Putri Yang Terabaikan

Putri Yang Terabaikan
Aliwafa!!


__ADS_3

Nadia tersenyum tipis saat melihat reaksi Aliwafa. Aliwafa menundukkan wajahnya, wajahnya memerah “Tidak”


Dari awal sampai akhir Aliwafa masih membenci Nadia, dia mengepalkan tangannya, dia merasa saat ini dia seperi badut yang dipertontonkkan di depan orang, benar- benar sangat memalukan.


Dia sangat membenci Nadia dia ingin sekali melemparkan pertanyaan kepada Nadia. Apa kau dengan sengaja melakukan semua ini?


“Kelapa sekolah, apa aku sudah bisa pergi sekarang?” Tanya Nadia, dia ingin segera pergi.


Mengetahi jika Nadia lebih jinius dari pada Leni, dia merasa sangat senang. Awalnya dia berpikir saat pertama kali Nadia dikirim oleh Kusuma nilainya sangat buruk, dia terpaksa menerimanya karena Sebelumnya Kusuma telah banyak menyumbang kesekolahannya.


Andai saja dia mendorongnya kluar, dia akan menkadi orang yang paling menyesal di dunia ini, untungnya dia tidak melakukan itu, sambil mengelus jenggotnya dia berkata dengan santai “Iya, kau bisa Kembali”

__ADS_1


Nadia berjalan keluar, namun saat ditengah- tengah pintu dia berhenti, senyuman tipis mengembang dibibirnya “Guru Ali, aku berharap kau tidak lupa dengan janjimu sebelumnya” setelah mengatakan itu dia pergi begitu saja.


Aliwafa dibuat geram dengan Tindakan Nadia, sementara Sigit tersenyum tipis begitupun dengan guru- guru yang tidak menyukai Aliwafa.


Wali kelas 3B dan 3C sangat menyesal karena telah menolak murid jenius seperti Nadia.Nadia tidak melakukan kecurangan saat ujian, bahkan nilai tes yang dilakukan barusan mendapatkan nilai sempurna untuk setiap mata pelajaran.


Mereka telah mengirim siswa terbaik ke klas terburuk.


Mereka berharap jika mereka bisa Kembali ke hari pertama, saat Nadia daftas sekolah, mereka akan memboyong Nadia kekelas mereka dengan tanangan mereka sendiri. Namun nasi telah menjadi bubur.


Dikelas 1A, Aliwafa baru saja memasuki kelas selama ini Dia selalu menjelek- jelekkan Nadia, dia mengatakan jika klas 3d akan menurun karena menerima siswa kampunng seperti Nadia. Namun saat ini Nadia menjadi peringkat pertama sekolah, saat ini klas 3D berada di garis pertama.

__ADS_1


Dia tahu jika Leni dan yang lainnya sudah melakukan yang terbaik saat ujian, hanya saja dia masih tidak puas dengan hasil yang didapatkan.


Para muridpun sadar jika saat ujian mereka tidak melakukan ynag terbaik, saat ini mereka dengan serius belajar.


Aliwafa ynag kesal melempat penghapus kelantai “Semua berhenti!”


Melihat Aliwafa marah, para murid ketakutan mereka tahu betul tabiat Aliwafa, dia akan bersikap baik saat mereka berhasill mendapatkan nilai sempurna dan sebaliknya. Hanya Leni dan Leo yang masih tenang tak bergeming sedikitpun.


“Kalian itu dari kelas terbaik di ibukota, sepertinya kalian sedang belajar sangat keras, tapi mengapa nilai kalian sangat jelak, kalian membiarkan Nadia dari klas 3D menduduki peringkat pertama, benar- benar memalukan” Aliwafa menjadikan murid kelasnya sebagai pelampiasan amarahnya.


Para siswa terkejut saat mendengar jika Nadia menduduki peringkat pertama sekolah, mereka berpikir jika peringkat pertama masih diduduki oleh Leni.

__ADS_1


Para siswa menundukkan kepala, mereka mengerti mengapa Aliwafa menjadi sangat marah, klas 3D adalah kelas terburuk. Namun sekarang pringkat pertama sekolah di ambil alih oleh kelas itu.


Sebelumnya mereka selalu menghina dan memandang rendah Nadia, begitupun dengan Aliwafa. Saat ini sama saja seperti menuangkan kororan kewajah mereka. Mereka tidak percaya jika orang yang menduduki peringkat pertama adalah Nadia.


__ADS_2