudah  meyakinkan lawan bicaranya.


Hery Supomo mengangguk setuju “OK” Hery tahu betul dia tidak bisa menaruh sebuah kepercayaan pada gadis muda, tapi dia tidak punya pilihanlain. Dia hanya membuat harapan sekecil sawi untuk menyambung nyawa.


Di Café yang terletak di sebrang jalan.


Nadia memberikan dokumen yang dia bawa ke Hery Kusuma, dan memperkenalkan diri “Nama ku Nadia ini adalah Proposal yang sudah aku siapkan, coba anda lihat.”


Hery mengambil dokumen itu kemudian bertanya “Apa kamu yang menulis semua ini?”


Nadia mengamabial es kopi vanila late, menyesapnya dengan santai kemudian mengangguk .


Seberkas harapan yang terpancar dari sorot mata Hery sedup seketika.

__ADS_1


Diawal Hery tidak terlalu banyak berharap kepada gadis muda yang masih berusia belasan tahun, sulit banginya untuk percaya jika gadis mud aini yang menulisnya.


Saat dia melihat kalimat Pasar online, Hery tidak bisa menhan tawa didalam hati. Sepertinya dia menerima hiburan dari gadis muda itu ditengah- tengah kesedihannya.


Beberapa tahun ini memang ada beberapa Aplikasi online untuk belanja, namun semua itu masih tidak terlalu diminati oleh masyarat saat ini.


Walau dia tidak yakin dengan Dokumen yang di abaca, tapi dia terus membacanya dengan serius.


Setelah membolak-balik setiap halaman tatapannya berhenti. Dia mencabut sikapnya yang menghina dan mulai memahami dengan serius. Saat dia membuka halaman terakhir dia sangat terkejut, tangannya gemetar dia tidak dapat bicara apa-apa.


Dia menatap Rania dengan tatapan takpercaya.


Dikehidupan sebelumnya beberapa tahun yang akan datang aplikasi  belanja yang didirinkan oleh perusahaan asing seperti singapora, china dan As akan menguasai pasar tanah air, sementara banyak perusahaan kecil dalam negri yang gulung tikar, karena pemerintah tidak segera mengurangi impor barang dari luar negeri terutama china saat pemerintah menyadari hal itu semua sudah terlambat. kali ini Nadia tidak ingin hal itu terjadi lagi.


Hery bertanya “Proposal ini kau membuat sendiri. Apa anda juga mengembangkan teknologi?”


Nadia mengangguk santai. Sementara Hery diam seribu Bahasa setelah jeda cukup lama akhirnya dia bertanya “Apa boleh tahu berapa umurmu saat ini?”

__ADS_1


“Beberapa bulan lagi delapan belas tahun.”


Hery membisu untu kedua kalinya, sementa pikrinya ditumpuki oleh banyak bertanyaan. Apa generasi saat ini begitu luar biasa? Seseorang harus memberitahunya jika proposal yang rincian yang terperinci dan teknologi yang di gambarkan di dalam semua sama sekali tidak dapat di capai begitu saja.


Hery menutup dokumen itu kemudian bertanya “Nona, apa kamu tidak takut jika aku menjual teknologi ini kepada orang lain?”


Nadia ternyum tipis kemudian berkata dengan dingin “Jika pak heri tipe orang yang seperti itu, apa anda pikir aku akan menemuimu?”


Nadia pasti tidak akan mencari orang rendahan untuk bergabung menjadi anggota penting perusahaanya. Karena dia tidak ingin mengulangi sebuah penghianatan untuk kedua kalinya, dia tidka ingin jatuh ke lubang yang sama.


Saat ini Hery Supomo sangat mengagumi gadis muda ynag baru dia temui itu. IQ Nadia sangat tinggi jauh diatas rata- rata begitupun dengan EQ nya. Dia yakin jika Nadia telah menyelidikinya.


“Aku penasaran Mengapa Nona Nadia ingin aku bergabung sementara diluar sana tidak ada orang yang mau menerimaku?”


“Aku sedang Bersiap membuka perusahaan anda adalah orang yang cocok untuk mengelola perusahaan dan menjadi manajer perusahaan dengan pengalaman puluhan tahun yang telah  anda kuasai” Nadia memberi tahu rencananya


Dikehidupan sebelumnya keluarga Kusuma telah bekembang di beberapa sector usaha, tapi mereka tidak pernah membuka perusahaan Pasar Online.

__ADS_1


Pasar Online adalah salah satu lapak penghasil uang. Dia ingin segera membangun bisnisnya sendiri dengan pengalaman yang telah dia dapat dari kehidupan sebelumnya.


Saat Hery hendak menyetujui tawaran Nadia. Sorot matanya yang awalnya penuh dengann harapan perlahan- lahan redup.


__ADS_2