Putri Yang Terabaikan

Putri Yang Terabaikan
sepasang kekasih?


__ADS_3

“kau menyukai mobil itu? bagaimana jika aku membelikannya untukmu satu?” Ucap Fery, kedua tangannya bersandakap saat melihat mobil itu melaju.


Seketika setalah melihat Bastian dan Nadia pergi, Mesya memperhatikan Fery kemudian berkata “Apa kau memiliki uang 30M? boleh jika kau memiiliki uang!” Sebelumya Mesya tidak sengaja melihat harga mobil Bastian di majalah.


Fery memperbaiki tatanan rambutnya, setelah di permalukan begitu saja oleh Mesya “di masa depan aku akan membelinya”


Fery mengetahui seberapa maham mobil milik Bastian, saat c+bosan dia pergi membeli mobil tentunya dia melihat mobil Bastian.


Mesya mencibir kemudian pergi membawa ranselnya, sementara Fery mengejarnya di belakang.


Sementara Bastian tidak langsung pergi membawa Nadia kembali, dia kemabli kepasar untuk membeli beberapa bahan dapur di market.


Sebelunya pelayan selalu mengirim bahan makanan ke Villa, namun setelah Nadia tinggal dengannya, Bastian ingin menjalani hidup bersama dengan Nadia, melakukan hal- hal kecil bersama dengan Nadia.


Saat turun dari mobil Bastian memberikan dompetnya kepada Nadia “Nadia, nanti bantu aku membayar.”


“OK” sahut Nadia dengan patuh.

__ADS_1


Saat ini semua mata tertuju ke pada Nadia dan  Bastian saat memasuki Market, sangat jarang para pengunjung dan pedangan melihat pemandangan seperti ini, sepasang kekasih yang memiliki paras yang rupawan.


Yang satu memilih sayuran dan yang lain membayar, meskipun gadis itu masih mengenakan seragam sekolah, dan sang pria sudah cukup dewasa, namun pemandangannya terlihat sangat harmonis, mungkin karena keduanya memiliki penampilan yang menawan dan banyak menarik perhatian orang disekitar.


“kalian berdua sangat serasi, apakalian sepasang kekasih?” tanya penjual sayur.


Bastian tersenyum, sementara Nadia menatapnya dan ingin menyangkal.


“Ya” sahut Bastian diiringi dengan anggukan kecil.


“Nak kau pasti sangat menyayagi kekasihmu, sampai- sampai menyuruhnya untuk memegang uangmu” Ucap penjual sayur.


Bastian meantap Nadia dengan tatapan penuh cinta. Sementara Nadia yang mendengar hal itu wajahnya mulai merona karena malu.


Setelah mengambil uang kemabalian Bastian dan Nadia pergi.


“Hati- hati dijalan” Ucap penjual sayur sambil melambaikan tangan dengan gembira.

__ADS_1


Saat mereka melewati toko, seorang pedangang menyapa mereka dengan ramah “apa kau kesini untuk mencari buah dengan kekasihmu? Coba kau lihat disini ada buah apel yang baru saja di petik , masih sangat segar dan rasanya sangat manis.”


Sebenarnya Bastian tidak berencana untuk membeli buah hari ini, hanya saja saat mendengar seseorang menyebut jika dia dan Nadia adalah sepasang kekasih, dia berhenti untuk membeli apel dan selanjutnya dia selalu berhenti saat mendengar pernyataan yang sama dari pemilik toko.


Bastian membawa segala jenis buah, sayur dan daging, karena sudah tidak bisa membawa berlanjaan dia memutuskan untuk segera pulang.


Didalam mobil Nadia memutuskan bertanya apa yang terjadi di pasar “Kak tyan mereka semua bilang jika kita sepasang kekasih”


“Kau tidak perlu memasukannya kedalam hati” Ucap Bastian mengalihkan pandangannya dengan senyum tipis di bibirnya, dia tidak ingin memperlihatkan kepada Nadia seberapa bagahianya dia.


“Ok” Seru Nadia saat melihat reaksi Bastian biasa saja, dia menghela nafas lega.


Bastian emantap Nadia dengan tatapan penuh kasih, dia sudah tidak sabar untuk mengakui perasaannya kepada Nadia, jika dia menyukainya dan ingin menghabiskan sisa hidupnya bersamanya.


Bastian tahu jika Nadia tidak memiliki perasaan untuknya, dia hanya menganggapnya sebagai teman dan saudara, jadi dia tidak berani untuk mengungkapkan perasaannya karena dia tidak ingin Nadia lari saat mengetahuinya.


Beri gift dan vote jangan pelit pelit, makasih

__ADS_1


__ADS_2