
Thomas kembali ke rumah bertemu dengan Ayahnya Jhohan, dia tidak ingin jhohan tahu jika dirinya melakukan kesalahan.
“Apa semua berjalan dengan lancar?” tanya Jhohan saat melihat putranya kembali, dia sedang menikmati secakir kopi di ruang tamu.
Raut wajah Thomas menjadi masam saat mendengar pertanyaan dari Ayahnya. Melihat raut wajah Thomas, jhohan sadar jika sesuatu yang buruk telah terjadi “Katakan padaku apa yang terjadi disana?”
“Ayah apa kau tahu siapa yang aku temui di AB Group?” ucap Thomas.
“Siapa?” sahut Jhonan.
“Bastian, dia menjadi manager disana” Ucap Thomas.
“Apa?” Ucap Jhohan tidak percaya denga napa yang dia dengar, sebelumnya dengan tangannya sendiri dia mengusir Bastian karena dia tidak mau bergabung dengan Perusahaan, sebuah tamparan keras seolah mendarat di wajahnya saat mendengar jika Bastian menjadi menager di Perusahaan BA Group.
Selama ini dia selalu menunggu hari dimana Bastian kembali kerumahnya dan masuk kedalam perusahaannya, dia tidak pernah meminta Bastian kemabli karena dia yakin jika Bastian akan kembali dengan kedua kakinya sendiri.
Jhohan berpikir sejenak kemudian berkata “Jika dia seorang manager mengapa dia tidak membiarkan Perusahaan kita bekerja sama dengan BA Group?”
“Semua terjadi karena ulahnya” Tuhuh Thomas dengan raut wajah kesal.
__ADS_1
“Apa?” Jhohan menatap Thomas dengan tatapan curiga.
Thomas telah menyiapkan alasan yang baik, kemudian berkata “Awalnya aku dan Asisten Aris ngombrol dengan sangat baik, tapi setelah Bastian datang semua berubah, Bukankah sudah pasti jika Bastian telah melakukan sesuatu?”
“Bastian benar- benar melewati batas, dia tega melakuan ini kepada keluarganya sendiri, dasar bocah durhaka” Jhohan sangat kesal, raout wajahnya menajdi sangat suram.
Saat melihat ayaknya mempercayai cerita yang dia karang, Thomas bernafas lega “Ayah aku sangat lelah aku akan kembali kekamrku dulu”
Setelah Thomas Pergi, Jhohan segera menghubungi Bastian.
“ada perlu apa?” tanya Bastian dengan nada dingin.
Bastian tidak merespon.
Jhohan kehilangan kesabarannya kemudian berkata “Bastian aku adalah bagian dari keluarga Alexander, kau memiliki hubungan darah dengan kami, sudah semestinya kau melakukan sesuatu untuk keluarga kita.”
Saat ini Bastian sedang didalam mobil, dia berencana untuk menjemput Nadia. karena tidak mendengar jawaban dari Bastian, Jhohan mengerutkan keningnya kemudian melihat layar telepon, panggilan teleponnya masih terhubung.
Jhohan menahan amarahnya kemudian menjelaskan niatnya yang sesungguhnya “saat ini Perusahaan membutuhkan investasi dari group BA untuk proyek yang akan mendatang, aku dengar kamu adalah manager dari BA Group, aku ingin kamu meminta Presdir mu untuk bekerja sama dengan kami.
__ADS_1
Bastian menghela nafas kemudian bicara “Apa ini yang membuatmu menghubungiku setelah sekian lama?”
Bastian sangat mengel keluarga Alexsander, yang mereka cari hanya sebuah keuntungan.
Dulu Jhohan akan memperlakukannya dengan sangat baik, tapi itu semua hanya demi uang, karena dia takut jika di masa depan Batian akan membalas dendam kepada keluarga Alexander setelah melihat kemampuan Bastian.
Jhohan berencana untuk memberi posisi penti untuk Bastian, itu semua bukan karena dia perduli dengannya melainkan dia ingin membuat Bastian bekerja untuknya.
Jhohan tidak berencana memberikan Bastian saham yang dia miliki.
Saat ini Jhohan terdesak dengan apa yang dikatakan oleh Batian, dia tidak bisa berkata apa- apa untuk waktu yang lama.
Johan sangat malu “Aku melakuan semua ini demi kamu, kamu adalah putra pertama Thomas, di masa depan kamu yang akan mewarisi Perusahaan, jika Perusahaan keluarga kita bekembang itu akan mempermudah dirimu di masa depan bukan?”
Ucapan yang keluar dari mulut Jhohan sangat manis seperti madu, jika orang bodoh pasti mereka akan mempercayai hal itu, tetapi Tidak untuk Bastian yang memiliki BA Group dengan kekayaan puluhan milliar bersih, dia sama sekali tidak tertarik dengan Perusahaan Alexander Group, di matanya itu hanya Perusahaan kecil apalagi mereka hasus menjilat agar bisa menjalin kerja sama.
“Anda tidak perlu repot- repot anda bisa memberikan semuanya untuk putra Thomas yang lain.”
“Bastian!”
__ADS_1
Beri gift vote dan komen jangan pelit- pelit kwkwk, makasih.